home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Efek Samping yang Mungkin Terjadi Akibat Facial

5 Efek Samping yang Mungkin Terjadi Akibat Facial

Sebagian besar orang meyakini, perempuan terutama, bahwa facial dapat menghasilkan kulit wajah yang lebih berkilau, lembut dan terlihat lebih muda. Facial juga dipercaya dapat membantu kita untuk menyingkirkan kotoran-kotoran dari kulit wajah kita. Namun, tahukah Anda bahwa facial juga memiliki efek samping?

Apa saja efek samping facial yang sering terjadi?

1. Ruam kemerahan

Ruam kemerahan merupakan efek samping facial paling umum yang sering terjadi seusai wajah mendapatkan facial. Hal ini terjadi akibat karena aktivitas pengelupasan dan pencabutan komedo dari kulit wajah Anda. Aktivitas tersebut juga bisa menjadikan kulit wajah jadi berwarna tidak rata.

2. Jerawat

Jerawat sering kali timbul karena adanya bakteri. Peralatan yang dipanaskan dan tidak tersterilisasi dengan cukup baik bisa menjadi wadah yang sesuai bagi bakteri untuk hidup. Hal tersebut juga bisa didukung dengan terbukanya pori-pori selama facial sehingga memberi jalan masuk bagi bakteri.

Efek samping facial ini dapat Anda kurangi, dengan meminta petugas yang melayani Anda untuk tidak menggunakan peralatan apapun selama perawatan. Atau Anda juga dapat memastikannya sendiri, sebelum perawatan dilakukan, apakah peralatan yang digunakan sudah dibersihkan dan disterilisasi.

3. Luka

Ketika petugas menggunakan jarinya atau alat untuk mencabut kotoran dari pori-pori wajah Anda, permukaan kulit wajah Anda tentu akan berisiko mengalami kerusakan. Kondisi tersebut akan semakin parah bila petugas tersebut mencabutnya dengan terlalu bersemangat, hingga akhirnya menyebabkan sayatan bahkan luka. Terlebih bila petugas tersebut belum berpengalaman ataupun tidak mendapatkan pelatihan yang cukup. Penggunaan sarung tangan mungkin dapat membantu mengurangi risiko efek samping facial ini.

4. Kulit kering

Petugas mungkin akan mengelupasi permukaan kulit wajah Anda guna menampilkan kulit wajah yang lebih segar. Namun justru dapat mengurangi kelembapan alami dan keseimbangan pH kulit. Proses pengelupasan yang kasar dapat membuat kulit Anda kering dan terasa gatal.

Anda disarankan untuk menggunakan pelembap tak beraroma, beberapa hari setelahnya, guna mengatasi efek samping facial tersebut. Sebaiknya juga hindari paparan sinar matahari, karena cahaya UV-nya justru akan memperburuk kondisi kulit wajah yang kering.

5. Iritasi

Iritasi bisa jadi disebabkan oleh penggunaan ramuan dan krim yang mengandung bahan kimia berkonsentrasi tinggi yang digunakan selama facial. Bahan kimia tersebut bisa saja berbahaya, terlebih bila kulit wajah Anda sensitif. Anda disarankan untuk tidak menggunakan makeup atau produk apapun pada kulit wajah Anda selama 2 hingga beberapa hari ke depan. Hal ini dapat memberi waktu bagi kulit wajah Anda untuk sembuh dari efek samping facial ini.

Bagaimana cara facial yang aman?

Dampak-dampak tersebut tentu dapat dihindari. Anda sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kecantikan Anda sebelum melakukan facial, untuk menentukan facial yang memang cocok untuk jenis kulit wajah Anda dan lokasi dengan jasa terbaik untuk melakukannya. Tidak disarankan untuk melakukannya lebih dari satu kali selama 3 hingga 6 bulan dan perawatan secara medis sangat disarankan bila terjadi reaksi yang berlebihan pada kulit wajah Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Theresia Evelyn
Tanggal diperbarui 15/01/2017
x