home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Semua yang Perlu Anda Tahu Tentang Rosacea

Semua yang Perlu Anda Tahu Tentang Rosacea

Apa itu rosacea?

Rosacea adalah penyakit kronis (jangka panjang) yang mempengaruhi kulit dan terkadang mata. Karakteristik dari kondisi ini ditandai dengan kemerahan, jerawat, dan penebalan kulit pada tahap lanjut. Rosacea biasanya terjadi pada wajah. Kulit pada bagian atas tubuh jarang terlibat. Ada 4 subtipe rosacea, masing-masing memiliki gejalanya sendiri. Rosacea memiliki ciri khas merah, kecil, bintik yang berisi nanah pada kulit. Seseorang dapat memiliki lebih dari satu jenis rosacea dalam waktu yang bersamaan. Biasanya, rosacea hanya mempengaruhi kulit pada hidung, pipi dan dahi. Penyakit ini biasanya kambuh dalam suatu siklus, yang berarti Anda dapat mengalami gejala untuk beberapa minggu atau bulan, lalu gejala menghilang dan kemudian akan kembali.

Jenis-jenis rosacea

Subtipe 1, erythematotelangiectatic rosacea (ETR), berupa kemerahan pada wajah dan pembuluh darah yang terlihat.

Subtipe 2, papulopustular (atau jerawat) rosacea, berupa benjolan seperti jerawat dan sering terjadi pada wanita paruh baya.

Subtipe 3, rhinophyma, jarang terjadi dan berupa penebalan kulit hidung. Biasanya terjadi pada pria dan disertai subtipe rosacea lainnya.

Subtipe 4 adalah rosacea ocular, dan gejalanya terjadi pada area mata.

Gejala-gejala rosacea

Tanda-tanda dari rosacea ETR (subtipe 1):

  • Kemerahan pada wajah
  • Pembuluh darah pecah yang terlihat
  • Kulit membengkak
  • Kulit sensitif
  • Kulit perih dan terbakar
  • Kulit kering dan kasar

Tanda-tanda dari rosacea jerawat (subtipe 2):

  • Timbulnya seperti jerawat dan kulit sangat merah
  • Kulit berminyak
  • Kulit sensitif
  • Pembuluh darah pecah yang terlihat
  • Bagian kulit yang timbul

Tanda-tanda kulit menebal (subtipe 3)

  • Tekstur kulit yang tidak halus
  • Kulit hidung menebal
  • Kulit pada dagu, dahi, pipi dan telinga menebal
  • Pori-pori membesar
  • Pembuluh darah pecah terlihat

Tanda-tanda ocular rosacea (subtipe 4)

  • Mata merah dan berair
  • Mata terasa seperti berpasir
  • Sensasi terbakar dan perih pada mata
  • Mata kering dan gatal
  • Mata sensitif pada cahaya
  • Kista pada mata
  • Berkurangnya penglihatan
  • Pembuluh darah pecah pada kelopak mata

Apa penyebab rosacea?

Penyebab rosacea belum diketahui. Kemungkinan adalah kombinasi faktor keturunan dan lingkungan. Beberapa hal dapat memperburuk gejala rosacea, seperti:

  • Makanan pedas
  • Minuman beralkohol
  • Bakteri Helicobacter pylori pada usus
  • Tungau kulit demodex dan bakteri Bacillus oleronius yang dibawa
  • Cathelicidin (protein yang melindungi kulit dari infeksi)

Bagaimana cara mengatasi rosacea?

Walau tidak ada penyembuhan untuk rosacea, namun rosacea dapat ditangani dan dikendalikan. Dermatolog biasanya dapat menangani rosacea. Tujuan dari perawatan adalah untuk mengendalikan kondisi dan memperbaiki penampilan kulit pasien. Diperlukan beberapa minggu atau bulan perawatan sampai pasien merasakan perubahan pada kulit.

Beberapa dokter akan meresepkan antibiotik topikal, yang diaplikasikan langsung pada kulit. Untuk pasien dengan kasus yang parah, dokter biasanya meresepkan antibiotik oral. Benjolan dan “jerawat” dapat merespon terhadap perawatan, namun warna kemerahannya akan sulit dihilangkan. Baru-baru ini, ditemukan gel topikal yang dapat mengurangi kemerahan akibat rosacea.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Questions and Answers About Rosacea. Arthritis, Musculoskeletal and Skin Diseases Home Page. http://www.niams.nih.gov/Health_Info/Rosacea/default.asp#6. Diakses pada 30 Agustus 2015.

Rosacea: Signs and symtpoms. American Academy of Dermatology. http://www.aad.org/skin-conditions/dermatology-a-to-z/rosacea/signs-symptoms/rosacea-signs-and-symptoms. Diakses pada 30 Agustus 2015.

Rosacea. Mayo Clinic. http://www.mayoclinic.com/health/rosacea/DS00308/DSECTION=alternative-medicine. Diakses pada 30 Agustus 2015.

What is Rosacea. The National Rosacea Society. Retrieved June 8, 2012, from http://www.rosacea.org/index.php. Diakses pada 30 Agustus 2015.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi Diperbarui 22/12/2020
Fakta medis diperiksa oleh Admin HHG
x