6 Gejala Scabies (Kudis) serta Tanda-Tanda Sembuhnya

    6 Gejala Scabies (Kudis) serta Tanda-Tanda Sembuhnya

    Kudis atau scabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan tungau mikroskopis Sarcoptes scabiei. Seperti apa gejala scabies dan bentuk gangguan kesehatan apa yang umumnya dialami?

    Gejala scabies yang umum terjadi

    Gejala scabies seringkali dianggap sebagai impetigo atau eksim. Namun, infeksi kulit karena tungau ini memiliki perbedaan dengan gejala penyakit kulit menular lainnya.

    Gejala kudis juga tidak langsung muncul setelah tungau masuk ke dalam jaringan kulit.

    Bagi orang yang sebelumnya tidak pernah terinfeksi tungau, tubuh membutuhkan waktu cukup lama untuk bereaksi sampai memunculkan gejala.

    Tungau penyebab scabies rata-rata akan berinkubasi dulu selama 2 – 6 minggu sampai akhirnya memperbanyak diri di dalam kulit.

    Anda bisa saja tidak menunjukkan gejala sama sekali dalam waktu lama, tapi tetap bisa menularkan scabies kepada orang lain melalui kontak fisik yang dekat dan berkepanjangan.

    Namun, jika pernah mengalami scabies atau kudis beberapa kali, gejalanya bisa lebih cepat muncul saat Anda terinfeksi lagi.

    1. Gatal

    perbedaan kudis dan kurap

    Sebelum bintil kemerahan muncul, gejala scabies yang pertama muncul atas infeksi tungau adalah timbulnya rasa gatal.

    Gejala ini bisa sangat mengganggu karena rasa gatal terkadang bisa sangat tidak tertahankan. Lebih jauh, ini mengganggu waktu istirahat atau membuat penderitanya kesulitan tidur.

    Akibat terlalu sering menggaruk kulit karena gatal bisa mengalami iritasi, kulit juga menjadi kering dan mengelupas.

    2. Ruam kulit

    Gejala kudis di permukaan kulit biasanya ditandai dengan ruam berupa bintik-bintik merah yang menonjol (bintil) yang kerap ditemukan pada bagian:

    • sela-sela jari,
    • di bawah ketiak,
    • area pinggul,
    • sekitar pergelangan tangan,
    • bagian dalam siku,
    • telapak kaki,
    • sekitar payudara,
    • sekitar organ kelamin laki-laki,
    • bokong, dan
    • siku.

    Infeksi juga menyebabkan ruam merah di tangan berisi cairan, mirip seperti jerawat badan. Ruam merah ini bisa ditemukan pada bagian tubuh yang terserang scabies.

    3. Papula

    Tanda bahwa tungau sudah aktif bertelur di dalam kulit adalah munculnya papula atau lubang-lubang kecil berukuran 0,1 – 1 cm, biasanya pada bagian lipatan kulit.

    Ciri-ciri scabies ini sulit dikenali karena berlangsung di dalam kulit. Papula muncul lantaran tungau bersarang di bawah kulit.

    4. Kulit kering dan berkerak

    efek samping membunuh scabies dengan garam

    Ketika infeksi kudis sudah parah, tanda-tanda yang muncul berikutnya adalah kerak pada permukaan kulit.

    Kondisi tersebut terjadi lantaran jumlah tungau pada kulit sudah mencapai ribuan dan menyebabkan kulit kering.

    Rasa gatal yang menyertai gejala kulit berkerak terasa lebih parah jika dibandingkan di awal kemunculannya.

    5. Luka

    Menggaruk ruam kulit yang gatal dapat menyebabkan luka. Luka bisa menjadi pintu masuk bakteri dari luar untuk menginfeksi kulit.

    Rasa gatal yang parah pada luka akan mendorong keinginan untuk menggaruk terus-menerus.

    Menggaruk tanpa henti akan menyebabkan infeksi kulit makin berkembang. Luka yang terinfeksi pun bisa membentuk nanah.

    Tips mencegah scabies

    Cara terbaik untuk mencegah kudis adalah dengan menghindari kontak kulit langsung dengan orang yang diketahui terinfeksi.
    Hindari juga menggunakan pakaian, handuk, atau seprai yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.

    6. Psoriasiform dermatitis

    Scabies berkrusta yang juga dikenal dengan nama Norwegian scabies adalah jenis penyakit kulit di mana terdapat ribuan hingga jutaan tungau yang menginfeksi kulit.

    Oleh sebab itu, bentuk gejala kudis ini begitu parah dan sangat menular.

    Ciri-ciri scabies berkrusta ditandai dengan gejala yang mirip psoriasis seperti berikut ini.

    • Bintil-bintil berwarna putih mengerak di kulit.
    • Permukaan kulit bersisik.
    • Gejala menyebar ke seluruh tubuh.
    • Rasa gatal yang tak tertahankan.
    • Menurunnya kondisi kesehatan tubuh.

    Seperti apa tanda scabies sembuh?

    membunuh scabies dengan garam

    Pengobatan medis berdasarkan resep dokter masih menjadi satu-satunya langkah paling efektif dalam mengatasi kudis.

    Dengan penggunaan obat kudis yang tepat, gejala scabies secara bertahap akan mereda dalam waktu 2 – 4 minggu.

    Meskipun bintil-bintil merah sebagian besar telah menghilang, biasanya rasa gatal tetap terasa selama beberapa minggu ke depan.

    Pada tahap awal pengobatan, tak jarang gejala kudis pun malah bertambah parah. Hal ini menandakan bahwa infeksi tungau tengah bereaksi melawan pengobatan.

    Segera hubungi dokter di pusat layanan kesehatan terdekat, ketika ciri-ciri scabies menunjukkan hal berikut.

    • Munculnya ruam kulit baru di bagian tubuh yang berbeda.
    • Peradangan pada bagian tubuh lain yang tidak sembuh dalam waktu lama.
    • Terjadinya pembengkakan di bagian kulit yang meradang yang disertai rasa sakit.
    • Demam tinggi di atas 38 °Celsius.

    Dokter akan memberikan pengobatan scabies lain, yaitu pengobatan sistemik yang mengombinasikan penggunaan obat oral dan obat topikal.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Patricia Lukas Goentoro

    General Practitioner · Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI)


    Ditulis oleh Ilham Fariq Maulana · Tanggal diperbarui 05/09/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan