home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Beragam Minyak dari Bahan Alami untuk Rambut yang Lebih Sehat

Beragam Minyak dari Bahan Alami untuk Rambut yang Lebih Sehat

Merawat rambut bisa dilakukan tanpa mengeluarkan biaya besar apalagi dengan perawatan rambut di salon. Anda bisa memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar untuk merawat rambut agar lebih sehat, salah satunya dengan minyak untuk rambut.

Pilihan minyak untuk rambut

cara merawat rambut alami

Rambut yang sehat membuat penampilan kebanyakan orang semakin percaya diri. Untuk membuat “mahkota kepala” Anda menjadi tampak lebih berkilau, beberapa orang memilih memakai produk perawatan rambut berbahan kimia.

Padahal produk berbahan kimia berisiko merusak kesehatan kulit kepala dan rambut. Itu sebabnya, Anda bisa mencoba beberapa minyak alami untuk rambut di bawah ini yang terbilang lebih aman.

1. Minyak kelapa

Salah satunya adalah minyak kelapa untuk rambut. Hal ini mungkin dikarenakan kandungan asam lemak pada kelapa membantu memperbaiki kerusakan rambut, tekstur, dan menambah kilau rambut.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa bahan ini dapat menembus akar rambut lebih baik dibandingkan bahan lain yang ada di kondisioner. Alhasil, bahan ini dapat dipakai demi menjaga kelembapan rambut dan merawat kulit kepala.

Selain itu, bahan ini juga dipercaya membantu merangsang pertumbuhan rambut dan membuatnya tampak lebih tebal. Sayangnya, minyak kelapa tidak dapat mengobati penyebab rambut rontok, tetapi dapat membantu melawan infeksi pada kulit kepala.

Cara memakainya:

  • Siapkan air hangat dalam mangkuk kecil
  • Tuang 2 sdt minyak kelapa murni atau organik ke dalam gelas
  • Campurkan gelas berisi minyak kelapa ke dalam mangkuk berisi air hangat
  • Diamkan selama beberapa menit hingga minyak kelapa meleleh
  • Oleskan minyak kelapa ke seluruh rambut dan kulit kepala, baik dalam keadaan kering maupun basah
  • Sisir rambut agar minyak lebih merata
  • Tunggu selama 30 menit dan bilas rambut hingga bersih

Meski bermanfaat bagi semua jenis rambut, terutama rambut kering dan sering diwarnai, bahan ini bisa menimbulkan efek samping ketika dipakai terlalu sering. Minyak kelapa yang dipakai terlalu sering justru dapat menyebabkan rambut kaku pada rambut dengan tekstur yang kasar.

2. Minyak zaitun

Ada pula minyak zaitun untuk rambut. Cara kerjanya sama seperti minyak kelapa, yaitu menembus batang rambut dan mengunci kelembapan rambut. Dengan begitu, rambut pun lebih lembut dan akar rambut akan jauh lebih kuat.

Bahkan, bahan ini juga dapat menghaluskan lapisan pelindung rambut (kutikula), sehingga rambut terlihat berkilau.

Kilau tersebut didapatkan dari asam oleat, asam palmitat, dan squalene dalam minyak zaitun. Oleh sebab itu, banyak produk sampo, kondisioner, hingga pomade mengandung ketiga bahan tersebut agar rambut tampak bersinar.

Bila Anda memiliki rambut kering dan tebal, rambut bercabang, dan sering melakukan perawatan rambut di salon, mungkin cocok menggunakan minyak zaitun.

Cara memakainya:

  • Sediakan 2 – 4 sendok makan minyak zaitun
  • Gosok kedua tangan untuk memanaskan minyak di telapak tangan
  • Oleskan minyak ke kulit kepala, mulai dari akar rambut hingga ujung rambut
  • Pijat kulit kepala dengan lembut
  • Tutupi rambut dengan shower cap dan diamkan selama 15 menit
  • Bilas rambut dengan air hangat dan sampo

https://wp.hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/cara-mengatasi-kulit-kepala-berminyak/

3. Minyak alpukat

Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, ekstrak alpukat juga bisa dijadikan minyak untuk menjaga kesehatan rambut. Pasalnya, minyak ini mudah diserap oleh akar rambut, sehingga cocok untuk perawatan rambut kering dan masalah rambut lainnya.

Keunggulan minyak alpukat dibandingkan minyak lainnya adalah lebih ringan. Alhasil, minyak ini lebih mudah menyerap dan tidak meninggalkan sisa minyak.

Minyak alpukat juga mengandung lemak, antioksidan, anti-peradangan, mineral, dan vitamin A, B, D, dan E yang berfungsi menjaga kelembapan rambut. Bahkan, nutrisi dan vitamin dalam alpukat juga dapat membersihkan kulit kepala dan memperbaiki kerusakan folikel rambut.

Tidak sampai di situ, kandungan tinggi asam amino dalam alpukat juga berfungsi sebagai keratin agar rambut tampak lebih bercahaya.

Hal ini juga membuat minyak yang bisa dipakai sebagai masker rambut ini dapat membantu menutupi sel kutikula. Sel kutikula yang tertutup nantinya mencegah rambut patah.

Cara memakainya:

  • Siapkan panci dan atur kompor dalam api kecil
  • Tambahkan 3 sdm minyak alpukat dan biarkan mendidih beberapa detik
  • Tambahkan 2 sdm minyak zaitun dan 1 sdm madu
  • Biarkan selama 30 detik hingga mencapai suhu yang nyaman
  • Matikan api dan biarkan minyak dalam kondisi suam-suam kuku
  • Oleskan minyak dan pijat kulit kepala dengan lembut selama 10 menit
  • Diamkan rambut selama 1 jam
  • Bilas dan cuci rambut hingga bersih dengan sampo

4. Minyak argan

manfaat minyak argan

Minyak alami dari argan atau dikenal sebagai liquid gold (cairan emas) ini ternyata sudah dipakai sejak lama untuk mengatasi masalah rambut, terutama rambut rontok. Bahan yang berasal dari biji buah dari pohon argan di Maroko ini mengandung senyawa yang baik untuk rambut.

Sebagai contoh, kandungan asam oleat dan linoleat di dalam minyak argan terbukti dapat melumasi batang rambut dan menjaga kelembapannya. Selain itu, minyak argan juga kaya akan vitamin E yang mampu memberikan lapisan lemak pada rambut dan kulit kepala.

Ada pun antioksidan pada minyak argan juga melindungi kulit dengan melawan radikal bebas yang berasal dari matahari. Hal ini tentu bermanfaat untuk kepala dan rambut Anda yang mungkin sering terpapar sinar matahari.

Cara memakainya:

Sebenarnya, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memanfaat minyak argan sebagai perawatan rambut, mulai dari sampo, kondisioner, dan masker rambut. Berikut ini tips menggunakan minyak argan saat keramas dengan sampo.

  • Tuangkan sampo sesuai kebutuhan di telapak tangan
  • Tambahkan 1 – 2 tetes minyak argan pada sampo
  • Gosokkan tangan hingga tercampur rata
  • Oleskan pada rambut dan bilas hingga bersih

Bagaimana dengan minyak esensial?

Tidak hanya berguna untuk merilekskan pikiran, minyak esensial ternyata juga bisa dipakai untuk merawat mahkota kepala. Namun, minyak esensial atau minyak asiri ini berbeda dengan minyak pada umumnya.

Minyak esensial tidak mengandung asam lemak dan benar-benar murni dari ekstrak tanaman. Anda bisa mengoleskan langsung bahan ini ke kulit atau dihirup aromanya. Namun, Anda harus mengencerkan dahulu dengan minyak pembawa yang sudah dilelehkan, seperti minyak zaitun dan minyak kelapa.

Nah, ada beragam pilihan minyak esensial yang bisa dimanfaatkan untuk mahkota Anda. Salah satu manfaat minyak esensial yang cukup populer adalah menebalkan mahkota kepala.

Berikut ini beberapa jenis minyak esensial yang bisa Anda gunakan sebagai perawatan rambut.

Minyak peppermint

Selain terkenal karena khasiatnya untuk kesehatan tubuh, kandungan minyak peppermint yang alami juga dipercaya memiliki manfaat yang baik untuk pertumbuhan rambut.

Tumbuhan dengan nama latin Mentah piperita ini memang cukup sering diolah menjadi minyak esensial yang dijual bebas. Kandungan mentol pada minyak tersebut berperan besar dalam memanjangkan rambut.

Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari Toxicological Research yang menggunakan tikus sebagai hewan percobaan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa minyak peppermint bisa digunakan sebagai cara memanjangkan rambut dengan lebih cepat.

Pasalnya, hewan yang telah diolesi bahan ini mengalami aliran peredaran darah yang lancar pada dermal papila rambut. Dermal papila adalah bagian kulit yang bertugas menyalurkan darah ke epidermis, sehingga rambut lebih cepat tumbuh.

Cara memakainya:

  • Campurkan 1 sdm minyak peppermint dengan minyak kelapa atau jojoba
  • Oleskan campuran tersebut pada kulit kepala dan pijat
  • Diamkan selama 15 – 20 menit dan bilas dengan sampo
  • Bila sensasi dingin dari mentol terlalu kuat, campurkan dengan minyak lainnya

https://wp.hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/pilhan-obat-ketombe/

Minyak lavender

Selain peppermint, minyak esensial lainnya yang berkhasiat untuk rambut adalah minyak lavender. Minyak lavender berasal dari ekstrak tanaman lavender yang sebelumnya disuling.

Dahulu, minyak lavender dipakai untuk meringankan migrain atau sekadar menyegarkan udara. Kini, bahan ini juga dikenal dalam perawatan rambut.

Ada berbagai manfaat yang bisa Anda peroleh dari minyak lavender, yaitu:

  • mendukung pertumbuhan rambut,
  • mencegah rambut rontok dengan merilekskan pikiran akibat stres,
  • mengurangi peradangan pada kulit dan bau apek pada rambut, serta
  • membantu mengobati kutu rambut.

Cara memakainya:

  • Encerkan minyak lavender dengan minyak jojoba atau minyak kelapa
  • Oleskan pada kulit kepala yang bermasalah dan ratakan
  • Pijat kepala dengan lembut dan tutup dengan handuk
  • Diamkan selama 5 – 10 menit

Minyak esensial lainnya

Selain kedua minyak asiri yang telah disebutkan, ada berbagai pilihan minyak esensial lainnya yang bisa digunakan untuk merawat rambut, yaitu:

  • rosemary oil untuk merangsang folikel rambut,
  • bergamot oil untuk melindungi kulit kepala dan mengurangi peradangan kulit, serta
  • chamomile oil untuk merangsang pertumbuhan rambut lebih cepat.

Sebenarnya, cara memakai minyak esensial dalam perawatan rambut mirip dengan minyak lainnya. Hanya saja, Anda perlu mengencerkan minyak esensial dengan minyak pelarut, seperti minyak kelapa atau minyak zaitun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Villareal, M. O., Kume, S., Bourhim, T., Bakhtaoui, F. Z., Kashiwagi, K., Han, J., Gadhi, C., & Isoda, H. (2013). Activation of MITF by Argan Oil Leads to the Inhibition of the Tyrosinase and Dopachrome Tautomerase Expressions in B16 Murine Melanoma Cells. Evidence-based complementary and alternative medicine : eCAM, 2013, 340107. https://doi.org/10.1155/2013/340107. Retrieved 11 November 2020. 

Oh, J. Y., Park, M. A., & Kim, Y. C. (2014). Peppermint Oil Promotes Hair Growth without Toxic Signs. Toxicological research, 30(4), 297–304. https://doi.org/10.5487/TR.2014.30.4.297. Retrieved 11 November 2020. 

Commonly Used Natural Oils in Hair Grooming. (2018). The Dermatologist. Retrieved 11 November 2020, from https://www.the-dermatologist.com/issue-content/commonly-used-natural-oils-hair-grooming 

Gavazzoni Dias M. F. (2015). Hair cosmetics: an overview. International journal of trichology, 7(1), 2–15. https://doi.org/10.4103/0974-7753.153450. Retrieved 11 November 2020. 

Dreher, M. L., & Davenport, A. J. (2013). Hass avocado composition and potential health effects. Critical reviews in food science and nutrition, 53(7), 738–750. https://doi.org/10.1080/10408398.2011.556759. Retrieved 11 November 2020. 

Zaid, A. N., Jaradat, N. A., Eid, A. M., Al Zabadi, H., Alkaiyat, A., & Darwish, S. A. (2017). Ethnopharmacological survey of home remedies used for treatment of hair and scalp and their methods of preparation in the West Bank-Palestine. BMC complementary and alternative medicine, 17(1), 355. https://doi.org/10.1186/s12906-017-1858-1. Retrieved 11 November 2020. 

Foto Penulis
Ditulis oleh Nabila Azmi pada 24/11/2020
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x