home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengapa Sembelit Bisa Muncul Padahal Diare Baru Saja Sembuh?

Mengapa Sembelit Bisa Muncul Padahal Diare Baru Saja Sembuh?

Sembelit dan diare merupakan kondisi gangguan pencernaan yang sangat bertolak belakang. Namun, bukan berarti sembelit setelah diare tidak bisa terjadi. Terkadang, sembelit muncul setelah diarea berhenti total. Mengapa demikian?

Penyebab sembelit setelah diare

Sembelit (konstipasi) merupakan sebuah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk BAB. Hal ini biasanya terjadi ketika kadar air dalam makanan terserap oleh tubuh sebelum memasuki usus besar.

Apabila sisa makanan terlalu lama berada di usus, akan ada banyak air yang akan diserap dan bisa membuat BAB Anda keras. Jika Anda mengalami masalah pencernaan ini setelah menderita diare, ada beberapa penyebab yang memicunya sebagai berikut.

1. Flu perut

sakit perut saat flu

Flu perut (gastroenteritis) merupakan infeksi bakteri atau virus yang menyerang lapisan usus sehingga menyebabkan peradangan.

Diare jadi salah satu gejala flu perut yang paling sering muncul. Kondisi ini terjadi ketika perut membengkak dan tidak bisa menyerap air. Cairan yang berlebihan inilah yang kemudian menyebabkan diare.

Namun, flu perut juga bisa menyebabkan sembelit karena adanya peradangan pada otot. Kondisi ini kemudian membuat otot kehilangan sebagian kekuatan dan elastisitasnya.

Ketika hal ini terjadi, limbah kembali ke usus yang membuatnya menumpuk. Akibatnya, sembelit akan muncul setelah diare akibat flu perut.

Tak perlu khawatir, kondisi ini biasanya akan sembuh begitu infeksi diobati dan peradangan sudah benar-benar membaik.

2.Irritable Bowel Syndrome (IBS)

penyebab IBS

Salah satu penyebab mengapa Anda mengalami sembelit setelah diare yaitu irritable bowel syndrome (IBS). Ini merupakan kondisi ketika terdapat kerusakan pada cara kerja usus yang menyebabkan rasa sakit pada perut berulang kali.

Orang yang mengalami IBS mungkin akan merasakan kontraksi otot perut seakan ingin buang air besar. Selain itu, gangguan ini juga dapat terjadi ketika Anda makan makanan tertentu, seperti sayur atau minuman berkafein.

Masalah pencernaan ini terbagi dalam tiga jenis, yaitu:

  • IBS-D (diare),
  • IBS-C (sembelit), dan
  • IBS-M (campuran, yaitu diare dan sembelit terjadi bergantian).

Sembelit setelah diare yang diakibatkan oleh irritable bowel syndrome termasuk dalam kategori IBS-M.

Ada beberapa faktor yang umumnya membuat IBS-M terjadi, yaitu:

  • faktor genetik atau keturunan,
  • infeksi dan peradangan,
  • pola makan yang berubah,
  • bakteri usus, serta
  • faktor psikologis, seperti stres.

Bahkan, menurut sebuah penelitian dari jurnal Neurogastroenterotol Motil, para penderita IBS-M mengalami sembelit setelah mengonsumsi obat antidiare. Oleh karena itu, kondisi ini dapat terjadi karena efek samping yang ditimbulkan obat diare.

3. Radang usus

gejala radang usus ciri-ciri radang usus

Tidak hanya IBS, beberapa orang yang menderita inflammatory bowel disease (IBD) juga mengalami gejala berupa sembelit dan diare secara bergantian. Semua jenis radang usus akan memengaruhi cara kerja saluran pencernaan dengan berbeda.

Misalnya, penyakit Crohn dapat terjadi pada saluran pencernaan mana pun. Akan tetapi yang paling sering terjadi yaitu di ujung usus kecil yang nantinya akan berganti menjadi usus besar.

Penyebab radang usus memang belum diketahui dengan pasti. Akan tetapi, sebagian besar kondisi ini dipengaruhi oleh kerusakan dan penurunan sistem kekebalan tubuh.

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Current Gastroenterology Reports, orang yang mengalami radang usus tidak memiliki kemampuan maksimal untuk memindahkan natrium dan cairan.

Selama proses pencernaan berlangsung, usus juga tidak menyerap asam empedu yang diproduksi oleh hati, sehingga diare pun bisa terjadi.

Bagi orang yang menderita radang usus karena gangguan autoimun, sembelit setelah diare kerap terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan usus Anda.

Saluran pencernaan menjadi meradang dan perubahan gerakan otot pun terjadi yang akhirnya menyebabkan perpindahan BAB melalui usus besar semakin lambat. Akibatnya, BAB Anda menumpuk dan sulit dikeluarkan.

4. Efek samping dari obat antidiare

obat gatal alergi

Sembelit merupakan salah satu efek samping yang ditimbulkan dari obat anti-diare.

Pada obat anti-diare, terdapat senyawa yang bersifat antimotilitas yakni mengurangi gerakan peristaltik dan sekresi usus. Akan tetapi, sifat tersebut ternyata bisa menyebabkan sembelit setelah Anda sembuh dari diare.

Salah satu jenis obat yang terbukti kuat sifat antimotilitasnya yaitu loperamide. Sayangnya, efek samping obat yang satu ini berupa sembelit dan sakit kepala.

Maka itu, sangat diharapkan agar Anda mengikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan obat atau sesuai dengan anjuran dokter.

Sembelit setelah diare termasuk kondisi yang cukup normal terjadi, terutama ketika Anda tidak memperhatikan asupan makanan, seperti kurang mengonsumsi makanan berserat. Jika kondisinya tak juga membaik, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Bhat, Jayeed, MD, MPH. (2019). What Is IBS-M. Retrieved from https://www.webmd.com/ibs/what-is-ibs-m#1 accessed Oct 11 2019. 

Biggers, Alana, MD. (2019). What Causes Constipation After Diarrhea? Retrieved from https://www.healthline.com/health/digestive-health/constipation-after-diarrhea acccessed Oct 11 2019. 

Su, A. M., Shih, W., Presson, A. P., & Chang, L. (2014). Characterization of symptoms in irritable bowel syndrome with mixed bowel habit pattern. Neurogastroenterology and motility : the official journal of the European Gastrointestinal Motility Society, 26(1), 36–45. doi:10.1111/nmo.12220. Accessed October 11 2019.

Surawicz, C. (2010). Mechanisms of Diarrhea. Current Gastroenterology Reports, 12(4), 236-241. doi: 10.1007/s11894-010-0113-4 accessed Oct 11 2019. 

Tidy, C. (2018). Diarrhoea Medicine. Retrieved 27 October 2019 from https://patient.info/digestive-health/diarrhoea/diarrhoea-medicine#

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 18/02/2021
Ditinjau oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x