Tips Hidup Sehat Meski Tanpa Kantung Empedu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 9 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kantung empedu yang diangkat setelah prosedur kolesistektomi mungkin dapat menyebabkan perubahan pada beberapa fungsi tubuh. Namun, Anda tidak perlu risau karena Anda masih bisa hidup tanpa kantung empedu dengan sehat dan nyaman. Berikut ulasan beserta tipsnya.

Apa yang terjadi setelah kantung empedu diangkat?

Operasi kolesistektomi umumnya merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengatasi kantung empedu yang bermasalah, seperti munculnya batu empedu.

Setelah operasi pengangkatan kantung empedu, tubuh tidak lagi memiliki wadah untuk menyimpan cairan empedu.

Cairan empedu adalah zat yang diproduksi oleh hati dan disimpan di kantung empedu. Fungsi cairan ini adalah untuk membantu tubuh mencerna makanan berlemak.

Ketika Anda sedang tidak makan, cairan ini akan terus tersimpan di kantung empedu. Kemudian, saat Anda makan, kantung empedu akan melepaskan cairan empedu ke usus halus, sehingga makanan berlemak akan terurai oleh cairan ini.

Namun, jika Anda hidup tanpa kantung empedu setelah operasi pengangkatan, tidak ada lagi wadah yang dapat menyimpan cairan tersebut. Itu artinya, cairan empedu dari hati akan mengalir langsung menuju usus.

Kondisi ini mengakibatkan tubuh tidak dapat mencerna lemak dengan baik. Untungnya, hal tersebut hanya berlangsung untuk sementara.

Dilansir dari Everyday Health, pada beberapa minggu pertama setelah operasi, biasanya dokter akan menyarankan pasien untuk mengonsumsi makanan rendah lemak. Tujuannya adalah supaya tubuh dapat beradaptasi untuk hidup tanpa kantung empedu.

Beberapa pasien yang menjalani operasi kolesistektomi biasanya akan merasakan gejala-gejala seperti sakit perut, sering buang air besar, dan diare setelah operasi.

Gejala tersebut biasanya akan hilang seiring dengan berjalannya waktu, asalkan pasien tetap minum obat-obatan yang diresepkan serta melakukan beberapa perubahan gaya hidup.

Tips hidup tanpa kantung empedu dengan sehat

Perubahan pada fungsi tubuh dan rasa tidak nyaman akan muncul setelah kantung empedu Anda diangkat. Untuk mengatasi gejala-gejala tersebut, Anda dapat melakukan beberapa tips di bawah ini:

1. Pilih makanan rendah lemak dengan porsi sedikit

Perhatikan kadar lemak yang terkandung dalam makanan Anda. Pastikan kalori lemak tidak melebihi 30 persen dari asupan harian Anda. Artinya, Anda tidak boleh makan lebih dari 60 gram lemak apabila asupan harian Anda sebesar 1.800 kalori.

Saat memilih makanan, Anda dapat membaca tabel nutrisi yang tertera di kemasan produk. Pilihlah produk yang tidak mengandung lebih dari 3 gram lemak per sajian.

Anda juga sebaiknya mengganti pola makan Anda. Hindari makan dengan porsi terlalu banyak. Lebih baik, Anda makan lebih sering namun dengan porsi yang sedikit.

2. Pilih makanan bertekstur lembut

Beberapa hari pertama setelah operasi, Anda sebaiknya menghindari makanan bertekstur keras dan padat.

Pilihlah makanan dengan bentuk yang lebih lembut, cair, atau lunak. Anda bisa mencoba sup, bubur, atau agar-agar.

Setelah itu, Anda bisa mengembalikan lagi makanan padat secara bertahap ke dalam menu sehari-hari.

3. Hindari makanan tinggi lemak

Hidup tanpa kantung empedu berarti Anda harus menjauhi makanan dengan kadar lemak yang tinggi atau terlalu pedas. Bila salah memilih makanan pascaoperasi, gejala-gejala seperti nyeri, kembung, dan diare berpotensi muncul.

Beberapa jenis makanan yang sebaiknya Anda hindari adalah kentang goreng, keripik, sosis, daging giling, keju, pizza, cokelat, makanan berminyak, dan makanan pedas.

4. Perbanyak makan makanan berserat

Untuk makanan bertekstur yang mengandung serat tinggi, Anda bisa mulai mengonsumsinya secara bertahap agar terhindar dari rasa sakit dan diare.

Makanan berserat tinggi yang dapat Anda pilih adalah roti gandum utuh, kacang-kacangan, brokoli, kembang kol, selada, dan sereal.

5. Buat catatan harian

Penting bagi Anda untuk membuat catatan harian berisi menu makanan Anda setelah operasi. Anda dapat memantau apa saja menu makanan sehari-hari beserta efeknya pada tubuh setelah Anda santap.

Dengan begitu, Anda dapat makan dengan nyaman dan sehat walaupun harus hidup tanpa kantung empedu.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Cacingan, toksoplasmosis, dan malaria adalah contoh penyakit infeksi parasit yang cukup umum di Indonesia. Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ketika demam menyerang, Anda pasti tidak enak badan. Mau istirahat atau makan jadi susah. Tenang saja, ini enam solusi yang tepat supaya Anda lebih nyaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gatal setelah mandi

Gatal Setelah Mandi? Beberapa Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit kaki pada lansia

7 Masalah Pada Kaki yang Umum Terjadi Seiring Bertambahnya Usia

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
berhenti makan junk food

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit