Yang Harus Dilakukan Ketika Bayi Jatuh dari Tempat Tidur (Kapan Harus ke Dokter?)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Setiap orangtua pasti sangat cemas jika melihat bayinya jatuh dari tempat tidur. Meski sudah dijaga, kadang-kadang orangtua lengah dan akhirnya hal ini bisa terjadi. Hal ini memang sangat berisiko karena bayi memiliki tubuh yang lebih lemah dan tulang tengkorak yang belum sempurna. Lantas, apa yang harus dilakukan oleh orangtua jika bayi jatuh dari tempat tidur?

Apa yang harus dilakukan pertama kali ketika bayi jatuh dari tempat tidur?

Jatuh dari jarak ketinggian lebih dari 90 cm, bisa menyebabkan hal yang serius pada bayi, apalagi jika bayi baru lahir. Dari gangguan kesehatan tubuh yang ringan, seperti memar hingga kehilangan kesadaran bisa saja terjadi akibat terjatuh. Namun, tak semua bayi akan mengalami hal buruk ketika jatuh dari tempat tidur. Hal yang terpenting adalah pertolongan pertamanya. 

1. Periksa apakah ada cedera atau tidak

Hal yang harus pertama Anda lakukan adalah memeriksa tubuh si kecil apakah mengalami cedera, memar, atau bahkan perdarahan, terutama pada bagian kepala dan tulang belakangnnya. Perhatikan juga apakah si kecil mengalami kejang atau muntah setelah terjatuh. Selama ia muntah atau kejang, pastikan bahwa lehernya tetap tegak.

Sedangkan bila ada perdarahan, maka tekan pelan-pelan bagian tubuh yang berdarah dengan handuk bersih. Lakukan hal tersebut sampai Anda tiba di rumah sakit. Bila bayi Anda masih berusia di bawah satu tahun, maka sebaiknya segera bawa ia ke rumah sakit setelah jatuh.

2. Jangan pindahkan si kecil jika ia tak sadarkan diri

Jangan pindah atau angkat bayi Anda jika ia tidak sadarkan diri, pasalnya Anda tidak tahu apa saja bagian tubuhnya yang mengalami cedera saat itu. Maka itu, sebaiknya segera telepon layanan darurat medis dan ambulans untuk mendapatkan pertolongan.

3. Obati kepala si kecil jika ada benjol

Jika Anda melihat benjolan pada kepala si kecil, sebaiknya cepat kompres menggunakan handuk yang telah dibasahi air dingin. Kompres selama kurang lebih 2-5 menit. Biasanya jika tak terlalu besar, benjolnya akan mengempes dalam waktu yang cepat.

Bila tak hilang juga, segera bawa si kecil ke dokter. Tanyakan juga pada dokter, apakah si kecil boleh mengonsumsi obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol atau ibuprofen. Namun, jangan pernah berikan si kecil aspirin.

penyebab bayi kejang

4. Hibur si kecil dan tetap bersikap tenang

Jika Anda tidak menemukan cedera atau gejala lainnya, maka hal yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah menghibur dan membuat si kecil nyaman. Tetap bersikap tenang dan jangan panik. Hal ini akan membuatnya ketakutan dan semakin rewel.

Terkadang, bayi menangis setelah terjatuh, bukan berarti ia mengalami sakit atau gejala lainnya. Hanya saja, ia merasa kaget akibat kejadian barusan sehingga membutuhkan orangtuanya untuk membuatnya nyaman dan berhenti menangis.

Namun, selama itu membuatnya tenang, tetap periksa tubuhnya pelan-pelan dan lihat apakah ada dampak dari jatuh sebelumnya. Lakukan hal ini selama kurang lebih 24 jam setelah kejadian.

Kapan saya harus membawa si kecil ke dokter setelah ia jatuh?

Anda harus segera membawa bayi ke dokter jika ia menunjukkan berbagai gejala seperti:

  • Hilang kesadaran, hal ini ditandai dengan si kecil tidak menangis sesaat setelah jatuh atau susah dibangunkan saat bayi tidur setelah jatuh.
  • Kejang-kejang.
  • Perdarahan dari salah satu bagian tubuh.
  • Tidak merespon atau responnya menjadi lambat.

Bila Anda menemukan tanda-tanda tersebut, jangan tunda untuk membawanya ke rumah sakit.

Tips mencegah bayi jatuh dari tempat tidur

Tentunya tidak ada orangtua yang mau bayinya terluka, maka itu Anda harus melakukan berbagai pencegahan agar ia terhindar dari risiko jatuh.

  • Usahakan untuk menggunakan tempat tidur khusus bayi. Tempat ini tidur ini biasanya memang dibuat untuk menjaga si kecil dari cedera.
  • Perhatikan si kecil di manapun ia berada. Meskipun ia sedang main di tempat tidur, jangan sampai Anda lengah.
  • Anda juga bisa menggunakan karpet tebal di lantai sekitar tempat tidur Anda maupun si bayi, sehingga bisa meminimalisasi risiko cedera jika si bayi jatuh dari tempat tidur.
  • Pastikan mebel dan peralatan yang ada di sekitar bayi aman dan tidak berisiko melukainya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca