5 Cara Mencabut Alis Sendiri Dengan Benar dan Aman

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Memiliki alis yang rapi dan simetris adalah impian semua orang, khususnya wanita. Alis memang punya kekuatan yang cukup besar terhadap tampilan wajah. Hal ini dikarenakan alis mampu mempertegas wajah pemiliknya. Sayangnya, untuk mendapatkan alis yang rapi dan indah butuh penanganan khusus. Nah, salah satu cara yang paling sering dilakukan adalah cabut alis.

Cabut alis adalah salah satu bentuk perawatan merapikan alis yang paling mudah dan murah untuk dilakukan. Jadi, jangan heran banyak orang yang mengerjakannya sendiri di rumah. Namun, cabut alis jika dilakukan sendiri dan tidak hati-hati justru bisa menimbulkan luka.

Apakah cabut alis sendiri itu aman?

Banyak wanita yang tidak memiliki waktu untuk merapikan alis, atau bahkan karena memang tidak memiliki uang yang cukup untuk membayar jasa salon. Nah, hal inilah yang membuat banyak wanita melakukan perawatan sendiri di rumah dengan alat yang seadanya. Di mana, hanya bermodalkan cermin dan pinset.

Beberapa pakar kecantikan tidak menyarankan mencabut alis dengan pinset untuk dikerjakan sendiri karena alasan higenitas dari peralatan tersebut seperti trauma pada kulit yang menyebabkan Anda mengalami iritasi, kemerahan, pembengkakan baik di dalam atau di luar kulit. Terlebih jika Anda menggunakan pinset yang tidak steril, hal tersebut sangat memungkinkan pinset mentrasfer bakteri ke kulit sehingga menyebabkan infeksi.

Nah, itu sebabnya, untuk mencabut alis, Anda harus hati-hati. Untuk mendapatkan hasil yang baik dan aman, Anda disarankan melakukannya di klinik kecantikan yang memiliki terapis profesional untuk mengurangi risiko terkena infeksi dan iritasi. Jika Anda salah cabut alis, bisa-bisa terlalu banyak rambut yang tercabut dan justru membuat bentuk alis jadi aneh. Jadi, jangan sampai petaka ini menimpa Anda, ya!

Cara mencabut alis yang aman

Jika Anda ingin mencabut alis sendiri, ada hal-hal yang harus perhatikan dan persiapkan, di antaranya:

1. Pinset

Pinset menjadi alat untuk mempermudah Anda dalam mencabut alis. Namun, perhatikan pinset yang Anda miliki. Jika sudah mulai berkarat jangan digunakan. Sebelum menggunakan pinset, Anda sangat dianjurkan untuk mensterilkan pinset terlebih dahulu dengan cara membersihkan pakai alkohol ataupun direndam menggunakan air mendidih

2. Cermin

Selain pinset, benda yang satu ini juga wajib untuk disediakan. Pilihlah cermin yang besar, yang memungkinkan seluruh wajah Anda terlihat secara keseluruhan. Sehingga Anda bisa melihat dengan jelas rambut alis Anda. Jadi, hindari menggunakan cermin kecil, ya!

3. Pencahayaan dari depan

Jika Anda ingin merapikan alis dengan cabut alis, pastikan Anda memiliki pencahayaan baik. Anda mendapat sumber cahaya langsung dari arah depan. Jangan gunakan cahaya dari samping, karena akan muncul bayangan di daerah kelopak mata. 

4. Pola alis

Jangan pernah mencabut alis tanpa mengetahui pola dari bentuk alis Anda. Sebelum mencabut, ukurlah terlebih dahulu seperti apa bentuk yang diinginkan baru mencabutnya dengan pinset. Agar tampak natural, jangan terlalu banyak mencabut alis. Cabutlah alis yang berada hanya di luar garis alis alami Anda. Yang harus Anda ingat, jangan membentuk alis yang terlalu jauh dari bentuk aslinya. Karena setiap orang punya alis yang sudah paling sesuai dengan bentuk wajahnya.

5. Perlahan dan hati-hati

Jika Anda ingin alis yang lebih rapi, cabut alis sedikit demi sedikit, lalu bercerminlah. Untuk memastikan kanan dan kiri bentuknya sama. Lalu cabut sedikit, kemudian bercermin kembali. Jangan lupa, cabut alis dilakukan dengan cara perlahan dan hati-hati. Jadi, pastikan saat Anda mencabut rambut alis tidak terlalu kencang.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Cara Mencerahkan Kulit Siku dan Lutut yang Menghitam

Lutut hitam yang berbeda warna dengan bagian kaki lainnya bisa terasa mengganggu penampilan. Bagaimana cara mencerahkannya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 20 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Apa Saja Skincare yang Dapat Membantu Mengecilkan Pori-Pori?

Pori-pori wajah yang besar memang bisa menganggu penampilan. Lantas, apa saja daftar skincare yang bisa membantu mengecilkan pori-pori besar?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit



Direkomendasikan untuk Anda

setelah menangis

5 Cara Cepat Hilangkan Mata Sembap Setelah Menangis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
proses pasang behel

Bagaimana Proses Pemasangan Behel atau Kawat Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
jenis jerawat umum

Jenis Jerawat dan Berbagai Macam Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
operasi memperbesar payudara

Operasi Memperbesar Payudara: Biaya, Risiko, dan Prosesnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Satria Perdana
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit