home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Berapa Kali Buang Air Besar Dalam Seminggu yang Masih Dianggap Normal?

Berapa Kali Buang Air Besar Dalam Seminggu yang Masih Dianggap Normal?

Biasanya berapa kali Anda buang air besar? Jawabannya mungkin berbeda-beda antar orang. Ada yang sekali sehari, dua hari sekali, bahkan sampai seminggu sekali. Banyak dari Anda mungkin beranggapan bahwa frekuensi buang air besar sekali sehari adalah yang normal atau artinya mempunyai sistem pencernaan yang sehat. Tapi, apakah benar begitu?

Berapa kali buang air besar seharusnya?

Buang air besar merupakan cara tubuh untuk membuang zat-zat sisa yang tidak dibutuhkan lagi atau racun dalam tubuh. Dalam feses, terkandung 75% air, bakteri yang sudah mati, bakteri hidup, protein, serat, dan zat sisa dari hati dan usus. Rata-rata, orang mengeluarkan feses sebanyak 28 gram setiap 5 kg berat badan.

Faktanya, seberapa sering Anda buang air besar setiap hari pasti akan berbeda pada setiap individu. Walau begitu, terdapat frekuensi buang air besar yang normal, yaitu antara tiga kali per hari atau tiga kali per minggu (asal feses tidak terlalu keras atau terlalu encer).

Jadi, Anda tidak perlu khawatir jika Anda mempunyai kebiasaan buang air besar yang lebih jarang dibandingkan teman Anda. Memang, ada orang yang selalu buang air besar setiap pagi sekali sehari, dan ada juga orang yang tidak menentu buang air besarnya tiga kali per minggu.

Apa yang memengaruhi perbedaan frekuensi buang air besar pada tiap orang?

Frekuensi Anda buang air besar salah satunya dipengaruhi oleh kebiasaan makan Anda. Dan, tentunya kebiasaan makan setiap orang pasti berbeda. Orang yang terbiasa mengonsumsi makanan berserat tentu mempunyai pergerakan usus yang lebih baik sehingga buang air besarnya akan lebih lancar setiap hari.

Selain itu, seberapa sering tubuh Anda bergerak juga dapat memengaruhi seberapa sering Anda buang air besar. Olahraga teratur dapat meningkatkan pergerakan otot dalam usus Anda, sehingga ini akan memperlancar buang air besar Anda.

Stres juga ternyata dapat memengaruhi frekuensi buang air besar, loh. Mengapa? Hal ini karena otak dan usus Anda terhubung oleh saraf dan neurotransmiter. Saat Anda cemas, tubuh akan lebih banyak mengirimkan darah ke organ vital, seperti jantung dan paru-paru, sehingga sistem pencernaan Anda akan terganggu. Kemudian, dapat menyebabkan frekuensi buang air besar Anda lebih jarang atau malah lebih sering.

Hati-hati, jika buang air besar Anda lebih sering atau lebih jarang dari biasanya

Coba kenali seberapa sering Anda biasanya buang air besar. Anda perlu khawatir jika frekuensi buang air besar Anda tiba-tiba berubah dari biasanya. Misalnya, jika biasanya Anda buang air besar dua hari sekali, sekarang Anda buang air besar bisa seminggu sekali. Hal ini bisa menandakan ada yang salah atau ada sesuatu yang terjadi dalam tubuh Anda.

Penyebab yang paling sering dari perubahan frekuensi buang air besar adalah karena Anda mengubah kebiasaan makan Anda. Hal yang baik jika frekuensi buang air besar Anda lebih sering menjadi sekali sehari setelah Anda lebih banyak mengonsumsi makanan berserat. Namun, akan menjadi masalah jika frekuensi buang air besar Anda lebih jarang atau Anda mengalami sembelit karena kurang makan sayur dan kurang olahraga.

Buang air besar yang lebih jarang juga bisa menjadi tanda dari masalah yang lebih serius, seperti irritable bowel syndrome atau kanker kolorektal. Depresi juga bisa menyebabkan Anda mengalami sembelit. Jika buang air besar Anda lebih jarang dari biasanya dan Anda merasa sakit saat buang air besar yang sudah berlangsung lama, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter.

Hal lain yang dapat memengaruhi kebiasaan buang air besar Anda adalah menstruasi. Saat Anda akan menstruasi, Anda mungkin akan lebih sering buang air besar. Hal ini karena hormon prostaglandin yang dilepaskan tubuh saat menstruasi juga merangsang usus, selain merangsang rahim untuk mengeluarkan sel telur yang sudah mati.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Medical Daily. (2015). How Often Should You Poop?. [online] Available at: http://www.medicaldaily.com/g00/how-often-should-you-poop-when-it-comes-weekly-bowel-movements-its-more-range-magic-339368?i10c.referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.co.id%2F [Accessed 18 Jul. 2017].

Women’s Health. (2017). ‘How Often Should I Really Be Pooping?’. [online] Available at: http://www.womenshealthmag.com/health/how-often-to-poop [Accessed 18 Jul. 2017].

McMullen, L. (2014). How Often Should I Poop, and Other Toilet Topics. [online] Available at: http://health.usnews.com/health-news/health-wellness/slideshows/how-often-should-i-poop-and-other-toilet-topics?slide=3 [Accessed 18 Jul. 2017].

How Often Does The Average Person Poop? [online] Available at: http://www.umass.edu/mycenter/documents/bb/poop.pdf [Accessed 18 Jul. 2017].

Foto Penulis
Ditulis oleh Arinda Veratamala pada 27/07/2017
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x