Anak Anda Takut Disuntik? Coba Lakukan 5 Trik Ini

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/08/2017
Bagikan sekarang

Jarum suntik merupakan salah satu mimpi buruk bagi anak. Banyak anak yang takut disuntik, bahkan sampai ia besar. Memang, disuntik sedikit menyakitkan untuk anak, tapi ini untuk kesehatan anak juga. Anak mungkin terlalu kecil untuk memahami hal ini. Namun, ibu mungkin bisa memberi pengertian ke anak dan mengatasi rasa takut anak akan suntikan. Bagaimana caranya?

1. Jangan menakut-nakuti anak tentang suntikan

Anak yang takut disuntik biasanya pernah mendengar cerita-cerita negatif tentang suntikan atau anak menganggap suntikan sebagai hukuman. Terkadang, orangtua atau orang sekitar anak akan menakut-nakuti anak dengan suntikan jika anak tidak menuruti perintah. Misalnya, jika anak tidak mau makan, maka anak akan disuntik. Tentu, ini bukan hal yang baik untuk anak. Sebaiknya jangan pernah melakukan hal ini pada anak.

2. Beri pengertian pada anak

Saat anak tahu ia akan disuntik, ia mungkin akan bertanya untuk apa. Nah, di sini ibu bisa menjelaskan bahwa anak perlu menerima suntikan dan ini bukan merupakan sebuah hukuman. Anda bisa menjelaskan pada anak dengan perlahan bahwa anak membutuhkan suntikan karena suntikan dapat melindunginya dari penyakit.

Jangan bohongi anak bahwa suntikan tidak menyakitkan atau suntikan hanya akan dilakukan sekali saja. Ini akan menghilangkan kepercayaan anak pada Anda. Sebaiknya katakan dengan jujur bahwa disuntik memang sakit tapi hanya sedikit dan tidak lama, seperti digigit semut misalnya.

3. Bermain dokter-dokteran dengan anak

Anda bisa mengubah perasaan anak yang takut disuntik dengan cara bermain dokter-dokteran dengan anak atau role play. Misalnya, anak jadi dokter dan Anda jadi pasien yang disuntik oleh dokter. Saat disuntik, Anda menunjukkan perasaan senang dan tidak sakit. Sehingga, anggapan anak tentang betapa menakutkannya suntikan perlahan mulai luntur. Anak juga dapat mempunyai gambaran tentang bagaimana saat disuntik, jadi anak tidak terlalu terkejut saat dibawa ke dokter untuk disuntik.

4. Alihkan perhatian anak saat disuntik

Anda bisa melakukan sesuatu untuk mengalihkan perhatian anak saat anak disuntik. Hal ini membuat anak tidak terlalu merasakan sakit dan takut saat disuntik. Anda bisa membawa mainan kesayangan anak saat kunjungan ke dokter untuk suntik. Atau, Anda bisa menceritakan cerita lucu pada anak sehingga anak lupa rasa takutnya akan jarum suntik. Anda juga bisa memeluk anak sambil anak menerima suntikan agar anak merasa lebih tenang dan aman. Selain itu, masih banyak lagi yang bisa Anda lakukan, sesuaikan dengan usia anak Anda juga.

5. Tunjukkan perasaan bahagia dan puji anak

Sikap Anda terhadap anak sangat penting dan menentukan bagaimana respon anak terhadap suntikan. Jika Anda tegang, maka anak bisa tambah takut. Anak bisa sangat sensitif terhadap perasaan yang Anda rasakan. Jadi, tunjukkan perasaan ceria saat anak akan disuntik sampai selesai disuntik.

Setelah anak selesai menerima suntikan, hibur anak dan tunjukkan bahwa dia hebat dan berani. Ini cukup untuk membuat anak lupa akan rasa sakitnya. Atau, mungkin beberapa hadiah kecil juga diperlukan untuk membuat anak senang dan tidak menangis setelah disuntik, seperti permen atau eskrim. Menemani anak bermain setelah disuntik juga dapat membantu anak lupa akan rasa sakit dan takutnya setelah disuntik.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Aturan Imunisasi untuk Bayi Prematur Ini Penting Diketahui

Bayi prematur cenderung lemah dengan berat badan rendah. Apakah bayi prematur perlu mendapat imunisasi? Kapan imunisasi tersebut dapat dilakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Mengapa Pasien Ginjal Perlu Diberikan Vaksin Tertentu? Ini Penjelasannya

Mengobati pasien ginjal tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti vaksin. Ini penjelasan vaksin untuk pasien ginjal.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah

Encephalocele

Encephalocele atau ensefalokel adalah cacat lahir pada bayi. Cari tahu mengenai definisi, gejala, penyebab, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Bagaimana Selulitis Terjadi pada Anak dan Cara Mencegahnya?

Infeksi di kulit sering terjadi pada anak. Salah satunya adalah selulitis. Apa itu selulitis dan bagaimana mencegahnya terjadi pada anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Direkomendasikan untuk Anda

Vaksin cacar air

Memahami Cara Kerja dan Kegunaan Vaksin Cacar Air

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
memilih hewan untuk anak

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020
Ibu memakaikan masker agar imunisasi saat pandemi corona aman

Aturan Pakai Masker Wajah untuk Anak dan Tips Membuat Mereka Terbiasa

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020
vaksin covid-19 indonesia

Apa Bedanya Vaksin mRNA dengan Vaksin Biasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 07/05/2020