Mengapa Sembelit Bisa Muncul Padahal Diare Baru Saja Sembuh?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sembelit dan diare merupakan kondisi gangguan pencernaan yang sangat bertolak belakang. Namun, bukan berarti sembelit setelah diare tidak bisa terjadi. Terkadang, sembelit muncul setelah diarea berhenti total. Mengapa demikian?

Penyebab sembelit setelah diare

Sembelit (konstipasi) merupakan sebuah kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan untuk BAB. Hal ini biasanya terjadi ketika kadar air dalam makanan terserap oleh tubuh sebelum memasuki usus besar.

Apabila sisa makanan terlalu lama berada di usus, akan ada banyak air yang akan diserap dan bisa membuat BAB Anda keras. Jika Anda mengalami masalah pencernaan ini setelah menderita diare, ada beberapa penyebab yang memicunya sebagai berikut.

1. Flu perut

sakit perut saat flu

Flu perut (gastroenteritis) merupakan infeksi bakteri atau virus yang menyerang lapisan usus sehingga menyebabkan peradangan. 

Diare jadi salah satu gejala flu perut yang paling sering muncul. Kondisi ini terjadi ketika perut membengkak dan tidak bisa menyerap air. Cairan yang berlebihan inilah yang kemudian menyebabkan diare. 

Namun, flu perut juga bisa menyebabkan sembelit karena adanya peradangan pada otot. Kondisi ini kemudian membuat otot kehilangan sebagian kekuatan dan elastisitasnya.

Ketika hal ini terjadi, limbah kembali ke usus yang membuatnya menumpuk. Akibatnya, sembelit akan muncul setelah diare akibat flu perut.

Tak perlu khawatir, kondisi ini biasanya akan sembuh begitu infeksi diobati dan peradangan sudah benar-benar membaik.

2.Irritable Bowel Syndrome (IBS)

penyebab IBS

Salah satu penyebab mengapa Anda mengalami sembelit setelah diare yaitu irritable bowel syndrome (IBS)Ini merupakan kondisi ketika terdapat kerusakan pada cara kerja usus yang menyebabkan rasa sakit pada perut berulang kali. 

Orang yang mengalami IBS mungkin akan merasakan kontraksi otot perut seakan ingin buang air besar. Selain itu, gangguan ini juga dapat terjadi ketika Anda makan makanan tertentu, seperti sayur atau minuman berkafein.

Masalah pencernaan ini terbagi dalam tiga jenis, yaitu:

  • IBS-D (diare),
  • IBS-C (sembelit), dan
  • IBS-M (campuran, yaitu diare dan sembelit terjadi bergantian).

Sembelit setelah diare yang diakibatkan oleh irritable bowel syndrome termasuk dalam kategori IBS-M.

Ada beberapa faktor yang umumnya membuat IBS-M terjadi, yaitu:

  • faktor genetik atau keturunan,
  • infeksi dan peradangan,
  • pola makan yang berubah,
  • bakteri usus, serta
  • faktor psikologis, seperti stres.

Bahkan, menurut sebuah penelitian dari jurnal Neurogastroenterotol Motil, para penderita IBS-M mengalami sembelit setelah mengonsumsi obat antidiare. Oleh karena itu, kondisi ini dapat terjadi karena efek samping yang ditimbulkan obat diare

 3. Radang usus

gejala radang usus ciri-ciri radang usus

Tidak hanya IBS, beberapa orang yang menderita inflammatory bowel disease (IBD) juga mengalami gejala berupa sembelit dan diare secara bergantian. Semua jenis radang usus akan memengaruhi cara kerja saluran pencernaan dengan berbeda.

Misalnya, penyakit Crohn dapat terjadi pada saluran pencernaan mana pun. Akan tetapi yang paling sering terjadi yaitu di ujung usus kecil yang nantinya akan berganti menjadi usus besar.

Penyebab radang usus memang belum diketahui dengan pasti. Akan tetapi, sebagian besar kondisi ini dipengaruhi oleh kerusakan dan penurunan sistem kekebalan tubuh. 

Menurut sebuah penelitian dalam jurnal Current Gastroenterology Reports, orang yang mengalami radang usus tidak memiliki kemampuan maksimal untuk memindahkan natrium dan cairan.

Selama proses pencernaan berlangsung, usus juga tidak menyerap asam empedu yang diproduksi oleh hati, sehingga diare pun bisa terjadi. 

Bagi orang yang menderita radang usus karena gangguan autoimun, sembelit setelah diare kerap terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan usus Anda. 

Saluran pencernaan menjadi meradang dan perubahan gerakan otot pun terjadi yang akhirnya menyebabkan perpindahan BAB melalui usus besar semakin lambat. Akibatnya, BAB Anda menumpuk dan sulit dikeluarkan.

4. Efek samping dari obat antidiare

obat gatal alergi

Sembelit merupakan salah satu efek samping yang ditimbulkan dari obat anti-diare.

Pada obat anti-diare, terdapat senyawa yang bersifat antimotilitas yakni mengurangi gerakan peristaltik dan sekresi usus. Akan tetapi, sifat tersebut ternyata bisa menyebabkan sembelit setelah Anda sembuh dari diare.

Salah satu jenis obat yang terbukti kuat sifat antimotilitasnya yaitu loperamide. Sayangnya, efek samping obat yang satu ini berupa sembelit dan sakit kepala.

Maka itu, sangat diharapkan agar Anda mengikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan obat atau sesuai dengan anjuran dokter.

Sembelit setelah diare termasuk kondisi yang cukup normal terjadi, terutama ketika Anda tidak memperhatikan asupan makanan, seperti kurang mengonsumsi makanan berseratJika kondisinya tak juga membaik, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

10 Penyebab Diare yang Tak Boleh Disepelekan

Penyebab diare (mencret) sangat beragam, dari mulai kondisi yang sifatnya sementara hingga tanda kondisi kesehatan kronis.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Diare, Kesehatan Pencernaan 3 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 1 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

12 Keluhan yang Paling Sering Dialami Oleh Ibu Hamil

Dari mulai morning sickness hingga keputihan, simak masalah lainnya yang paling sering dialami oleh ibu hamil muda di sini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 1 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Pilihan Susu Formula agar Bayi Tidak Sembelit

Susu formula ternyata bisa membuat bayi sembelit. Lantas, seperti apa susu formula untuk bayi yang tidak bikin sembelit? Lihat beberapa pilihannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 29 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati-diare-pada-bayi

8 Ciri dan Tanda Bayi Diare yang Harus Orangtua Waspadai

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
kanker penyebab BAB berdarah

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat sembelit pencahar untuk ibu hamil

Pilihan Obat Sembelit yang Aman Diminum Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
ilustrasi masalah dan penyakit diare atau mencret

Diare

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit