4 Penyebab Munculnya Bintik Putih Atau White Spots di Wajah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bintik putih di wajah sering dikeluhkan banyak orang karena mengganggu penampilan. Tidak heran, banyak orang yang akhirnya pergi ke dokter atau menggunakan perawatan kulit khusus untuk menghilangkannya. Namun, tahukah Anda sebenarnya penyebab bintik putih di wajah itu apa? Bahkan bintik putih itu bisa terjadi bentuk yang berbeda-beda, lho! Ini dia ulasannya.

1. Milia

Sumber: Healthline

Milia adalah bintik putih yang bentuknya berupa benjolan bulat kecil berwarna putih yang sering diduga sebagai whiteheads. Milia ini akan muncul di kulit wajah ketika keratin bersama komponen sel kulit mati lainnya terjebak di bawah permukaan kulit. Keratin adalah bentuk protein yang ada di lapisan atas kulit. Lokasi paling umum munculnya milia ini adalah di sekitar mata, pipi, dan hidung.

Penyebab bintik putih milia adalah reaksi alergi terhadap suatu produk yang cukup keras bagi kulit sehingga menyebabkan iritasi, ditambah dengan paparan sinar matahari yang mengenai kulit wajah. Terbentuklah milia dengan 2 komponen tersebut.

Milia juga bisa terjadi pada bayi, yang sering dikira sebagai jerawat pada bayi. Namun, milia pada bayi belum diketahui penyebabnya dengan pasti. Milia juga bisa terjadi pada semua umur dan jenis kelamin.

Para dermatolog merekomendasikan untuk tidak meremas atau menusuk benjolan putih kecil ini. Milia biasanya bisa hilang dengan sendirinya. Namun, jika kondisinya juga tidak membaik dalam jangka waktu yang lama, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kulit.

Dokter akan memberikan krim retinoid, atau dihilangkan dengan melakukan mikrodermabrasi, atau dokter kulit akan menggunakan jarum halus untuk mengekstrak keratin ke dalam kulit.

2. Tinea versicolor

Sumber: Medical News Today

Tinea versicolor atau sering disebut juga dengan pityriasis versicolor adalah kondisi kelainan kulit yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang berlebihan. Bintik-bintik pada tinera versicolor bisa tampak bersisik atau kering dengan warnanya yang bermacam-macam. Beberapa orang mengalami kondisi ini dengan bintik merah muda, cokelat, yang selanjutnya akan berkembang menjadi bintik putih.

Kelainan ini bisa terjadi pada orang-orang dari segala umur, tapi umumnya menyerang orang-orang yang tinggal di iklim lembap, orang yang kulitnya berminyak, dan orang dengan gangguan sistem imun.

Karena penyebab kondisi ini adalah jamur, maka obat antijamur adalah cara pengobatan paling utama.

Konsultasikan pada dokter kulit  Anda mengenai kondisi ini. Dokter biasanya akan memberikan produk berbentuk salep atau krim antijamur, termasuk menganjurkan sampo dan jenis sabun yang aman. Selain itu, dokter juga akan meresepkan obat antijamur minum untuk menghentikan dan mencegah pertumbuhan jamur.

3. Idiopathic guttate hypomelanosis

Sumber: American Osteophatic College of Dermatology

Idiopathic guttate hypomelanosis sering disebut dengan white sun spots atau bintik putih matahari. Bentuk bintik putih ini beda-beda, dari ukuran 1-10 milimeter besar diameternya. Bintik ini berbentuk rata pada kulit.

Bintik ini bukan hanya bisa timbul di wajah, tetapi bisa juga timbul di tangan, punggung atas, dan bagian kaki di tulang kering.

Timbulnya bintik putih ini lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kulit putih, orang yang selalu terpapar matahari, dan kemungkinannya semakin meningkat seiring peningkatan usia. Wanita biasanya mengalami white sun spots lebih dahulu daripada pria.

Penyebab bintik putih ini dikarenakan oleh paparan sinar UV, maka diperlukan pelindung matahari pada kulit (sunscreen) untuk mencegah bintik matahari ini semakin parah sekaligus mencegah terbentuknya bintik baru.

4. Pityariasis alba

Sumber: Dermatology Advisor

Pityriasis alba adalah sejenis eksim yang memuat timbul bintik dengan variasi besarnya berbeda-beda. Dilansir dalam American Osteopathic College of Dermatology, pityriasis alba bisa berbentuk oval, bundar, atau tidak beraturan. Warna kondisi kulit ini berwarna pink yang sangat muda, atau juga bisa berwarna putih. Kondisi ini biasanya memengaruhi anak usia 3-16 tahun.

Penyebab bintik putih karena pityariasis alba ini belum diketahui secara pasti. Diduga kondisi ini berkaitan dengan dermatitis atopik atau karena paparan sinar matahari serta jamur yang menyebabkan hipopigmentasi.

Pityriasis alba seringnya sembuh sendiri dalam waktu beberapa bulan atau sampai 3 tahun. Jika Anda mengalami gejala ini, dokter akan menyarankan untuk menggunakan krim pelembap ke bagian yang kering dan menggunakan steroid topikal seperti hidrokortison untuk menghilangkan rasa gatalnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Sebagai organ vital manusia, hati (liver) berperan penting dalam menjaga kesehatan. Cari tahu fakta tentang hati manusia berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Pencernaan, Penyakit Hati (Liver) 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Cacingan, toksoplasmosis, dan malaria adalah contoh penyakit infeksi parasit yang cukup umum di Indonesia. Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit



Direkomendasikan untuk Anda

obat kuat alami

11 Pilihan Obat Kuat Alami yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
menelan sperma

Apakah Bisa Hamil Jika Kita Menelan Sperma?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit