home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Boleh Makan Gula Kalau Asam Lambung Gampang Naik?

Apakah Boleh Makan Gula Kalau Asam Lambung Gampang Naik?

Ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari jika Anda memiliki GERD, alias gangguan refluks lambung yang menyebabkan dada terasa panas karena asam lambung naik ke tenggorokan. Yang paling sering menyebabkan masalah asam lambung adalah minuman bersoda dan buah-buahan asam, seperti jeruk dan tomat. Lantas, benarkah kabar burung yang bilang bahwa makanan tinggi gula bikin asam lambung naik juga?

Sekilas tentang GERD

Refluks asam lambung adalah aliran balik asam lambung atau naiknya asam lambung ke kerongkongan, akibat otot sfingter (otot berupa cincing yang memisahkan kerongkongan dengan lambung) yang melemah. Dalam kebanyakan kasus, hal ini normal dan sesekali bisa terjadi pada siapapun.

GERD adalah gangguan pencernaan kronis yang ditandai dengan kenaikan asam lambung yang terjadinya sering dan berkelanjutan (setidaknya lebih dari dua kali per minggu). Dengan kata lain, GERD adalah kondisi refluks asam lambung yang lebih parah.

Salah satu penyebab refluks asam lambung adalah makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

Daftar makanan yang sebaiknya dihindari kalau Anda punya GERD

Jika Anda memilik gangguan refluks asam lambung, sebaiknya hindari atau kurangi makanan dan minuman berikut ini:

  • Kafein (kopi, teh, coklat)
  • Minuman berkarbonasi atau soda
  • Cokelat batangan, baik milk chocolate atau dark chocolate
  • Daun mint, bawang putih, dan bombay
  • Keluarga jeruk (jeruk manis, lemon, jeruk nipis, jeruk bali), tomat dan produk dari tomat, karena bersifat asam
  • Makanan pedas dan berlemak
  • Gorengan
  • Alkohol
  • Susu tinggi lemak
  • Daging tinggi lemak
  • Alkohol

Benarkah gula bikin asam lambung naik?

Tidak. Gula dalam bentuknya yang paling murni tidak menyebabkan asam lambung naik. Meski begitu, beberapa makanan pemicu asam lambung bisa mengandung gula, sehingga sering disalahpahami bahwa gula bikin asam lambung naik.

Sejumlah makanan pemicu asam lambung yang telah disebutkan di atas mengandung senyawa yang bisa melonggarkan otot cincin kerongkongan, yang disebut sfingter, sehingga memudahkan asam lambung berbalik mengalir ke atas. Misalnya saja kafein dalam teh, kopi, atau senyawa methylxantine dan theobromin dalam cokelat. Sementara itu, minuman soda dan buah jeruk yang bersifat asam dapat memicu peningkatan produksi asam lambung.

Singkatnya, anggapan yang bilang bahwa gula bikin asam lambung naik itu salah besar. Yang benar, makanan pemiculah (yang mungkin mengandung gula) yang dapat menyebabkan asam lambung naik. Karena itu, Anda harus membatasi atau menghindari makanan seperti coklat, permen, makanan berlemak, dan lain-lainnya.

 

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

American Society for Gastrointestinal Endoscopy. 2014. Diet and GERD. [Online] Tersedia pada: https://www.asge.org/docs/default-source/about-asge/newsroom/doc-gerd_infographic_final.pdf (Diakses 14/12/2017)

Weathersponn Deborah, 2016. Can I Eat SUgar If I Have Acid Reflux. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/gerd/sugar-and-acid-reflux#outlook (Diakses 13/12/2017)

Cleveland CLinic. Tanpa Tahun. Nutrition Guidelines for that Treatment of Gastroesophageal Reflux. [Online] Tersedia pada:

https://my.clevelandclinic.org/health/articles/15530-nutrition-guidelines-for-the-treatment-of-gastroesophageal-reflux (Diakses 13/12/2017)

Mayo Clinic. Gastroephageal Reflux Disease (GERD). [Online] Tersedia pada: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/diagnosis-treatment/drc-20361959 (Diakses 13/12/2017)

Jansen Elvind Nes, Hvemm Kristian, El-Serag, Lagergren Jasper. 2014. [Online] Tersedia pada: Livestyle Intervention in Gastroesophageal Reflux Disease. Clinical Gastroenterology and Hepatology 14(2): 175-182

Foto Penulis
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 15/11/2019
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x