Ada banyak cara untuk mengatasi jerawat, salah satunya adalah dengan melakukan prosedur acne peeling. Ketahui lebih lanjut seputar prosedur ini mulai dari manfaatnya untuk kulit dan tahapannya.
Ada banyak cara untuk mengatasi jerawat, salah satunya adalah dengan melakukan prosedur acne peeling. Ketahui lebih lanjut seputar prosedur ini mulai dari manfaatnya untuk kulit dan tahapannya.

Acne peeling adalah prosedur perawatan kulit untuk mengatasi jerawat dengan menggunakan bahan kimia. Prosedur kecantikan ini merupakan salah satu jenis chemical peeling.
Acne peeling melibatkan pengelupasan lapisan luar kulit (epidermis) menggunakan bahan kimia tertentu untuk membersihkan pori, mengurangi produksi minyak, dan mengatasi masalah jerawat.
Bahan kimia yang digunakan bisa berbeda-beda di setiap klinik kecantikan, tapi umumnya menggunakan asam salisilat, asam laktat, asam glikolat, dan jenis AHA/BHA lainnya.
Dengan begitu, kulit akan tampak lebih halus dan bebas jerawat. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, acne peeling biasanya perlu dilakukan dalam beberapa sesi.
Ada berbagai manfaat melakukan prosedur ini untuk mengatasi jerawat, di antaranya sebagai berikut.

Salah satu manfaat yang bisa Anda dapatkan saat melakukan prosedur acne peeling adalah mengatasi masalah jerawat
Studi dalam jurnal Our Dermatology Online melakukan penelitian pada 20 orang yang masing-masing diberikan 3 sesi chemical peeling menggunakan asam laktat untuk mengetahui efektivitasnya dalam mengatasi jerawat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa chemical peeling dengan asam laktat efektif untuk mengurangi jerawat aktif serta bekas jerawat.
Hal ini karena asam laktat mampu mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, yakni Propionibacterium acnes dan mengurangi produksi minyak di kulit.
Pori-pori yang tersumbat oleh kotoran, minyak berlebih, dan sel kulit mati merupakan salah satu faktor pemicu munculnya jerawat.
Pasalnya, kondisi tersebut dapat menciptakan lingkungan yang ideal bagi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.
Acne peeling dirancang khusus untuk membersihkan pori-pori secara tuntas. Untuk itu, prosedur ini mampu mencegah munculnya jerawat baru dan memperbaiki kondisi kulit secara keseluruhan.
Selain dapat membantu membersihkan pori-pori, prosedur ini dapat mengurangi produksi sebum atau minyak berlebih di kulit.
Sebuah penelitian dalam jurnal Science and Technology Publication menunjukkan bahwa melakukan chemical peeling dengan asam salisilat efektif mengurangi minyak berlebih di kulit.
Hal ini karena asam salisilat dapat dengan cepat menyerap di kulit dan mengurangi produksi minyak berlebih di wajah.
Jerawat yang sudah sembuh sering kali meninggalkan bekas hitam membandel yang bisa mengganggu penampilan.
Nah, prosedur perawatan kulit ini bisa menjadi salah satu cara yang tepat untuk memudarkan bekas jerawat di kulit.
Acne peeling bekerja dengan mengikis lapisan kulit terluar dan merangsang proses regenerasi sel kulit sehingga bekas jerawat bisa menghilang lebih cepat.

Sebelum melakukan prosedur acne peeling, dokter biasanya akan memeriksa kondisi kulit pasien untuk menentukan jenis perawatan kulit yang sesuai.
Selain itu, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat antivirus atau krim retinoid guna mengurangi risiko infeksi dan efek samping.
Secara lebih lengkapnya, berikut ini tahapan prosedur acne peeling.
Setelah menjalani prosedur peeling wajah ini, Anda mungkin akan merasa kulit mengalami kemerahan, iritasi, terasa kencang, dan kering.
Untuk mengatasi kulit yang iritasi, dokter biasanya akan menyarankan Anda menggunakan pelembap seperti petroleum jelly.
Setelah prosedur, Anda juga tidak boleh langsung mengenakan riasan, Anda baru diperbolehkan memakai makeup sehari setelahnya, tapi ini tergantung pada kondisi kulit dan saran dari dokter.
Kulit biasanya akan mulai membaik dalam waktu satu hingga tujuh hari setelah prosedur. Selama masa pemulihan, penting untuk mengikuti anjuran dari dokter kecantikan agar hasil yang diperoleh optimal.
Tidak berbeda dengan jenis perawatan kulit lainnya, peeling untuk kulit berjerawat juga memiliki potensi efek samping bagi kulit, di antaranya sebagai berikut.
Prosedur acne peeling memang dapat mengatasi jerawat dan memudarkan bekas jerawat. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap individu memiliki kondisi kulit yang berbeda.
Oleh sebab itu, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit terlebih dahulu sebelum melakukan prosedur ini.
Kesimpulan
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Sharquie, K. E., Noaimi, A. A., & Al-Janabi, E. A. (2014). Treatment of active acne vulgaris by chemical peeling using 88% lactic acid. Our Dermatology Online, 5(4), 337.
Agustina, R., Raif, M. A., Ginting, C. N., & Ikhtiari, R. (2021). Effect of Skin Sebum Levels before and after Chemical Peeling with 30% Salicylic Acid. Science and Technology Publication ISBN: 978-989-758-500-5.
Kontochristopoulos, G., & Platsidaki, E. (2017). Chemical peels in active acne and acne scars. Clinics in Dermatology, 35(2), 179-182.
Chen, X., Wang, S., Yang, M., & Li, L. (2018). Chemical peels for acne vulgaris: a systematic review of randomised controlled trials. BMJ open, 8(4), e019607.
Versi Terbaru
05/12/2024
Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini
Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala
Ditinjau secara medis oleh
dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro