5 Persiapan Sebelum Terbang Bersama Bayi

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Memiliki bayi tentu memberikan tantangan baru untuk Anda sebagai orangtua. Apalagi, jika Anda terpaksa harus pergi ke luar kota atau luar negeri dan tidak bisa meninggalkan bayi Anda begitu saja. Tentu Anda harus mengajaknya pergi. Tapi, bagaimana jika Anda harus pergi naik pesawat dengan bayi Anda? Tenang, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai persiapan terbang bersama bayi yang bisa Anda lakukan, seperti berikut ini.

5 persiapan terbang bersama bayi

Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan sebagai persiapan terbang bersama bayi, seperti berikut ini.

1. Beli tiket untuk bayi Anda

Naik pesawat bersama bayi tentu berbeda dengan naik pesawat bersama anak. Jika memungkinkan dan maskapai yang Anda pilih memperbolehkan Anda untuk membeli tiket untuk bayi Anda, akan lebih baik jika Anda membelikan bayi Anda tiket sendiri. Pasalnya, jika Anda hendak melakukan perjalanan jauh, Anda sendiri mungkin akan kelelahan jika harus memangku bayi selama berjam-jam di dalam pesawat.

Selain itu, salah satu persiapan terbang bersama bayi adalah membawa car seat. Anda memang biasanya menggunakan car seat di dalam mobil. Namun, Anda sebenarnya juga bisa menggunakannya di dalam pesawat.

Selain lebih aman, Anda juga tetap bisa mengawasi bayi Anda tanpa harus merasa kelelahan. Oleh karena itu, akan lebih baik jika saat membeli car seat untuk bayi Anda, pilih yang juga bisa digunakan di dalam pesawat.

Tentunya, Anda harus memastikan terlebih dahulu apakah maskapai yang hendak Anda pilih memperbolehkan Anda membawa car seat. Pasalnya, tidak semua maskapai memperbolehkan atau bisa memfasilitasi Anda dengan car seat.

2. Hindarkan bayi Anda dari rasa bosan saat menunggu

Mungkin, Anda sudah terbiasa menunggu waktu boarding dengan melakukan berbagai kegiatan yang menyenangkan. Namun, kini Anda sudah tidak sendiri lagi. Bayi Anda juga bisa merasa bosan jika harus duduk diam dan menunggu.

Maka dari itu, cobalah untuk memikirkan alternatif kegiatan yang bisa Anda lakukan sebagai persiapan terbang bersama bayi. Misalnya, ajak bayi Anda berkeliling bandara dan melihat hal-hal yang belum pernah dilihat sebelumnya. Biasanya, bayi Anda akan tertarik dengan hal-hal baru sehingga ia akan sedikit teralihkan perhatiannya.

Masalahnya, jika Anda tidak berusaha mengalihkan perhatian bayi, ia akan lebih cepat merasa bosan. Saat bosan, bayi akan merengek dan menangis dan Anda akan lebih merasa kesulitan membawanya ikut terbang bersama Anda.

3. Persiapkan makanan untuk bayi Anda

Jika bayi Anda masih belum boleh makan makanan pendamping Air Susu Ibu (MPASI), maka salah satu persiapan terbang bersama bayi adalah mempersiapkan persediaan susu. Apabila Anda bisa menyusui, maka menyusui secara langsung adalah alternatif terbaik.

Namun, jika Anda ingin membawa persediaan ASI yang sudah diperas, lebih baik bawa ke dalam plastik khusus ASI yang bisa dibuang jika sudah selesai digunakan. Lalu, simpan plastik-plastik berisi ASI di dalam cooler bag agar tahan lebih lama. Hanya saja, Anda juga perlu mempertimbangkan berapa banyak volume cairan yang bisa Anda bawa ke kabin.

Selain itu, Anda perlu memberi tahu kepada para petugas bandara atau pramugari bahwa Anda harus membawa cooler bag untuk menyimpan persediaan ASI. Pasalnya, cooler bag untuk ASI tidak dihitung sebagai bagasi kabin.

Biasanya, jika Anda terbang membawa ASI yang sudah beku, ASI tersebut tidak akan diperiksa. Namun, sebagai persiapan terbang bersama bayi, Anda tetap harus memberi tahu petugas bahwa cairan yang Anda bawa adalah ASI. Jika ASI tidak dalam keadaan beku, ASI berpotensi untuk diperiksa oleh petugas.

Jangan lupa bawa satu botol bayi untuk membantunya minum ASI tersebut. Namun, jika Anda ragu dengan membawa ASI yang telah Anda peras sendiri, Anda juga bisa membawa susu formula dalam bentuk bubuk. Jadi, Anda bisa membuatnya saat sudah berada di atas pesawat.

Hanya saja, Anda mungkin harus meminta pramugari menyediakan air panas agar Anda bisa mencampurkannya dengan bubuk susu dan diminum oleh bayi Anda.

4. Atasi tekanan pada telinga bayi

Salah satu persiapan terbang bersama bayi adalah membantu bayi Anda mengatasi tekanan pada telinganya. Umumnya, saat terbang dan hendak mendarat adalah saat-saat tekanan pada telinga menjadi sangat tinggi. Tentu bayi Anda tidak bisa mengatasinya sendiri karena masih belum tahu apa yang harus dilakukan.

Maka dari itu, Anda harus bisa menyiasatinya. Salah satu hal yang bisa Anda lakukan adalah memberi makan bayi saat take off atau landing. Hal ini disebabkan, saat bayi minum ASI, susu, atau makanan, bayi akan mengunyah. Aktivitas itu akan sangat membantunya mengurangi tekanan pada telinga pada saat terbang dan mendarat.

Anda juga bisa membawa pacifier atau empeng yang akan membuat bayi terus mengunyah. Jadi, setidaknya apabila bayi Anda sudah kenyang dan tidak mau makan lagi saat itu, Anda bisa memberinya empeng sebagai alternatif agar ia tidak perlu merasa sakit karena tekanan pada telinganya.

5. Tetap ikuti jadwal bayi

Meskipun sedang bepergian, salah satu persiapan yang harus Anda lakukan saat hendak terbang bersama bayi adalah tetap mengikuti jadwal bayi Anda. Misalnya, saat waktunya bayi Anda untuk tidur, jangan membuatnya harus terbangun. Bawa gendongan, atau tempat yang nyaman agar bayi tetap tidur dengan nyenyak.

Pasalnya, saat sudah merasa mengantuk namun belum bisa tidur, bayi menjadi lebih cepat ngambek. Tentu hal ini tidak baik untuk Anda karena saat merajuk, bayi akan menangis terus-menerus hingga ia benar-benar bisa tidur. Oleh karenanya, jika Anda ingin melakukan persiapan yang baik saat terbang bersama bayi, pastikan Anda mengikuti jadwal makan dan tidurnya.

Share now :

Direview tanggal: Februari 6, 2020 | Terakhir Diedit: Februari 6, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca