Alasan Anak Suka Menggigit Kuku dan 5 Langkah Menghentikannya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anak Anda bisa menggigit kuku karena beberapa alasan, seperti rasa ingin tahu, bosan, menghilangkan stres, atau kebiasaan. Menggigit kuku adalah salah satu bentuk “nervous habit” atau kebiasaan untuk menghilangkan rasa gugup, yang juga meliputi kebiasaan seperti mengisap jempol, mengupil, memelintir rambut, menarik-narik atau menggemeretakkan gigi, dan biasanya berlanjut sampai dewasa.

Menggigit kuku adalah salah satu cara menghilangkan ketegangan pada anak-anak. Pada umumnya anak-anak sering merasa gelisah, seperti saat belajar hal-hal baru di sekolah, atau malu saat di acara ramai dan di tempat bermain anak-anak. Jika anak Anda menggigit kuku pada saat-saat tersebut, itu hanyalah cara anak untuk mengatasi stres atau menenangkan diri dan tidak perlu dikhawatirkan. Biasanya anak-anak prasekolah akan berhenti dengan sendirinya, tapi bila kebiasaan ini terus berlanjut atau tidak bisa Anda tahan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu anak berhenti menggigit kukunya.

1. Atasi kecemasan anak Anda

Penting untuk mengetahui apa penyebab kebiasaan tersebut  dan apabila anak Anda memiliki stres terhadap sesuatu. Jika Anda mengetahui penyebab kecemasan pada anak Anda, seperti pindah rumah, perceraian orangtua, atau kamar baru, buatlah anak Anda merasa nyaman untuk menceritakannya.

2. Jangan mengomeli atau menghukum anak Anda

Seperti kebiasaan gugup lainnya, menggigit kuku biasanya dilakukan secara tidak sadar. Jika anak Anda tidak menyadari kebiasaan menggigit kukunya, mengomeli dan memberi hukuman bukanlah tindakan yang efektif. Orang dewasa pun mengalami kesulitan untuk menghilangkan kebiasaan buruk, dan beberapa orangtua juga menyadari mereka sering melakukan kebiasaan-kebiasaan seperti memelintir rambut saat sedang menelepon.

Selama anak Anda tidak membahayakan dirinya dan tidak terlihat stres, hal yang dapat Anda lakukan adalah memotong kukunya dengan rapi untuk mengurangi keinginan untuk menggigit kuku, menjaga tangan anak agar selalu bersih, dan mencoba mengalihkan fokus anak Anda.

Jika Anda menekan anak untuk berhenti, Anda hanya akan menambah stres dan kebiasaan menggigit kuku akan memburuk. Memberikan perlakuan tertentu sebelum anak Anda siap untuk berhenti, seperti mengoleskan cairan pahit pada kuku anak, akan membuatnya merasa dihukum. Semakin sedikit gangguan yang dihadapi terkait kebiasaannya, semakin mudah untuk anak menghentikan kebiasaannya saat ia sudah siap.

3. Bantu anak saat ia ingin berhenti

Jika anak Anda ditertawakan teman-temannya karena kuku yang digigit, anak Anda mungkin sudah ingin berhenti dan ia membutuhkan bantuan Anda. Buat anak Anda menceritakan ejekan dari teman-temannya, dan bagaimana perasaannya. Yakinkan anak Anda bahwa Anda tetap menyayanginya bagaimanapun juga. Kemudian mulailah beri solusi.

4. Bicarakan tentang bagaimana menghentikan kebiasaan menggigit kuku

Diskusikan dengan anak Anda tentang kebiasaannya dan bagaimana menghentikan kebiasaan tersebut. Anda bisa membaca buku  What to Do When Bad Habits Take Hold: A Kid’s Guide to Overcoming Nail Biting and More karya Dawn Huebnerand & Bonnie Matthews.

5. Buat anak Anda menyadari kebiasaannya

Buat persetujuan dengan anak Anda untuk mengingatkan saat ia tidak sadar menggigit kukunya, seperti dengan cara menyentuh lengannya atau menyebutkan kata sandi tertentu. Berikan aktivitas pengganti seperti mainan atau bola lunak elastis yang bisa dia main-mainkan.

Beberapa anak dapat menggunakan metode pengingat jika ia melakukan kebiasaannya kembali. Hal ini hanya efektif jika anak Anda ingin mencobanya, tapi jika tidak, ia akan merasa dihukum. Anda dapat menempelkan plester atau stiker warna-warni pada kukunya, atau kuteks anak-anak untuk membantu mereka berhenti menggigit kuku. Periksakan dengan apoteker produk apa yang aman untuk anak Anda.

Anak-anak memiliki preferensi yang berbeda-beda, tapi secara umum, semakin anak Anda merasa dilibatkan sebagai partner dalam usaha menghentikan kebiasaan ini, semakin mudah anak Anda untuk berhasil.

Kapan saya harus mengkhawatirkan kebiasaan menggigit kuku pada anak?

Pada kasus yang langka, menggigit kuku dapat menjadi petunjuk kecemasan berlebih pada anak. Konsultasikan pada dokter jika anak Anda menggigit kuku dengan berlebihan sehingga tangannya luka atau berdarah, atau jika anak menggigit kuku sambil melakukan perilaku cemas seperti menggaruk kulit, menarik rambut, atau bulu mata, atau pola tidur menjadi tidak teratur.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

    Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Parenting, Tips Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

    Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Konten Bersponsor
    menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak
    Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

    Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit
    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    mengatasi ruam popok bayi

    Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit