home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Waspadai Ciri Scabies Berdasarkan Jenis dan Parahnya Gejala Kudis

Waspadai Ciri Scabies Berdasarkan Jenis dan Parahnya Gejala Kudis

Kudis atau scabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan tungau mikroskopis Sarcoptes scabiei. Seperti apa ciri-ciri kudis dan bentuk gangguan kesehatan apa yang umumnya dialami? Simak dalam pembahasan mengenai ciri dan gejala scabies (kudis) berdasarkan jenis dan perkembangan penyakitnya berikut ini!

Tanda-tanda dan gejala scabies berdasarkan jenisnya

Gejala scabies seringkali dianggap sebagai impetigo atau eksim. Namun, infeksi kulit karena tungau ini memiliki perbedaan dengan gejala penyakit kulit menular lainnya.

Gejala kudis juga tidak langsung muncul setelah tungau masuk ke dalam jaringan kulit. Bagi orang yang sebelumnya tidak pernah terinfeksi tungau, tubuh membutuhkan waktu cukup lama untuk bereaksi sampai memunculkan gejala. Tungau penyebab scabies rata-rata akan berinkubasi dulu selama 2-6 minggu sampai akhirnya memperbanyak diri di dalam kulit.

Anda bisa saja tidak menunjukkan gejala sama sekali dalam waktu lama, tapi tetap bisa menularkan scabies kepada orang lain melalui kontak fisik yang dekat dan berkepanjangan.

Namun, jika ini adalah kali kesekian Anda mengaami kudis, gejala bisa lebih cepat muncul.

1. Gejala kudis secara umum

Tanda bahwa tungau sudah aktif bertelur di dalam kulit adalah munculnya papula atau lubang-lubang kecil berukuran 0,1-1 cm, biasanya pada bagian lipatan kulit.

Ciri scabies ini sulit dikenali karena berlangsung di dalam kulit. Sementara untuk gejala kudis di permukaan kulit biasanya ditandai dengan ruam berupa bintik-bintik merah yang menonjol (bintil) yang kerap di temukan pada bagian:

  • sela-sela jari
  • di bawah ketiak
  • area pinggul
  • sekitar pergelangan tangan
  • bagian dalam siku
  • telapak kaki
  • sekitar payudara
  • sekitar organ kelamin laki-laki
  • bokong
  • siku

Selain itu, bagian kulit lainnya yang lembab akibat sering tertutup pakaian ketat atau perhisaan juga lebih rentan untuk terinfeksi tungau.

Sebelum bintil kemerahan muncul, reaksi pertama tubuh atas infeksi tungau adalah timbulnya rasa gatal. Gangguan ini bisa sangat mengganggu karena rasa gatal terkadang bisa sangat tidak tertahankan sehingga mengganggu waktu istirahat atau membuat penderitanya kesulitan tidur.

Akibat terlalu sering menggaruk bagian kulit yang terdampak bisa mengalami iritasi, kulit bisa menjadi kering dan mengelupas.

2. Gejala kudis pada bayi

Anak-anak dan bayi juga dapat mengidap penyakit kulit menular ini, bahkan kudis bisa menyebar luas sehingga menutupi sebgaian besar kulitnya. Lantas, apakah terdapat perbedaan antara gejala kudis pada orang dewasa dengan anak-anak dan bayi?

Sama halnya dengan orang dewasa, ciri-ciri scabies pada anak juga ditandai dengan munculnya bintil-bintil merah yang menyebar. Bedanya, gejala kudis pada anak-anak atau bayi paling sering ditemukan pada bagian telapak tangan dan kaki serta kulit kepala.

Infeksi tungau di kulit bisa sangat mengganggu kenyamanan si kecil. Akibatnya, mereka menjadi lebih rewel, menurun nafsu makannya, atau kesulitan tidur.

3. Ciri scabies nodular

Menurut studi yang dipublikasikan dalan Current Infectious Disease Reports, 7 persen dari seluruh kasus scabies merupakan scabies nodular. Dibandingkan jenis scabies lainnya bentuk nodul pada scabies nodular lebih bulat dengan terkstur yang lebih halus.

Ciri scabies ini ditandai dengan nodul atau bintil berukuran 2-20mm yang muncul pada area kulit yang sangat tipis, yaitu:

  • sekitar genital
  • bokong
  • pangkal paha
  • ketiak

4. Ciri scabies berkrusta

Scabies berkrusta yang juga dikenal dengan nama Norwegian scabies adalah kondisi di mana terdapat ribuan hingga jutaan tungau yang menginfeksi kulit. Oleh sebab itu, bentuk gejala kudis ini begitu parah dan sangat menular.

Jenis scabies ini biasanya ditemukan pada orang yang mengalami kondisi penurunan sistem imun secara drastis seperti pada penderita HIV atau penyakit autoimun , setelah menjalani pengobatan kemoterapi, imunosupresan, atau cangkok organ.

Ciri dari scabies berkrusta ditandai dengan gejala yang disebut dermatitis psoriasisformis seperti:

  • Bintil-bintil berwarna putih mengerak di kulit.
  • Permukaan kulit bersisik.
  • Distribusi gejala bisa menyebar ke seluruh tubuh.
  • Rasa gatal yang tak tertahankan.
  • Menurunnya kondisi kesehatan tubuh.

5. Ciri komplikasi scabies

Menggaruk bagian kulit yang terdampak secara terus-menerus dapat memecah lapisan kulit pelindung sehingga kulit menjadi rentan terinfeksi oleh bakteri yang berasal dari lingkungan luar tubuh. Salah satu penyakit komplikasi yang berisiko muncul adalah impertigo.

Kondisi impertigo terjadi ketika bakteri strep (streptococcus) menginfeksi permukaan kulit sehingga menyebabkan munculnya ruam merah berisi cairan. Ruam merah ini dapat muncul di bagian tubuh mana pun. Namun, paling sering terjadi di sekitar hidung, mulut, area sekitar tangan dan kaki.

Setelah pecah, ruam tersebut akan membuat kulit berkerak kuning dan cokelat.

Kapan perlu memeriksakan gejala kudis ke dokter?

gejala ciri scabies kudis

Jika Anda mengalami ciri scabies seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, segeralah periksakan diri ke dokter kulit. Pasalnya, belum ada obat tanpa resep atau OTC yang bisa diperoleh di apotek yang berguna untuk mengatasi penyakit ini. Pengobatan medis masih mejadi satu-satunya langkah paling efektif dalam mengatasi kudis.

Di samping itu, terdapat juga peluang bahwa Anda bisa salah mengenali gejala kudis dengan penyakit psoriasis, eksim, atau dermatitis. Dengan diagnosis pasti dari dokter, Anda bisa menjalani cara pengobatan dan perawatan kulit yang terdamapak scabies dengan tepat.

Seperti apa tanda scabies sudah sembuh?

Melalui pengobatan medis serta penerapan langkah pencegahan yang tepat, gejala scabies secara bertahap akan mereda dalam waktu 2-4 minggu. Meskipun bintil-bintil merah sebagian besar telah menghilang, biasanya rasa gatal tetap terasa selama beberapa minggu ke depan.

Pada tahap awal pengobatan, tak jarang gejala kudis pun malah bertambah parah. Hal ini menandakan bahwa infeksi tungau tengah bereaksi melawan pengobatan. Sebaliknya, jika Anda gejala tak kunjung membaik sekalipun telah menjalani pengobatan, Anda perlu kembali lagi memeriksakan diri ke dokter.

Dokter akan memberikan pengobatan scabies lain yaitu pengobatan sistemik yang mengombinasikan penggunaan obat oral dan obat topikal. Segera hubungi dokter di pusat layanan kesehatan terdekat, ketika ciri scabies menunjukkan:

  • Munculnya ruma kulit baru di bagian tubuh yang berbeda.
  • Peradangan pada bagian tubuh lain yang tidak sembuh dalam waktu lama.
  • Terjadinya pembengkakan di bagian kulit yang meradang yang disertai rasa sakit.
  • Demam tinggi di atas 38 derajat Celsius

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Scabies: Signs and symptoms. (2020). Retrieved 3 March 2020, from https://www.aad.org/public/diseases/a-z/scabies-symptoms

Scabies – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 3 March 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scabies/symptoms-causes/syc-20377378

Cite this Page. Close. Gilson RL, Crane JS. Scabies (Sarcoptes Scabiei) [Updated 2019 Dec 13]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2020 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK544306/

Korycińska, J., Dzika, E., Lepczyńska, M., & Kubiak, K. (2015). Scabies: Clinical manifestations and diagnosis. Polish Annals Of Medicine, 22(1), 63-66. doi: 10.1016/j.poamed.2015.04.002

Crusted scabies | Genetic and Rare Diseases Information Center (GARD) – an NCATS Program . (2020). Retrieved 3 March 2020, from https://rarediseases.info.nih.gov/diseases/12151/crusted-scabies

 


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fidhia Kemala
Tanggal diperbarui 20/05/2020
x