home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Manfaat Olahraga untuk Psikologis Anak

5 Manfaat Olahraga untuk Psikologis Anak

Bila kita berbicara tentang manfaat olahraga bagi kesehatan fisik, rasanya hampir semua orang pernah tahu. Olahraga dapat menjauhkan dari obesitas, mencegah osteoporosis (pengeroposan tulang), mencegah penyakit jantung, dan berbagai manfaat lainnya. Tapi tahukah Anda bahwa olahraga juga dapat bermanfaat bagi kesehatan jiwa atau psikologis anak?

Olahraga mengajarkan anak akan banyak hal. Anak dapat mendapatkan kesenangan dari olahraga permainan sekaligus belajar mengenai interaksi dengan pelatih dan kerja sama tim. Selain itu, anak bisa mengeksplorasi dan melatih hal baru, misalnya komitmen, disiplin, keterampilan motorik, dan keterampilan bersosialisasi dengan teman-teman baru.

Apa saja manfaat olahraga untuk anak dari sisi psikologis?

Berikut adalah manfaat yang penting bagi kesehatan jiwa atau psikologis anak.

1. Mencegah depresi

Depresi juga dapat dialami oleh anak, terutama anak remaja perempuan. Menurut Williams et al, olahraga dapat menurunkan risiko anak untuk mengalami depresi. Ketika anak dapat berpartisipasi dengan baik dalam olahraga, anak akan merasa puas akan apa yang dapat dicapai oleh dirinya. Maka tidah heran, bila partisipasi dalam olahraga mampu melindungi anak dari rasa tidak berdaya dan keinginan untuk bunuh diri.

2. Meningkatkan rasa percaya diri

Olahraga juga dapat meningkatkan rasa percaya diri anak. Findlay et al menemukan bahwa olahraga dapat menolong anak yang memiliki sifat pemalu menjadi lebih percaya diri. Dalam penelitian ini, setelah menjalani olahraga selama beberapa waktu, sedikit demi sedikit kekhawatiran dan rasa malu yang dimiliki anak semakin berkurang.

3. Memberikan rasa bahagia (good well-being) dan mengurangi stres

Penelitian yang dilakukan Michaed et al menemukan bahwa anak yang sering melakukan olahraga cenderung merasa bahagia dibanding mereka yang tidak. Penelitian lain menunjukkan bahwa anak yang aktif berpartisipasi dalam olahraga cenderung memiliki stres emosional yang lebih ringan.

4. Membangun karakter

Anak-anak yang sering berolahraga akan lebih berpengalaman dengan aturan fair play atau untuk berlaku adil antar sesama. Pengalaman ini juga akan membentuk karakter anak menjadi seseorang yang tangguh, dapat diandalkan, memiliki komitmen dan motivasi yang baik, serta melatih anak menjadi seseorang yang cerdik.

5. Membuat anak jarang “berulah”

Segrave et al menemukan bahwa tingkat kenakalan remaja lebih rendah pada mereka yang sering berolahraga. Terdapat beberapa teori yang mendasari ini. Salah satu teori mengatakan bahwa olahraga dapat melepaskan “energi berlebih” sang anak sehingga ia tidak menggunakan “energi berlebih” ini untuk berbuat nakal. Teori lainnya mengatakan, olahraga membuat sang anak menjadi terlalu lelah untuk berbuat nakal.

Maka dari itu, biarkanlah anak Anda berpartisipasi dalam olahraga. Biarkan anak Anda merasakan senangnya bermain bersama teman dan mengeksplorasi kemampuan diri. Biarkan ia berkembang menjadi individu yang lebih kuat bukan hanya dari segi fisik, tapi juga dari segi mental kejiwaan.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber
  1. Williams MA, Tinsley TM. Mental health benefits of exercise for adolescents [Internet]. USA: American College of Sports Medicine; 2016 [updated 2016 Oct 7; cited 2017 Mar 26]. Available from: http://www.acsm.org/public-information/articles/2016/10/07/mental-health-benefits-of-exercise-for-adolescents
  2. Eime RM, Young JA, Harvey JT, Charity MJ, Payne WR. A systematic review of the psychological and social benefits of participation in sport for children and adolescents: informing development of a conceptual model of health through sport. International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity. 2013: 10; 98-119.
  3. Nieman P. Psychosocial aspects of physical activity. Paediatr Child Health.2002; 7(5): 309-12.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh dr Tania Savitri Diperbarui 03/12/2019
x