Di Usia Berapa Anak Bisa Dibolehkan Pergi Sendirian?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/08/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kapan usia yang tepat untuk membiarkan anak pergi sendirian keluar rumah? Apakah hal ini pernah terpikirkan oleh Anda? Sebagai orang tua, rasa khawatir berlebihan terhadap keselamatan anak sangatlah wajar. Namun bukan berarti Anda membiarkan anak tidak mandiri. Anda harus tahu berapa usia anak yang tepat untuk membiarkannya mandiri untuk pergi sendiri. Terlalu dini bisa jadi sangat berbahaya.

Usia yang tepat anak pergi sendirian

Kapankah usia yang tepat untuk anak boleh berjalan kaki pulang sekolah sendiri? Atau sekadar pergi ke taman dekat rumah untuk bermain dan pulang sendiri? Atau ke minimarket terdekat? Mungkin Anda bingung kapan saat yang tepat anak Anda dapat dipercaya untuk pergi keluar rumah sendiri.

Berbeda dengan di Indonesia, negara-negara maju memiliki aturan hukum yang jelas mengenai usia yang tepat untuk meninggalkan anak tanpa pengawasan atau pergi sendirian tanpa didampingi. Tindakan kriminal seperti penculikan dan bahaya lalu lintas menjadi dua hal yang paling sering menjadi kekhawatiran orang tua untuk membiarkan anak pergi sendirian. Berikut petunjuk untuk Anda membiarkan anak pergi sendirian.

1. Umur 6-7 tahun

Usia ini dianggap sudah tepat untuk membiarkan anak pergi sendirian atau untuk mulai berjalan sendiri keluar rumah. Biarkan anak berjalan bersama teman seusianya untuk bermain di lapangan atau taman dekat rumah Anda. Pastikan letaknya dekat dengan rumah, sehingga Anda bisa dalam beberapa kali melihat anak sedang bermain. Ingatkan mereka untuk tidak pergi jauh dari taman. Usahakan Anda sudah mengajari anak untuk mengingat alamat lengkap rumahnya.

2. Umur 9-10 tahun

Pada usia ini, biarkan anak Anda untuk memperluas tempat bermainnya, tidak hanya di taman dekat rumah. Anak Anda bisa pergi ke minimarket dekat rumah untuk sekedar membeli es krim atau tempat favorit anak lainnya yang tidak jauh dari rumah. Berikan aturan kepada anak jangan pergi ke tempat yang menggunakan transportasi publik.

3. Umur 13-14 tahun

Inilah usia yang paling tepat untuk anak pergi sendirian ke tempat yang lumayan jauh seperti rumah teman atau menghadiri acara ulang tahun temannya yang letaknya tidak di luar kota dan masih bisa Anda jangkau. Bolehkan anak untuk menggunakan transportasi publik. Pastikan Anda tahu tempatnya dan jika perlu bawakan anak alat komunikasi seperti handphone untuk memudahkan Anda menghubunginya.

Aturan penting membiarkan anak pergi sendirian

  • Jangan berbicara kepada orang asing yang tidak dikenal dan jangan pergi dengan orang asing yang tidak dikenal.
  • Ajari anak untuk mengingat alamat lengkap, nama lengkap, nama orang tua lengkap, dan nomor handphone lengkap.
  • Pastikan Anda memiliki handphone dan selalu mengaktifkannya dengan nada dering.
  • Anda harus mengetahui kemana anak Anda akan pergi dan tanyakan jam pulangnya. Kenalkan anak Anda aturan tegas serta hukumannya (pastikan tidak dengan hukuman fisik) jika anak pulang terlambat atau lupa menelepon.

Yang paling penting untuk membiarkan anak pergi sendiri adalah pastikan bahwa anak telah siap dan berani pergi ke luar tanpa didampingi. Dan pastikan Anda juga siap membiarkan anak pergi sendirian.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Kemarahakn yang muncul dari anak tanpa diketahui alasannya kerap membuat Anda jengah. Begini cara menghadapi ledakan amarah anak dengan baik.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit