Cara Mengencangkan Kulit Tubuh, Lakukan dari Luar dan Dalam

    Cara Mengencangkan Kulit Tubuh, Lakukan dari Luar dan Dalam

    Kulit bergelambir dan mengendur akibat tidak makan malam untuk diet lumrah terjadi. Meski begitu, ada pula faktor lain yang membuat kulit tampak tak kencang. Jangan khawatir, ada beberapa cara mengencangkan kulit tubuh yang bisa menjadi pilihan. Apa saja?

    Cara mengencangkan kulit tubuh

    Berikut cara mengencangkan kulit tubuh yang bisa Anda coba.

    1. Minum air putih yang cukup

    Air memang memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh termasuk untuk kulit.

    Manfaat minum air mampu membantu meningkatkan elastisitas kulit, terutama bila Anda mengalami dehidrasi. Dehidrasi membuat kulit kendur tak terhindari.

    Hal ini bisa dilihat ketika Anda mencubit kulit punggung tangan. Bila tidak segera kembali ke bentuk semula, kulit sedang mengendur dan membutuhkan asupan air segera.

    Untuk itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganjurkan untuk mengonsumsi 8 gelas air putih atau total 2 liter per hari.

    2. Olahraga

    Cara mengencangkan badan yang lembek bisa dilakukan dengan berolahraga. Bila Anda sedang diet dan mengalami penurunan berat badan, massa otot bisa berkurang sehingga badan tampak kendur.

    Dengan berolahraga, Anda bisa membentuk otot untuk mengisi kulit yang kendur setelah kehilangan lemak.

    Latihan fisik yang paling tepat untuk mengencangkan kulit tubuh adalah olahraga kekuatan otot. Anda bisa mencoba angkat beban atau olahraga perut seperti sit up, crunches, leg raises, dan olahraga lain yang bertumpu pada perut.

    Lakukan olahraga selama 30 sampai 60 menit lima tiga kali dalam seminggu agar hasilnya benar-benar terlihat.

    3. Melembapkan kulit

    cara mengencangkan kulit tubuh dengan pelembap

    Kulit yang kering rentan membuat kulit tubuh tampak berkerut dan tidak kenyal. Untuk itu, oleskan pelembap sebagai cara untuk mengencangkan kulit tubuh.

    Anda bisa menggunakan pelembap tubuh dengan kandungan vitamin C dan vitamin E. Vitamin C untuk kulit berguna untuk merangsang kolagen di kulit sehingga kulit tetap elastis, kenyal, dan halus.

    Sementara itu, mengutip studi terbitan Nutrients (2021), vitamin E juga membantu menghidrasi kulit sehingga terasa lebih kencang, elastis, dan halus.

    Kedua vitamin untuk kulit ini juga bersifat antioksidan sehingga bisa melindungi kulit dari keriput akibat paparan matahari.

    4. Pijat

    Studi terbitan PLoS One (2017) menemukan bahwa pijat mampu merangsang protein penyusun kulit. Hal ini berpotensi menjadi cara mengencangkan kulit yang bisa dicoba.

    Meski begitu, studi ini hanya menggunakan sel kulit yang ada pada laboratorium. Jadi, potensi ini perlu dikaji lebih lanjut.

    Tidak hanya itu mampu membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Pijatan juga membantu menenangkan tubuh dan mengurangi otot kaku dan nyeri.

    Agar menambah rasa nyaman, Anda bisa mencoba lulur tradisional atau menambahkan minyak aromaterapi saat pijat.

    Hindari pijat perut tidak dengan ahlinya karena bisa menimbulkan berbagai risiko kesehatan.

    5. Hindari terkena paparan sinar matahari

    Sinar ultraviolet (UV) dari matahari berperan besar terhadap penuaan kulit. Efeknya, kulit tampak kering, mengendur, dan berkerut.

    Hal ini dikarenakan paparan langsung sinar UV bisa mengurangi kadar kolagen dan elastin yang membuat kulit tetap kencang dan kenyal.

    Untuk itu, hindari paparan langsung matahari dengan cara berikut:

    • mengenakan pakaian yang menutup kulit,
    • menggunakan kacamata hitam,
    • memilih tempat teduh,
    • menggunakan kedap cahaya saat siang hari,
    • mengenakan topi.

    Tak kalah penting, pastikan Anda menggunakan tabir surya yang mengandung SPF minimal 30 sepanjang 2 jari untuk setiap ruas tubuh dalam 25 – 30 menit sebelum beraktivitas.

    Bila digunakan dalam jumlah yang cukup dan diulang beberapa kali sehari, produk skincare ini bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV dengan efektif.

    6. Konsumsi buah dan sayur

    cara mengencangkan kulit tubuh dengan sayur dan buah

    Tidak hanya dari luar, cara mengencangkan kulit tubuh juga harus dilakukan dari dalam.

    Ya, Anda tetap harus mengonsumsi makanan yang bergizi seimbang untuk merawat kulit. Konsumsilah sayur dan buah berwarna sebanyak setengah piring dalam seporsi makanan.

    Buah dan sayur vitamin, mineral, dan warna alami yang berperan sebagai antioksidan. Jadi, kulit pun tetap sehat dan terlindung dari paparan radikal bebas.

    Jangan lupa konsumsi protein untuk otot agar tubuh tetap tampak kencang. Pastikan seperlima dari seporsi piring makan Anda terdiri dari asupan tinggi protein.

    Mengonsumsi buah, sayur, dan protein juga membantu menjaga berat badan agar tetap stabil. Jadi, Anda terhindar dari kegemukan yang membuat kulit tampak kendur.

    7. Melakukan perawatan kulit di dokter

    Apabila kulit yang kendur dan bergelambir hanya tampak pada beberapa bagian tubuh, Anda bisa berkonsultasi kepada dokter kulit.

    Dokter kulit mungkin dapat menawarkan beberapa cara mengencangkan kulit secara permanen.

    Jenis perawatan akan disesuaikan dengan kondisi kulit dan hasil yang Anda harapkan. Dokter mungkin akan menggunakan perangkat pengencang kulit, seperti:

    • gelombang radio,
    • laser resurfacing,
    • ultrasound,
    • terapi acoustic wave,
    • vacuum,
    • subsisi,
    • tummy tuck,
    • sedot lemak,
    • brachioplasty atau pengencangan lengan,
      dan
    • sinar laser.

    8. Operasi kontur tubuh (body contouring)

    Jika berbagai cara mengencangkan badan yang lembek sebelumnya tidak membuahkan hasil, Anda mungkin bisa mencoba operasi kontur tubuh (body contouring).

    Pada prosedur ini, dokter akan membuat sayatan besar pada tubuh untuk mengeluarkan kelebihan kulit dan lemak.

    Operasi kontur tubuh biasanya ditargetkan pada area-area tubuh yang berlemak dan rentan bergelambir, seperti perut, pinggul, dan lengan atas.

    Selain itu, dokter juga akan menyayat kulit bergelambir dan membentuk bagian tubuh tertentu.

    Akan tetapi, cara mengencangkan kulit tubuh ini cukup rumit. Anda harus berkonsultasi kepada dokter terlebih dulu.

    Cara mengencangkan kulit tubuh bisa dilakukan dari luar dan dalam.

    Meski begitu, beberapa upaya hanya mampu mencegah timbulnya kulit kendur atau kerutan, tidak mengembalikan kulit seperti semula.

    Cara mengencangkan badan yang paling cepat terlihat hanyalah dengan prosedur yang dilakukan oleh dokter.

    Rangkuman

    • Asupan air dan zat gizi yang seimbang membantu menjaga kulit dan otot agar tetap kencang.
    • Produk perawatan kulit yang merangsang produksi kolagen lah yang membantu mengencangkan kulit tubuh.
    • Menghindari paparan matahari langsung hanya mencegah kerutan agar tidak lebih parah.
    • Membangun massa otot membantu mengurangi gelambir pada kulit.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Preview – Direktorat P2PTM. (2018). Retrieved 28 July 2022, from http://p2ptm.kemkes.go.id/preview/infografhic/berapa-takaran-normal-air-agar-tidak-kekurangan-cairan-dalam-tubuh

    Skin turgor: MedlinePlus Medical Encyclopedia Image. (2021). Retrieved 28 July 2022, from https://medlineplus.gov/ency/imagepages/17223.htm

    Rodrigues, L., Palma, L., Tavares Marques, L., & Bujan Varela, J. (2015). Dietary water affects human skin hydration and biomechanics. Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology, 413. doi: 10.2147/ccid.s86822

    Popkin, B., D’Anci, K., & Rosenberg, I. (2010). Water, hydration, and health. Nutrition Reviews, 68(8), 439-458. doi: 10.1111/j.1753-4887.2010.00304.x

    Michalak, M., Pierzak, M., Kręcisz, B., & Suliga, E. (2021). Bioactive Compounds for Skin Health: A Review. Nutrients, 13(1), 203. doi: 10.3390/nu13010203

    Pullar, J., Carr, A., & Vissers, M. (2017). The Roles of Vitamin C in Skin Health. Nutrients, 9(8), 866. doi: 10.3390/nu9080866

    Cava, E., Yeat, N., & Mittendorfer, B. (2017). Preserving Healthy Muscle during Weight Loss. Advances In Nutrition: An International Review Journal, 8(3), 511-519. doi: 10.3945/an.116.014506

    Caberlotto, E., Ruiz, L., Miller, Z., Poletti, M., & Tadlock, L. (2017). Effects of a skin-massaging device on the ex-vivo expression of human dermis proteins and in-vivo facial wrinkles. PLOS ONE, 12(3), e0172624. doi: 10.1371/journal.pone.0172624

    Panduan Praktik Klinis bagi Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin di Indonesia. Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI). (2022). Retrieved 28 July 2022, from https://perdoski.id/uploads/original/2017/10/PPKPERDOSKI2017.pdf

    Nutrition rules that will fuel your workout. (2022). Retrieved 28 July 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/nutrition-rules-that-will-fuel-your-workout/art-20390073

    Isi Piringku Sekali Makan – Direktorat P2PTM. (2018). Retrieved 28 July 2022, from http://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/isi-piringku-sekali-makan

    Amaro-Ortiz, A., Yan, B., & D’Orazio, J. (2014). Ultraviolet Radiation, Aging and the Skin: Prevention of Damage by Topical cAMP Manipulation. Molecules, 19(5), 6202-6219. doi: 10.3390/molecules19056202

    Many ways to firm sagging skin. (2022). Retrieved 28 July 2022, from https://www.aad.org/public/cosmetic/younger-looking/firm-sagging-skin

    Body Contouring: What Is It, Benefits, Risks & Recovery. (2022). Retrieved 28 July 2022, from https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/21525-body-countouring

    Cellulite treatments: What really works?. (2022). Retrieved 28 July 2022, from https://www.aad.org/public/cosmetic/fat-removal/cellulite-treatments-what-really-works

    Cosmetic procedures: Are they safe for people 65 and older?. (2022). Retrieved 28 July 2022, from https://www.aad.org/public/cosmetic/safety/safe-for-65

    Liposuction: What can it do for me?. (2022). Retrieved 28 July 2022, from https://www.aad.org/public/cosmetic/fat-removal/liposuction

    Arm lift – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 28 July 2022, from https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/arm-lift/about/pac-20392955

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui Aug 25
    Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan