Yuk, Tunjukkan Rasa Bangga Pada Anak Dengan 4 Cara Ini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Saat anak melakukan suatu hal yang baik, orangtua wajib untuk menunjukkan rasa bangga. Kenapa? Rasa bangga yang ditunjukkan pada anak bisa memengaruhi dan membentuk karakternya. Anak akan merasa dihargai usahanya dan termotivasi untuk terus melakukan hal-hal yang baik.

Namun, Anda harus tahu bahwa menunjukkan rasa bangga pada anak juga ada aturannya. Terlalu sedikit mengungkapkan rasa bangga, akan membuat anak merasa dirinya buruk. Sebaliknya, jika orangtua terlalu berlebihan dalam memuji anak, itu akan membangun sifat sombong dalam diri anak.

Jadi, bagaimana cara yang paling tepat bagi orangtua untuk menunjukkan rasa bangga pada anak? Simak ulasannya berikut ini.

Cara orangtua menunjukkan rasa bangga pada anak yang tepat

Hubungan antara orangtua dengan anak memengaruhi perkembangan anak secara emosional maupun mental. Salah satu cara orangtua untuk membangun hubungan yang baik dengan anak adalah menunjukkan rasa bangga.

Menurut Huffington Post, Daniel Wong dalam bukunya yang berjudul 16 Keys To Motivating Your Teenger menyebutkan bahwa salah satu kalimat yang ingin didengar anak dari orangtuanya adalah “I’m proud of you”.

Ya, Anda bisa menunjukkan rasa bangga saat anak melakukan suatu kebaikan, keberanian, kerendahan hati, atau perilaku positif lainnya. Agar rasa bangga yang Anda ungkapkan tersampaikan dengan baik pada anak, ikuti caranya berikut.

1. Puji anak atas pencapaian mereka

manfaat memeluk anak

Kapan waktu yang tepat untuk menunjukkan rasa bangga? Si kecil tumbuh dan berkembang sepanjang waktu. Jika anak telah melakukan sesuatu dengan bekerja keras, berlatih setiap hari, dan akhirnya mendapatkan hasil yang baik, maka pada momen seperti inilah mereka berhak untuk mendapatkan pujian.

Bukan hanya pada pencapaian yang besar, seperti berhasil mendapatkan juara kelas atau memenangkan sebuah perlombaan. Saat anak bisa menjaga kamarnya tetap bersih, merapikan kembali mainannya, atau selalu menghabiskan dan tidak pilih-pilih makanan juga perlu diberi pujian.

2. Bukan hanya pujian, berikan juga masukan

rasa tanggung jawab pada anak

Terlepas dari hasil yang memuaskan atau tidak, Anda tetap harus memberikan mereka pujian. Mengapa? Ketika anak mencapai sesuatu dalam hidup, mereka sering kali menghadapi berbagai kesulitan dalam prosesnya, termasuk mengorbankan waktu bermain bersama teman.

Pujian yang Anda berikan bukan hanya berdasarkan hasil, tapi lihat juga bagaimana prosesnya. Dengan pujian Anda atas kerja kerasnya, anak akan menjadi lebih percaya diri pada kemampuan dirinya sendiri. Ini juga mengajarkan anak bahwa perlu usaha untuk mencapai sesuatu yang diinginkan. Selain pujian, berikan juga mereka masukkan serta motivasi agar anak bisa melakukan sesuatu lebih baik lagi.

3. Jaga ekspresi Anda dan banggakan anak dengan cara sepantasnya

menu sahur untuk anak

Saat mengungkapkan rasa bangga pada anak, ekspresi yang Anda tunjukkan juga harus sesuai. Misalnya dengan menunjukkan senyuman hangat disertai pelukan hangat atau usapan lembut pada rambut anak. Pujian dan kontak langsung seperti ini sangat berkesan pada anak. Namun ingat pujian yang Anda berikan juga jangan berlebihan dan jangan sampai merendahkan anak lain.

Jika berlebihan, kemungkinan besar anak akan selalu menuntut lebih dalam setiap keberhasilannya. Cukup rayakan dengan cara yang sederhana, seperti acara makan bersama atau membuat makanan yang sangat disukai anak misalnya.

4. Mengajarkan anak untuk menghargai usaha orang lain

anak haid pertama

Ingatkan anak bahwa pencapaian yang ia lakukan dan pujian yang ia dapatkan saat ini, juga melibatkan usaha orang lain yang membantunya. Hal ini akan membuat anak lebih menghargai orang lain.

Selain itu, memberi pemahaman seperti ini juga akan menumbuhkan rasa rendah hati dan toleransi, sehingga ia tidak bersikap sombong atau merasa dirinya lebih hebat dari orang lain.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca