Tips Berkomunikasi Dengan Anak yang Berusia 6-12 Tahun

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29/11/2019
Bagikan sekarang

Ketika anak mulai memasuki bangku sekolah, mereka akan mulai mandiri, menghabiskan waktu mereka di luar rumah, di sekolah, dan bersama temannya. Tapi berbicara dengan anak Anda masih sangat penting untuk mempererat hubungan, berbagi ide, opini, dan informasi.

Berkomunikasi dengan anak Anda

Berikut beberapa ide untuk membantu komunikasi:

  • Sempatkan diri Anda untuk mendengar aktivitas harian anak; pastikan anak Anda tahu bahwa Anda tertarik dan mendengarkan dengan saksama.
  • Ingatlah untuk berbicara dengan anak, bukan berbicara kepada anak.
  • Tanyakan pertanyaan yang jawabannya lebih dari “iya” atau “tidak” untuk memperdalam komunikasi.
  • Gunakan waktu saat berpergian dengan mobil atau mengantre untuk berbicara dengan anak Anda.
  • Sempatkan untuk menghadiri kegiatan sekolah anak, bermain games, dan berbicara tentang kegiatan terkini.
  • Dukung anak untuk membaca buku dan cerita yang sedikit lebih tinggi dari level yang seharusnya ia baca.

Kosakata dan pola komunikasi

Saat anak berada di sekolah, cara anak memahami dan menggunakan bahasa akan menjadi lebih cermat. Biasanya, anak akan mengerti lebih banyak kosakata dan konsep dari yang dapat ia ekspresikan. Anak Anda seharusnya dapat mengerti paragraf naratif dan membagi ide dan opini dengan pengucapan yang jelas.

Jika Anda merasa ada masalah

Anda sebaiknya melanjutkan komunikasi dengan guru anak Anda tentang perkembangan bahasa anak. Anak yang memiliki masalah pemahaman dan penggunaan bahasa berisiko tinggi mengalami kesulitan dalam pemahaman akademik lainnya.

Anak yang memiliki masalah komunikasi spesifik, seperti gagap, sebaiknya mengunjungi sekolah patologi bahasa (ahli yang mengevaluasi dan mengobati kesulitan anak dalam berbicara). Tetaplah berkomunikasi dengan terapis Anda tentang tujuan terapi, aktivitas bahasa yang sebaiknya dilakukan di rumah, dan perkembangan anak.

Jika guru anak Anda mencurigai terdapat ketidakmampuan anak dalam mempelajari bahasa, sebaiknya Anda melakukan pengujian pemahaman bahasa. Hal ini dapat termasuk ujian mendengar, penilaian psikoedukasional (ujian standard untuk mengevaluasi cara belajar anak dalam proses kognitif), dan evaluasi berbicara.

Masalah komunikasi yang umum

Masalah komunikasi yang biasa terjadi pada anak usia ini termasuk:

  • Masalah pendengaran
  • Masalah memperhatikan atau mengikuti arahan dalam kelas
  • Kesulitan menguasai informasi
  • Kurangnya pemahaman kosakata
  • Sulitnya memahami tatabahasa dan sintaksis
  • Sulitnya mengatur pengungkapan bahasa atau wacana narasi
  • Sulit dalam bidang akademik, membaca, dan menulis
  • Ucapan tidak jelas
  • Gagap atau pelat
  • Ketidaknormalan kualitas suara, seperti serak (mungkin membutuhkan pemeriksaan medis dengan menggunakan otolaryngologist – spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan)

Ahli medis, seperti patologi bicara, terapis, dan dokter Anda dapat menolong anak Anda terlepas dari masalah komunikasi ini.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Jenis Gangguan Makan yang Umum Dialami Ibu Hamil

    Gangguan makan yang dialami oleh ibu hamil tentu akan memberikan dampak yang berbahaya bagi keselamatan dan perkembangan janin.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kulit Wajah Terlihat Kusam Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

    Alih-alih mendapatkan pregnancy glow, sebagian orang malah merasa kulit wajah jadi lebih kusam saat hamil. Apa penyebabnya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Kapan Waktu Terbaik untuk Kontrol Kandungan Selama Pandemi COVID-19?

    Pemeriksaan kehamilan amatlah penting. Di sisi lain, pemeriksaan kehamilan selama pandemi COVID-19 membuat ibu rentan tertular. Apa yang harus ibu lakukan?

    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 29/04/2020

    6 Makanan Bergizi untuk Memperkuat Kandungan

    Selain sehat untuk ibu, berbagai makanan ini juga dapat memperkuat janin dalam kandungan agar masa kehamilan tetap lancar.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengajak orang tua pindah

    Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
    hamil setelah keguguran

    Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 18/05/2020
    menu puasa untuk ibu hamil

    Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
    puasa bagi ibu hamil

    4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020