10 Perubahan Gaya Hidup yang Membantu Mengatasi Jerawat

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Maret 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Jerawat adalah suatu kondisi kulit normal yang memengaruhi banyak orang. Jerawat adalah peradangan kulit di mana kelenjar minyak terinfeksi dengan bakteri, membengkak, dan tersumbat dengan nanah. Jerawat umumnya terjadi pada wajah, leher, punggung, dan bahu. Meskipun bukan kondisi kritis, jerawat bisa membuat seseorang depresi karena penampilan mereka. Tidak heran banyak sekali obat-obatan dan krim perawatan wajah yang memberi iming-iming untuk membasmi jerawat dengan cepat.

Sebenarnya, tidak perlu repot merogoh kocek cukup dalam untuk mengobati jerawat. Ada banyak metode alami yang dapat membantu Anda mengatasi jerawat membandel.

1. Tidur cukup

Stres merupakan faktor penting penyebab jerawat. Tidak hanya dapat membuat Anda kurang tidur dan menurunkan stamina tubuh, stres juga menyebabkan peningkatan produksi hormon glukokortikoid pemicu sejumlah masalah kulit, termasuk jerawat.

Begadang menyebabkan peningkatan inflamasi sitokin. Peningkatan zat-zat asing dalam tubuh akan meningkatkan kecenderungan untuk menghasilkan peradangan. Jerawat adalah salah satu bentuk peradangan yang dipicu oleh peningkatan jumlah sitokin dalam tubuh. Selain itu, kurang tidur menyebabkan resistensi insulin meningkat. Tubuh akan diforsir untuk memproduksi lebih banyak insulin yang menyebabkan peradangan dan produksi sebum (minyak) meningkat, sehingga berpotensi untuk pembentukan jerawat.

Tidur membantu proses detoksifikasi pada tubuh dan wajah. Untuk membantu Anda cukup tidur di malam hari, situasikan kamar tidur Anda senyaman mungkin. Singkirkan segala gangguan (handphone, tv, laptop), matikan lampu kamar, dan atur suhu pendingin ruangan (18-22ºC). Temperatur sejuk akan membantu Anda terlelap lebih cepat dan lebih lama.

2. Benahi pola makan

Hindari makanan dan camilan yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan memicu produksi insulin berlebih dalam tubuh.

Terlalu banyak insulin dalam tubuh akan menyebabkan perubahan metabolisme tubuh yang memperlambat penyembuhan jerawat yang sudah ada. Insulin juga akan memicu produksi sebum (minyak) berlebih sebagai penyebab jerawat.

Jerawat membandel akan berangsur menghilang seiring Anda mengganti pola makan dengan menu makanan yang lebih sehat. Tukar nasi putih, pasta, roti tawar, dan gula dengan produk-produk gandum utuh, kacang dan biji-bijian, serta sayur dan buah-buahan segar.

3. Cuci muka sebelum berolahraga, kemudian setelahnya

Mungkin agak sulit melihat hubungan antara menghilangkan jerawat dengan olahraga. Sederhana saja, berolahraga rutin akan mengurangi stress dan memperbaiki suasana hati sebagai penyebab jerawat membandel. Aktivitas fisik yang padat dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh dan memperlancar penyebaran oksigen yang merata mencapai sel-sel kulit wajah. Selain itu, berolahraga akan memicu produksi keringat keluar dari kelenjar pori untuk membilas kotoran dan debu yang menyumbat pori-pori.

Namun banyak orang yang tahu bahwa mencuci muka sebelum olahraga ternyata sama pentingnya dengan mencuci muka setelah olahraga. Mengapa? Saat Anda berkeringat ketika berolahraga, pori-pori akan terbuka dan memudahkan bakteri, makeup, debu, serta kotoran lainnya terperangkap di kulit dan menyebabkan jerawat di masa depan. Jadi sebelum Anda berkeringat, pastikan pori-pori Anda dalam keadaan bersih.

4. Banyak minum air

Air putih dapat membantu proses detoksifikasi dan menjaga kelembapan kulit dari dalam. Walaupun belum ada cukup penelitian yang membuktikan bahwa racun dalam tubuh memiliki andil dalam meradangnya jerawat, namun peneliti menyimpulkan konsumsi cukup air putih setidaknya dua gelas sehari akan membantu memperlancar peredaran darah yang mungkin dapat menjadi penyebab timbulnya jerawat membandel.

5. Gunakan tabir surya

Sinar ultraviolet matahari dapat meningkatkan peradangan, kemerahan, dan munculnya flek hitam pada wajah. Berlama-lama di luar ruangan tanpa perlindungan tabir surya juga memperbesar risiko kanker kulit. Selalu gunakan tabir surya dengan SPF 15 atau lebih tinggi dalam jangka waktu minimal 20 menit setiap kali sebelum Anda keluar rumah.

Jika kulit wajah Anda rentan jerawat, gunakan tabir surya yang mengandung senyawa kimia ringan, seperti avobenzone, oxybenzone, methoxycinnamate, octocylene, dan zinc oxide. Pilih tabir surya dengan label “noncomedogenic” untuk mengurangi kemungkinan timbulnya jerawat baru.

6. Konsumsi omega-3

Asam lemak omega-3 terbukti dapat mengontrol produksi leukotriene B4, senyawa kimia dalam tubuh yang dapat meningkatkan produksi sebum dan menyebabkan jerawat meradang.

Omega-3 umum ditemukan dalam suplemen vitamin, atau makanan seperti kacang walnut, alpukat, flaxseed oil, dan salmon.

7. Rajin cuci muka

Wajah Anda merupakan lokasi favorit untuk bakteri berkembang biak, terutama setelah seharian penuh beraktivitas luar ruangan. Sebum yang diproduksi oleh wajah akan bercampur dengan segala macam residu kotoran, debu jalanan, dan makeup, dan berpotensi menyumbat pori-pori. Ini adalah kombinasi sempurna penyebab timbulnya jerawat dan komedo.

Penting untuk rutin cuci muka dua kali sehari di pagi dan malam hari, terutama jika Anda tinggal dan beraktivitas di area tinggi polusi. Jika Anda hanya beraktivitas dalam ruangan, tidak memakai makeup, dan tidak berkeringat terlalu banyak, cukup bilas muka dengan air hangat saja di malam hari.

Apakah ini berarti Anda boleh bolos cuci muka di pagi hari? Tentu tidak. Ketika Anda tidur, kulit wajah Anda melakukan ritual self-cleansing, mendorong limbah dan kotoran sisa keluar melalui kelenjar keringat dan pori-pori. Tetap ada residu sampah yang tersisa pada kulit Anda di pagi hari. Jadi ya, Anda sebaiknya mencuci muka dua kali sehari.

8. Exfoliasi

Produksi minyak berlebih adalah salah satu faktor risiko timbulnya jerawat. Namun bukan berarti orang-orang yang memiliki kulit kering kebal dari serangan jerawat. Kulit kering menyebabkan keretakan dan timbul celah garis halus di mana bakteri bisa hinggap dan berkembang biak. Kulit mengelupas juga dapat menyumbat pori.

Solusinya, exfoliasi perlu dilakukan secara teratur sekitar 1 sampai 3 kali seminggu demi mengembalikan kelembaoan dan elastisitas kulit. Untuk hasil terbaik, pijat scrub atau produk exfoliant dalam pola melingkar dengan lembut mulai dari leher dan perlahan-lahan bergerak ke atas. Setelahnya, aplikasikan pelembap khusus noncomedogenic.

9. Bersihkan handphone

Handphone adalah tempat terbaik bagi bakteri untuk hidup dan berkembang biak. Setiap hari, handphone Anda terkena paparan ribuan bakteri yang berpindah dari tangan (saat Anda mengetik) ke wajah Anda (saat menelepon), atau sebaliknya.

Lebih lagi, panas yang diproduksi oleh baterai handphone adalah medium yang tepat bagi bakteri untuk berkembang biak.

Solusinya: selalu siap sedia tissue basah anti bakteri dan bersihkan permukaan handphone Anda setiap kali akan menggunakan.

10. Hati-hati dengan produk styling rambut

Berbagai produk rambut yang lengket dan berminyak sangat berbahaya untuk kulit wajah. Produk ini akan bereaksi dengan kulit wajah ketika Anda tertidur. Partikel produk rambut ini akan menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat.

Selain itu, gaya rambut berponi juga mempengaruhi timbulnya jerawat. Debu dan keringat mudah menempel di rambut. Gesekan antara rambut yang kotor dengan kulit wajah akan menyebabkan bakteri berpindah tempat dan menyebabkan timbulnya jerawat.

Solusinya, saat mandi, keramas dan gunakan kondisioner dahulu, dan cuci muka belakagan, untuk menghindari sisa produk rambut “luntur” mengenai wajah. Setelah kotoran dan produk dari rambut dibersihkan, sabun muka akan membilas segala residu yang mungkin tertinggal di kulit wajah. Sebaiknya pilih rangkaian produk yang bebas minyak dan menggunakan bahan alami sehingga tidak berbahaya untuk kulit.

Untuk menyiasati jerawat akibat poni, Anda bisa menjepit poni ke belakang saat bersantai atau ketika berolahraga untuk menghindari keringat dan debu menempel di dahi. Atau jika Anda tidak mencuci rambut setiap hari, cucilah hanya bagian poni setiap malam sebelum tidur.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

    Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

    7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

    Bibir hitam dan gelap bisa mengurangi penampilan Anda. Tahukah Anda ternyata tidak hanya merokok saja yang bisa jadi penyebab bibir hitam? Lalu apa saja?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Kecantikan 12 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

    7 Bahan Dalam Krim Anti-Aging yang Perlu Anda Tahu

    Produk krim wajah yang populer saat ini adalah jenis anti-aging. Tapi apa saja bahan krim anti-aging yang bisa mencegah penuaan pada kulit Anda?

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Kecantikan 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

    Eits, kata siapa semua bayi pasti pernah kena ruam popok? Dengan cara-cara berikut, Anda bisa mencegah ruam popok pada si buah hati, lho.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    terapi urine minum air kencing

    Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit
    penyebab penyakit kulit

    Penyebab Penyakit Kulit Beserta Faktor yang Meningkatkan Risikonya

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 11 menit
    penyebab mengatasi kulit mengelupas

    5 Cara Merawat Kulit yang Mengelupas

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    cara kerja sunblock

    Bagaimana Cara Kerja Sunblock dalam Melindungi Kulit?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 3 September 2020 . Waktu baca 4 menit