home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Begini Urutan Pemakaian Skincare Wajah untuk Malam Hari

Begini Urutan Pemakaian Skincare Wajah untuk Malam Hari

Anda benar-benar bisa bangun pada pagi hari disambut dengan kulit yang tampak lebih sehat, kenyal, dan bercahaya asalkan tahu bagaimana urutan skincare malam yang tepat. Penasaran, dari mana Anda harus memulai perawatan produk skincare malam hari?

Urutan pemakaian skincare malam

skincare malam yang tepat

Proses pembelahan sel-sel tubuh, termasuk sel kulit, berlangsung lebih cepat pada malam hari. Kulit juga lebih sedikit terpapar faktor luar selama Anda tertidur. Maka dari itu, perawatan kulit yang Anda butuhkan pun akan sedikit berbeda.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik, ikuti langkah-langkah skincare malam di bawah ini setelah Anda membersihkan sisa makeup dan kotoran yang menempel.

1. Eksfoliasi

Ahli dermatologi selebriti Dr. Harold Lancer mengatakan bahwa tahap pertama yang harus Anda lakukan setelah membersihkan sisa makeup adalah eksfoliasi. Anda bisa memilih eksfoliator mekanik seperti scrub ataupun kimiawi berkandungan AHA, BHA, dan PHA.

Tujuan eksfoliasi yaitu mempreteli semua sisa kotoran dan sel-sel kulit mati yang menempel pada wajah Anda. Hal ini nantinya akan mempermudah sabun pembersih untuk menembus lapisan kulit sehingga cuci muka menjadi lebih efisien.

Eksfoliasi tidak perlu dilakukan setiap hari, melainkan cukup seminggu sekali saja. Jika Anda memiliki kulit kering apalagi sensitif, eksfoliasi dua kali seminggu mungkin terlalu sering dan bisa menyebabkan kulit iritasi.

Sementara itu, jika Anda tinggal di wilayah beriklim hangat atau memiliki kulit yang berminyak secara alami, Anda mungkin harus lebih rajin eksfoliasi. Lakukan sebanyak 2 – 3 kali seminggu untuk mengatasi penumpukan sel kulit mati yang lebih banyak.

2. Cuci muka

Urutan kedua dari skincare malam Anda mestilah mencuci muka dengan facial wash. Ini karena wajah yang bersih dan lembap lebih mudah menyerap bahan-bahan aktif dalam produk skincare Anda.

Untuk mendapat hasil terbaik, bersihkan wajah dengan sabun pembersih muka yang secara spesifik menarget masalah kulit Anda. Misalnya, para pemilik kulit kering dan sensitif sebaiknya memilih sabun wajah berbahan lembut tanpa busa dan pewangi.

Perhatikan pula suhu air yang Anda gunakan. Basuh wajah Anda dengan air bersuhu suam-suam kuku. Air yang terlalu panas akan mengeringkan kulit, sedangkan air yang terlalu dingin bisa menutup pori-pori sehingga kotoran tidak terangkat sempurna.

3. Toner

toner untuk menghilangkan bekas jerawat

Toner merupakan produk berbasis air yang mengandung bahan aktif untuk mengatasi masalah kulit tertentu. Fungsinya sangat luas, mulai dari melembapkan, mengurangi noda dan kemerahan, hingga menghaluskan permukaan kulit.

Penggunaan toner dalam urutan skincare malam juga membantu penyerapan berbagai produk berikutnya. Setelah cuci muka, segera basahi kapas dengan toner. Kemudian, usapkan pada seluruh wajah Anda hingga merata.

4. Masker wajah

Masker wajah sebenarnya tidak wajib selama Anda mematuhi urutan perawatan wajah yang tepat untuk malam hari. Meski begitu, masker wajah bisa memberikan manfaat untuk kebutuhan kulit yang spesifik karena jenisnya amat beragam.

Ada masker wajah yang membantu membuka pori-pori wajah, menghaluskan kerutan, hingga mempercepat penyerapan produk-produk berikutnya. Beberapa jenis masker juga mengandung aromaterapi yang membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Anda juga bebas memilih produk kimiawi maupun masker alami buatan sendiri, baik yang berbentuk sheet mask, oles, dan lain sebagainya. Apa pun jenis masker yang Anda gunakan, yang penting kandungannya cocok dengan kebutuhan Anda.

5. Serum wajah

Setelah cuci muka dan melepas masker wajah, urutan selanjutnya dalam skincare malam Anda adalah serum. Serum wajah amat penting karena bahan-bahan aktifnya bekerja langsung terhadap isu-isu kulit yang spesifik dengan lebih kuat.

Contohnya, serum hyaluronic acid membantu melembapkan wajah dengan mengunci air dalam lapisan kulit Anda. Ada pula serum alpha arbutin untuk mencerahkan wajah, retinol untuk melawan tanda-tanda penuaan dini, dan masih banyak lagi.

Namun, produk ini mungkin terlalu kuat untuk kulit yang sensitif. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan produk sejenis berupa essence. Essence memiliki fungsi seperti serum, tapi konsentrasi bahannya lebih rendah sehingga relatif lebih lembut.

Oleskan serum ketika wajah Anda masih setengah lembap. Dengan urutan ini, produk skincare yang kuat seperti serum bisa bekerja lebih optimal pada malam hari. Tunggu sekitar 10 menit hingga seluruh kandungan serum menyerap ke dalam kulit Anda.

6. Krim mata

pelembap untuk psoriasis

Memasukkan krim mata ke dalam rutinitas skincare malam adalah salah satu cara sederhana untuk membuat wajah senantiasa awet muda. Pasalnya, produk ini secara khusus melindungi dan melembapkan kulit sekitar mata yang lebih tipis.

Sebagian besar produk krim mata diformulasikan dengan kafein, niacinamide, dan zat pelembap. Selain ampuh mengurangi bengkak dan lingkaran hitam, kombinasi ketiga zat ini dapat meningkatkan kadar air, menjaga kulit agar tidak kering, dan mencegah keriput.

Oleskan sedikit krim langsung ke area mata menggunakan jari manis dan tepuk-tepuk lembut sampai bahan terserap ke dalam kulit. Tunggu 3 – 5 menit hingga sisa krim mata yang mungkin masih menempel pada kulit benar-benar meresap ke dalam.

7. Krim malam

Produk-produk berbahan kuat seperti serum wajah atau krim retinoid yang mengandung retinol untuk kulit, terutama yang memerlukan resep dokter, sering bersifat mengeringkan kulit.

Krim malam merupakan produk penyelamat yang akan melindungi kulit Anda dari efek tersebut.

Krim jenis ini pada dasarnya adalah salah satu bentuk pelembap. Seperti saat memilih produk pelembap untuk pagi hari, Anda pun perlu mencari krim malam dengan kandungan yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

Carilah krim dengan tekstur yang sesuai dengan jenis kulit Anda, kemudian cermati komposisinya. Pilihlah krim malam mengandung antioksidan, peptida, serta vitamin A dan C untuk membantu memperbaiki kerusakan yang Anda alami pada siang hari.

Oleskan pelembap wajah secara merata ke seluruh permukaan wajah dan leher. Lalu, pijat kulit Anda dengan lembut hingga semua bahan meresap dan tidak ada lagi sisa krim yang menempel.

Setelah menjalani seluruh urutan skincare malam, jangan lupa untuk tidur nyenyak agar kulit bisa bekerja lebih optimal dalam memelihara kesehatannya. Esok harinya, lakukan rutinitas skincare pagi untuk melindungi kulit Anda selama seharian.

Menurut peneliti di University of California-Irvine, sel kulit baru tumbuh lebih cepat saat Anda tidur. Ini sebabnya rutinitas skincare malam yang baik perlu menjadi salah satu prioritas utama Anda.

Skincare malam bertujuan untuk memperbaiki setiap kerusakan sel kulit akibat polusi, sinar matahari, dan stres pada siang hari. Produk yang Anda pakai juga akan melembapkan kulit karena Anda kehilangan lebih banyak cairan tubuh dari kulit saat tidur.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How to safely exfoliate at home. (2020). Retrieved 10 December 2020, from https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-secrets/routine/safely-exfoliate-at-home

Face washing 101. (2020). Retrieved 10 December 2020, from https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics/care/face-washing-101

Mukhopadhyay P. (2011). Cleansers and their role in various dermatological disorders. Indian J Dermatol, (56) pp.2-6.

Alpha Hydroxy Acids. (2020). Retrieved 10 December 2020, from https://www.fda.gov/cosmetics/cosmetic-ingredients/alpha-hydroxy-acids

Understanding the ingredients in skin care products. (2020). Retrieved 10 December 2020, from my.clevelandclinic.org/health/articles/10980-understanding-the-ingredients-in-skin-care-products

Skin serum: What it can and can’t do. (2020). Retrieved 10 December 2020, from https://www.health.harvard.edu/blog/skin-serum-what-it-can-and-cant-do-2018061214029

Moisturizers: Options for softer skin. (2020). Retrieved 10 December 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dry-skin/in-depth/moisturizers/art-20044232

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Ajeng Quamila
Tanggal diperbarui 01/01/2021
x