Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang April 5, 2020
Bagikan sekarang

Bila si kecil sudah mulai merangkak atau berjalan, Anda pasti khawatir pergerakannya akan terganggu dengan beragam perlengkapan di dalam rumah. Berbagai risiko tersebut justru bisa membahayakan si kecil, seperti kejatuhan barang, menabrak, terjatuh, atau mungkin tersetrum listrik. Lantas, bagaimana membuat rumah yang aman untuk anak bebas bergerak?

Langkah penting membuat rumah aman untuk anak

Sejalan perkembangan anak, ia selalu ingin mencari tahu apa yang dia lihat. Apalagi, ketika mulai merangkak dan berjalan, anak selalu ingin menyentuh, memegang, meraih barang yang ada di depannya. Anak pun akan mulai menjelajahi seisi rumah untuk memenuhi rasa penasarannya tersebut.

Sebelum hal ini terjadi, ada baiknya Anda menata kembali perabotan atau peratan rumah sehingga aman untuk anak bergerak nantinya. Bila perlu, lakukanlah pada saat anak Anda masih di dalam kandungan. Hal ini penting karena ketika anak lahir, Anda sebagai orangtua akan sibuk mengurus anak dibandingkan memikirkan isi rumah.

Berikut tips membuat rumah aman untuk anak agar si kecil bebas merangkak, berjalan, dan menjelajah tanpa perlu khawatir.

  • Pasang pagar di lokasi yang dianggap berisiko

Pasanglah pagar di area-area yang bisa membahayakan bagi anak, seperti tangga, perapian, dan kamar mandi. Saat memasang pagar di tangga, pastikan Anda memasangnya di area bawah dan atas tangga. Anak yang sedang belajar merangkak akan mencoba menaiki tangga, namun belum mengetahui bagaimana untuk turun.

  • Amankan barang-barang yang kecil, pecah belah, dan beracun

Pisahkan barang-barang yang kecil agar tidak dapat dijangkau dengan mudah oleh anak. Langkah ini sangat penting dalam membuat rumah Anda aman untuk anak. Hal ini mengingat anak yang bisa merangkak cenderung untuk memasukkan segala benda ke dalam mulutnya.

Hal ini pun berlaku untuk barang pecah belah dan beracun yang berbahaya bagi anak, seperti sabun, obat-obatan, alat-alat listrik, dan lainnya. Letakkan di tempat yang tertutup dan terkunci agar anak tidak mudah meraihnya sehingga ia bisa bebas bergerak.

  • Kunci ruangan yang tidak boleh dimasuki anak

Beberapa ruangan sangat berbahaya bagi anak bila dijelajahi sendirian, seperti kamar mandi yang di dalamnya ada air, sabun, kosmetik, dan lainnya, serta ruangan kerja yang di dalamnya terdapat komputer dan alat-alat tulis. Kunci ruangan tersebut agar anak tidak bebas bergerak ke dalamnya.

  • Tutup saklar atau kabel

Bila saklar di rumah Anda berada di bagian bawah tentu ini tidak aman, bagi si kecil karena ia akan dengan mudah meraihnya. Bila hal ini terjadi,tutuplah saklar tersebut agar anak tidak tersetrum.

Selain itu, untuk memastikan rumah aman untuk anak, maka bila ada kabel yang terpasang di dinding atau lantai rumah, potong kabel tersebut agar lebih pendek dan pasang penutup plastik di ujungnya. Kencangkan kabel tersebut ke dinding dengan pengikat. Akan lebih aman bila meletakkan kabel di dinding yang tidak mudah terjangkau anak. Jauhkan pula kabel tersebut dari tempat tidur anak.

  • Pasang terali besi pada jendela

Anak yang mulai berdiri dan berjalan sudah dapat menggapai jendela. Akan berbahaya bila anak Anda bisa membuka jendela sendiri atau bahkan keluar rumah lewat jendela. Untuk memastikan rumah Anda aman untuk anak, disarankan memasang pasanglah terali besi pada jendela Anda agar anak aman dan bisa bebas bergerak meski berada di dekat jendela.

  • Amankan sumber api

Api sudah tentu sangat berbahaya bagi anak Anda. Jadi, jauhkanlah anak Anda dari kompor, oven, microwave, dan barang-barang lainnya yang menghasilkan api atau panas. Bila perlu, tutup, kunci, atau putar alat tersebut agar anak tidak bisa meraihnya dan tidak bisa menekan tombolnya.

  • Waspadai sumber air

Jauhkan anak Anda dari air, terutama bila ia bergerak sendirian. Kunci pintu kamar mandi dan pintu menuju kolam renang di rumah Anda. Jangan pula Anda meninggalkan anak sendirian saat berada di bak mandi.

Selain beragam hal penting di atas untuk memastikan rumah Anda aman untuk anak bebas bergerak, pengawasan dari orangtua sangatlah penting bagi keamanan anak. Jika ingin meninggalkannya sementara untuk mengangkat telepon atau mengerjakan hal lainnya, pastikan anak Anda berada di tempat yang aman.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Perkembangan Anak Usia 9 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Perkembangan anak usia 9 tahun mencakup perkembangan fisik, kognitif, emosional, sosial, dan bahasa. Apa saja yang dialami anak pada usia ini?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Kesehatan Anak, Parenting April 26, 2020

Perkembangan Anak Usia 8 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Perkembangan yang dialami anak usia 8 tahun termasuk perkembangan fisik, kognitif, psikologi, dan bahasa. Baca informasi lengkapnya di Hello Sehat.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Kesehatan Anak, Parenting April 22, 2020

Perkembangan Anak Usia 7 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Pada usia 7 tahun, anak mengalami berbagai tahapan perkembangan, mulai dari perkembangan fisik, kognitif, psikologi, dan bahasa. Apa saja yang dialami anak?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Kesehatan Anak, Parenting April 21, 2020

Perkembangan Anak Usia 6 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Pada usia 6 tahun, anak masih mengalami berbagai perkembangan. Apa saja perkembangannya? Sudahkah sesuai dengan si kecil?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Kesehatan Anak, Parenting April 20, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

Tahap-tahap Perkembangan Anak Usia 6-12 Tahun

Tahap-tahap Perkembangan Anak Usia 6-12 Tahun

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang Mei 14, 2020
Perkembangan Anak Usia 12 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Perkembangan Anak Usia 12 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang Mei 1, 2020
Perkembangan Anak Usia 11 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Perkembangan Anak Usia 11 Tahun, Apakah Sudah Sesuai?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang April 30, 2020
Cara Mengajari Anak Menulis dengan Baik dan Rapi

Cara Mengajari Anak Menulis dengan Baik dan Rapi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal tayang April 27, 2020