home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Pilihan Obat dan Perawatan Medis untuk Wasir Berdarah

Pilihan Obat dan Perawatan Medis untuk Wasir Berdarah

Wasir dan ambeien menandakan adanya pembengkakan (benolan) pada pembuluh darah sekitar anus. Benjolan tersebut dapat pecah sewaktu-waktu dan menimbulkan wasir berdarah. Jika sudah seperti ini, obat mana yang paling cocok untuk mengatasi wasir berdarah? Lantas, adakah cara lain mengobati ambeien berdarah bila minum obat tidak cukup efektif? Yuk, cari tahu jawabannya berikut ini.

Obat untuk mengatasi wasir berdarah

Duduk terlalu lama, kurang makan makanan berserat, dan terus mengejan saat BAB merupakan penyebab ambeien paling umum. Semua hal tersebut memberi tekanan pada pembuluh darah di anus, menghambat aliran darah, dan akhirnya menyebabkan wasir.

Bila Anda punya ambeien dan terus memberi tekanan pada bokong, alhasil wasir bisa pecah. Untungnya, ada beberapa obat yang bisa Anda gunakan untuk membantu meredakan gejala wasir berdarah, seperti:

1. Obat pereda nyeri

Wasir yang pecah tentunya akan menimbulkan rasa nyeri parah. Langkah tepat untuk mengurangi rasa nyeri akibat wasir berdarah ini adalah minum obat pereda nyeri. Obat wasir ini bisa Anda dapatkan dengan mudah di apotek atau toko obat, baik itu tanpa atau dengan resep dokter.

Berbagai pilihan obat penghilang nyeri yang biasanya direkomendasikan adalah acetaminophen, ibuprofen, atau aspirin. Gunakan obat ini ketika rasa nyeri mulai muncul. Jika gejala sudah membaik, sebaiknya hentikan pemakaian obat.

2. Obat pencahar mengandung polyethylene glycol

Masih saja sembelit membuat gejala wasir berdarah akan semakin memburuk. Pasalnya, feses yang besar dan padat akan menyebabkan gesekan pada bagian wasir yang pecah. Nah, agar tidak sembelit saat mengalami wasir berdarah, Anda bisa minum obat pencahar.

Di antara banyak jenis obat pencahar, Anda bisa memilih obat yang mengandung polietilen glikol. Polietilen glikol bersifat osmotik, yang artinya dapat menarik air lebih banyak sehingga feses jadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.

3. Suplemen serat

Sebenarnya, suplemen bukan obat yang secara langsung dapat mengobati wasir berdarah. Hanya saja, suplemen serat dapat menambah asupan serat di dalam tubuh sehingga menghindari Anda dari sembelit (susah BAB). Bila Anda BAB lancar, risiko kekambuhan dan keparahan wasir akan berkurang.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa serat bisa didapat dengan mudah lewat makanan. Jadi, konsultasikan lebih dahulu pada dokter, Anda membutuhkan suplemen ini atau tidak.

4. Krim hidrocortisone

Wasir menyebabkan gejala gatal pada anus. Jika Anda menggaru area wasir yang pecah, luka akan jadi bertambah buruk. Apalagi jika saat itu tangan Anda tidak bersih, infeksi bisa terjadi.

Tenang, Anda bisa meredakan rasa gatal akibat wasir berdarah dengan obat krim yang mengandung hidrokortison. Selain mengurangi rasa gatal, obat ini juga mengaktifkan zat alami di kulit sehingga dapat menghilangkan kemerahan dan pembengkakan.

Obat wasir berdarah ini hanya boleh digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun. Dosis pemakaian obat tidak lebih dari 4 kali per hari.

Perlu diingatkan bahwa obat ini hanya untuk pemakaian kulit luar. Itu artinya, Anda tidak boleh memasukkan obat ke dalam lubang anus dengan jari. Bila dalam 7 hari kondisi tidak juga membaik, konsultasi ke dokter.

5. Antibiotik

Wasir yang pecah bisa menyebabkan adanya luka terbuka. Nah, luka ini bisa mengundang bakteri melakukan infeksi. Adanya infeksi, biasanya akan menimbulkan demam, kemerahan pada anus, dan rasa nyeri yang lebih parah dari biasanya.

Jika wasir berdarah sudah menimbulkan infeksi, antibiotik merupakan obat tepat untuk mencegah keparahannya. Salah satu antibiotik yang biasanya digunakan adalah doxycycline. Tidak seperti obat lainnya, obat untuk wasir berdarah ini hanya bisa Anda gunakan atas resep dari dokter.

Pasalnya, penggunaan antibiotik secara tidak tepat bisa menyebabkan resistensi antibiotik. Itu artinya, bakteri di dalam tubuh akan kebal terhadap antibiotik tersebut, menyebabkan pengobatan jadi tidak efektif.

Lakukan hal ini agar obat wasir berdarah bekerja efektif

Sumber: Health Ambition

Selain mengandalkan obat wasir berdarah, Anda juga menerapkan perawatan alami. Ini akan membantu Anda untuk meredakan gejala. Ada dua perawatan alami yang dapat meringankan gejala wasir, di antaranya:

1. Sitz bath

Sitz bath dilakukan dengan merendam area kelamin dan bokong ke dalam air hangat. Cara ini dilakukan untuk mengobati nyeri wasir berdarah yang meradang. Lakukan cara ini sebanyak tiga kali sehari masing-masing selama 10 hingga 15 menit.

2. Kompres dingin

Untuk meringankan rasa nyeri akibat ambeien yang pecah dan berdarah, cobalah untuk mengompresnya dengan air dingin. Anda juga bisa membungkus beberapa buah es batu dengan handuk dan duduk di atasnya.

Cara mengobati ambeien berdarah ini bermanfaat untuk mengurangi peradangan dan menenangkan area yang mengalami luka. Anda bisa berdiam diri dan duduk di atas es batu yang dibungkus handuk selama kurang lebih 20 menit.

Cara mengobati ambeien berdarah selain minum obat

Ambeien yang pecah biasanya disebabkan karena adanya iritasi atau kerusakan di dindingnya. Selain minum obat wasir berdarah yang sudah disebutkan, dokter akan mengajukan beberapa perawatan medis yang lebih efektif.

Prosedur medis yang direkomendasikan sebagai cara mengobati ambeien berdarah, meliputi:

1. Metode rubber band ligation

Cara ini dilakukan dengan mengikat pangkal wasir yang tumbuh di dalam lapisan rektum menggunakan karet gelang kecil. Teknik ini bertujuan untuk membatasi aliran darah ke bagian tersebut hingga jaringan wasir akan mati, mengerut, dan terlepas dengan sendirinya.

2. Skleroterapi

Skleroterapi adalah pengobatan yang dilakukan dengan menyuntikkan larutan obat ke dalam jaringan ambeien. Cara mengobati ambeien berdarah ini dilakukan untuk mengecilkan ukuran wasir.

3. Koagulasi

Teknik koagulasi dilakukan dengan menggunakan sinar laser atau inframerah. Metode ini bertujuan untuk membuat wasir yang tumbuh di dalam lapisan rektum mengecil, kering, hingga akhirnya terlepas.

4. Hemoroidektomi

Operasi pengangkatan wasir (hemoroidektomi) dilakukan untuk mengangkat jaringan berlebih yang menyebabkan perdarahan.

Menurut situs Mayo Clinic, prosedur yang satu ini biasanya dilakukan dengan anestesi (bius) lokal yang dikombinasikan dengan obat penenang, anestesi spinal, atau anestesi umum.

Operasi merupakan cara paling efektif untuk mengobati wasir yang sudah parah dan terus kambuh. Setelah Anda menjalani operasi wasir berdarah ini, dokter biasanya akan meresepkan obat antibiotik untuk mencegah terjadinya infeksi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Roland, J. (n.d.). Infected hemorrhoid: Causes, symptoms, treatments, and more. Healthline. https://www.healthline.com/health/infected-hemorrhoid#treatments. [Accessed on April 16th, 2020] 

External hemorrhoid – StatPearls – NCBI bookshelf. (2019, December 4). National Center for Biotechnology Information. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK500009/ [Accessed on April 16th, 2020] 

Ana Gotter and Kelly Morrell. (n.d.). Bleeding hemorrhoids: Treatment for external and internal Hemorrh. Healthline. https://www.healthline.com/health/bleeding-hemorrhoid#see-a-doctor [Accessed on April 16th, 2020] 

Hemorrhoids – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2019, July 3). Mayo Clinic – Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/diagnosis-treatment/drc-20360280 [Accessed on April 16th, 2020] 

Ana Gotter and Kelly Morrell. (n.d.). Bleeding hemorrhoids: Treatment for external and internal Hemorrh. Healthline. https://www.healthline.com/health/bleeding-hemorrhoid [Accessed on April 16th, 2020] 

Hemorrhoids – Symptoms and causes. (2019, July 3). Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268 [Accessed on April 16th, 2020] 

Hydrocortisone rectal: MedlinePlus drug information. (n.d.). MedlinePlus – Health Information from the National Library of Medicine. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a617001.html [Accessed on April 16th, 2020] 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Aprinda Puji
Tanggal diperbarui 21/01/2019
x