Berbagai Penyebab Anak Demam: Kapan Ortu Harus Khawatir?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum.

Sebagai orangtua, hati tentu tidak tenang saat mengetahui anak demam. Sebenarnya, demam bukanlah sesuatu yang serius. Demam adalah keluhan anak yang paling umum hal yang sangat umum dan seringkali hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Meski begitu, suhu tubuh yang tinggi dapat mengganggu aktivitas anak dan menyebabkan dehidrasi. Tetaplah tenang dan ikuti petunjuk dasar untuk mengukur suhu tubuh serta cobalah untuk mendinginkan anak Anda.

Apa itu demam?

Demam adalah kondisi di mana hipotalamus otak mencoba untuk mengatur suhu tubuh (hipotalamus juga mengatur rasa lapar atau haus). Hipotalamus tahu pasti suhu tubuh seseorang yang tepat dan kemudian mengirimkan sinyal pengaturan ke tubuh. Jika terjadi kejanggalan dalam tubuh, hipotalamus akan menaikkan suhu tubuh sebagai caranya melindungi si pemilik tubuh.

Kenaikan suhu tubuh membuat lingkungan yang lebih sulit bagi bakteri dan virus penyebab infeksi untuk bertahan hidup. Beberapa ilmuwan percaya bahwa suhu yang tinggi dapat mengaktifkan beberapa jenis enzim untuk bekerja lebih efektif sehingga membuat tubuh menjadi lebih kuat.

Apa penyebab anak demam?

Sebagian besar penyebab anak demam dipicu oleh infeksi atau penyakit lainnya. Kondisi umum yang dapat menyebabkan demam meliputi:

Suhu tubuh anak juga dapat meningkat setelah vaksinasi, atau jika ia mengalami kepanasan akibat selimut atau pakaian yang terlalu tebal. Cara cepat dan mudah untuk mencari tahu apakah anak Anda terkena demam adalah dengan menggunakan termometer.

Kapan orangtua harus khawatir tentang demam anak?

Demam itu sendiri bukanlah penyakit dan tidak menyebabkan kerusakan berarti. Terkadang, demam dapat dianggap sebagai suatu tanda yang baik karena itu adalah cara tubuh anak Anda melindungi diri dari peradangan atau infeksi.

Tapi segera hubungi dokter jika anak demam Anda:

  • Berusia kurang dari tiga bulan dan suhu tubuhnya mencapai 38°C atau lebih
  • Berusia 3-6 bulan dan suhu tubuhnya mencapai 39°C

Tanda lain yang menunjukkan bahwa Anda harus menemui dokter adalah jika anak Anda:

  • Terlihat sangat sakit
  • Mengantuk atau sangat rewel
  • Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau masalah medis lainnya
  • Mengalami kejang (step)
  • Mengalami gejala lainnya seperti ruam, radang tenggorokan, sakit kepala, leher kaku, atau sakit telinga

Jika anak Anda terlihat sehat — misalnya, jika ia demam tapi tetap aktif bermain dan sigap — kemungkinan ia sakit serius sangatlah kecil.

Ortu harus waspada jika anak demam menunjukkan gejala yang lebih parah

Terkadang gejala demam pada anak yang lebih serius seperti sesak napas, muntah, ruam, dan kejang, berkaitan dengan tanda dan gejala penyakit yang lebih serius, seperti infeksi bakteri.

Kemungkinan penyakit bakteri yang serius meliputi:

  • Meningitis — infeksi selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang
  • Sepsis (infeksi darah)
  • Pneumonia—radang jaringan paru-paru, biasanya disebabkan oleh infeksi

Penting untuk diingat bahwa penyebab anak demam yang berpotensi serius tergolong langka.

Baca lebih lanjut tentang mengenali tanda-tanda penyakit serius pada bayi dan anak-anak.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca