Semua yang Perlu Anda Ketahui Seputar Metabolisme Tubuh (Beda, Loh, Dengan Sistem Imun!)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda pernah dengar kalau metabolisme adalah hal yang menentukan gemuk atau tidaknya seseorang? Atau, mungkin hal ini pernah sampai di telinga Anda ‘badan gemuk akibat metabolisme tubuhnya tidak baik’. Banyak yang menyalahkan metabolisme lambat atas kegemukan yang mereka alami. Tapi, sebenarnya apa sih arti metabolisme itu? Apakah sama dengan kegiatan mencerna makanan? Lalu, mengapa metabolisme sangat memengaruhi berat badan tubuh?

Metabolisme adalah proses pembentukan energi

Metabolisme adalah proses yang dilakukan tubuh untuk mendapatkan energi. Lalu apa bedanya dengan mencerna? Apakah metabolisme sama dengan mencerna?

Proses mencerna sebenarnya lebih diartikan sebagai proses yang dilakukan tubuh untuk mengolah dan memecah makanan menjadi zat gizi. Proses ini sepenuhnya terjadi di organ-organ pencernaan, seperti lambung dan usus. Sementara metabolisme adalah proses di mana tubuh mengubah zat gizi yang telah diserap oleh tubuh menjadi energi untuk digunakan dalam menjalani fungsi tubuh. Proses ini bisa terjadi di berbagai sel dalam tubuh. Energi ini yang selanjutnya digunakan untuk menunjang segala fungsi tubuh, dari bernapas, berpikir, hingga Anda melakukan berbagai aktivitas dalam satu hari.

Jadi kalau diurutkan, pertama-tama makanan akan masuk ke dalam tubuh melalui mulut. Kemudian makanan akan dilumatkan di mulut agar bisa dicerna dan diambil zat gizinya di dalam perut. Setelah itu, zat-zat gizi akan diserap ke dalam sel. Nah, di sini metabolisme terjadi, yaitu saat zat gizi – seperti karbohidrat – menjadi energi tubuh.

Tahapan proses metabolisme dalam tubuh

Metabolisme adalah proses dasar yang terjadi pada setiap orang – bahkan tiap makhluk hidup – agar fungsi tubuhnya dapat berjalan dengan normal. Dalam tubuh manusia, proses ini terjadi dalam dua cara, yaitu:

  • Anabolisme. Mudahnya, proses anabolisme adalah proses pembentukan. Berbagai zat yang Anda dapatkan dari makanan, akan dikumpulkan tubuh kemudian dibentuk menjadi suatu zat yang baru yang bisa digunakan tubuh untuk menjalani fungsinya. Proses ini terjadi ketika tubuh memperbaiki jaringan yang rusak, serta membangun dan menghasilkan berbagai hormon. Proses ini akan menghabiskan energi.
  • Katabolisme. Sebaliknya, proses katabolisme justru identik dengan memecah zat gizi menjadi lebih kecil agar bisa disimpan oleh tubuh. hal ini terjadi ketika pembentukan energi terjadi. Jadi, saat Anda mengonsumsi nasi atau makanan pokok lain kemudian diubah oleh tubuh untuk menjadi energi utama, maka saat itu katabolisme terjadi. Proses ini menghasilkan energi.

Metabolisme bukan penentu kurus-gemuknya seseorang

Apakah Anda salah satu orang yang percaya kalau seseorang yang gemuk disebabkan karena metabolismenya  yang lambat? Faktanya, hal ini tidak terbukti. Orang yang memiliki berat badan berlebih belum tentu mempunyai metabolisme lambat, begitu pun sebaliknya.

Tapi, bukan berarti metabolisme tidak berhubungan sama sekali dengan berat badan. Justru, berat badan yang terus naik terjadi akibat terlalu sering mengalami proses katabolisme – di mana energi dibentuk – dan tanpa anabolisme – di mana tubuh harusnya menggunakan energi untuk membangun sel dan jaringan. Sederhananya, hal ini membuat tubuh terus menumpuk energi tanpa dan sedikit menggunakannya.

Namun penyebab naiknya berat badan sebenarnya cukup rumit karena dipengaruhi oleh berbagai hal tak hanya kecepatan metabolisme seseorang saja. timbangan Anda naik bisa jadi disebabkan oleh lingkungan, masalah pada hormon, atau bahkan gangguan tubuh lainnya.

Jadi, kalau Anda ingin punya berat badan yang ideal, sebaiknya Anda menerapkan pola hidup sehat, melakukan olahraga rutin, dan memilih makanan yang sehat, rendah kalori, serta rendah lemak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Baru Pakai Skincare Antiaging Usia 50 Tahun ke Atas, Bermanfaatkah?

Produk skincare antiaging fungsinya adalah mencegah penuaan dini. Namun, kalau baru pakai antiaging di usia 50 tahun ke atas, apa hasilnya akan sama?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

3 Manfaat yang Bisa Didapat dari Minum Kopi Sebelum Olahraga

Suka olahraga di pagi hari dan harus minum kopi dulu biar segar? Penelitian membuktikan kalau minum kopi sebelum olahraga ternyata baik buat tubuh, lho!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gizi Olahraga, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Gejala tipes umumnya dapat diobati di rumah. Selain minum obat dari dokter, apa saja cara mengobati tipes lainnya di rumah?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
olahraga malam hari

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
sakit kepala setelah makan

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit