Jadi Working Mom? Jangan Takut, Ini 6 Pengaruh Positifnya Bagi Si Kecil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22/12/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berperan ganda sebagai seorang ibu dan wanita karir memang tidaklah mudah. Tidak jarang ini membuat banyak ibu merasa bersalah karena harus meninggalkan anak-anak di rumah demi karirnya. Meski begitu, hasil dari berbagai penelitian menyebutkan bahwa ibu yang bekerja ternyata memberikan manfaat positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anaknya kelak loh. 

Berbagai manfaat positif bagi anak dari ibu yang bekerja

1. Memberikan teladan yang baik

Presepsi negatif tentang ibu yang bekerja berhasil dipatahkan dalam sebuah studi yang dilakukan oleh para periset dari Harvard Business School. Penelitian yang melibatkan lebih dari 13 ribu wanita dan 18 ribu pria dari 24 negara maju di dunia ini menunjukkan bahwa anak perempuan yang ibunya bekerja di luar rumah, akan tumbuh besar dan memiliki karir yang lebih baik dan cenderung memegang posisi yang lebih tinggi di tempatnya bekerja. Selain itu, anak yang tumbuh dengan ibu wanita karir memiliki gaji yang lebih tinggi dibandingkan anak yang diasuh penuh oleh ibu rumah tangga.

Sedangkan bagi anak laki-laki, ibu yang bekerja membuat anak lebih mungkin berkontribusi terhadap pekerjaan rumah tangga dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk memperhatikan anggota keluarga. 

2. Tidak memengaruhi masalah perilaku

Ketika seorang ibu mengurangi waktunya di rumah untuk bekerja di kantor, tidak sedikit yang khawatir jika anak akan kehilangan perhatian dari orangtuanya dan berubah menjadi anak yang nakal.

Namun, studi membuktikan bahwa perkembangan anak lebih dipengaruhi oleh kesehatan emosional keluarga dan cara mendidik anak yang tepat. Pasalnya, anak yang menerima kasih sayang dan perhatian yang cukup dari keluarga akan terlepas dari berbagai masalah, sekalipun sang ibu harus bekerja di luar rumah.

3. Menjadikan anak lebih mandiri

Tidak dipungkiri bahwa tuntutan pekerjaan membuat ibu memiliki lebih sedikit waktu di rumah bersama anak. Akibatnya, anak-anak jadi terbiasa melakukan semua hal sendiri. Meski begitu, hal ini secara tidak langsung melatih anak Anda jadi lebih mandiri. Terlebih apabila saat dewasa kelak mereka terpaksa harus merantau, di mana akan menjalani hidup jauh dari orangtuanya.

Namun Anda harus pahami, walaupun anak akan terbiasa melakukan berbagai kegiatan sendiri tanpa didampingi orangtua, Anda harus tetap memberikan perhatian dan kasih sayang yang utuh selagi berada di rumah. Hal ini dilakukan agar peran Anda sebagai ibu bisa dinikmati oleh anak dan mereka tidak kehilangan figur orangtua dalam hidupnya.

Hal sederhana seperti menyiapkan bekal makanan dan sarapan anak sebelum berangkat kerja bisa jadi satu bentuk perhatian Anda kepada anak.

4. Cenderung lebih cerdas

Latar belakang pendapatan keluarga memang secara tidak langsung akan memengaruhi pola mengasuh anak yang merangsang permainan konstruktif dan memberikan dukungan emosional di rumah. Nah, hal inilah yang tidak jarang membuat kecerdasan anak yang ibunya bekerja lebih meningkat dibandingkan anak-anak yang ibunya tidak bekerja.

5. Menjadikan anak lebih bertanggung jawab

Menjalankan dua peran sekaligus sebagai seorang ibu dan wanita karir tanpa keluhan, sebenarnya secara tidak langsung Anda sudah mengajarkan rasa tanggung jawab kepada anak.

Ketika anak sudah cukup mengerti tentang kesibukan Anda untuk bekerja, arahkan agar anak Anda tahu berbagai hal yang positif dari kegiatan tersebut. Dengan memberikan serangkaian gambaran positif, hal ini akan membuat Anda berpikir bahwa bekerja itu adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan, bukan sebuah beban.

6. Anak yang pekerja keras

Waktu dan tenaga yang digunakan oleh ibu saat bekerja akan digantikan dengan uang. Itu sebabnya, bukan rahasia lagi jika para ibu yang bekerja sangat berperan menjadi seorang penyelamat ekonomi keluarga, terutama bagi para orangtua tunggal.

Meski masih kecil, anak-anak sudah mampu mengetahui adanya hubungan antara pekerjaan dengan uang, dan uang untuk membeli berbagai benda. Nah, hal inilah yang secara tidak langsung menjadi pembelajaran bagi mereka bahwa semuanya bisa diperoleh jika bekerja keras.

Dengan memberikan penjelasan tentang bagaimana uang hasil jerih payah saat bekerja dapat digunakan untuk membeli berbagai benda, anak akan lebih berhati-hati terhadap permintaan mereka, dan lebih menghargai apa yang mereka miliki.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Tips Ampuh Tetap Produktif Kerja di Rumah Sambil Mengurus Anak

Bekerja di rumah dengan anak menjadi tantangan tersendiri. Anda tetap bisa memberikan perhatian pada anak tanpa mengorbakan produktivitas dengan tips ini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Hidup Sehat, Tips Sehat 01/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
menghadapi amarah anak

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit