4 Tips Menyemangati Remaja dengan Gangguan Bipolar Agar Nyaman Bersosialisasi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 Januari 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Gangguan bipolar adalah penyakit kejiwaan yang paling sering didiagnosis semasa remaja. Penyakit ini menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem. Anak bisa saja sewaktu-waktu jatuh dalam fase depresi (hipomania) selama berminggu-minggu, namun selanjutnya bisa tiba-tiba merasa amat sangat senang (fase mania). Remaja dengan kondisi ini harus mendapatkan perawatan yang tepat, supaya kualitas hidupnya jadi lebih baik.

Jika ada anggota keluarga Anda yang berusia remaja memiliki gangguan bipolar, bagaimana cara memberikannya semangat? Simak tipsnya berikut ini.

Penyebab gangguan bipolar pada remaja

Hingga kini tidak diketahui penyebab pasti gangguan bipolar pada remaja. Periset percaya bahwa gangguan pada otak ini difaktori oleh banyak hal, seperti:

  • Kelainan di otak. Ketidakseimbangan bahan kimia tertentu (neurotransmitter) dapat mengganggu sistem tubuh untuk mengatur suasana hati.
  • Genetik. Risiko gangguan bipolar lebih besar pada orang yang memiliki anggota keluarga dengan kondisi ini.
  • Lingkungan. Gangguan bipolar pada remaja bisa terjadi akibat tekanan di lingkungan, seperti kematian anggota keluarga, perceraian orangtua, korban pelecehan atau kekerasan sehingga menimbulkan trauma.

Tips menyemangati remaja dengan gangguan bipolar

Gangguan bipolar dapat memengaruhi kualitas hidup remaja di kemudian hari. Untuk itu, mereka perlu perawatan dan dukungan dari orang-orang di sekelilingnya. Berikut cara Anda memberikan semangat pada remaja dengan gangguan bipolar.

1. Perdalam pengetahuan Anda tentang gangguan bipolar

Menghadapi remaja dengan gangguan bipolar tidaklah mudah.

Anda perlu meningkatkan pengetahuan mengenai penyakit ini dengan membaca buku atau informasi lainnya yang akurat mengenai gangguan bipolar.

Bila perlu, konsultasi pada psikolog atau dokter spesialis kejiwaan.

2. Hadapi dengan sabar tapi tetap beri perhatian

Remaja dengan penyakit bipolar bisa merasa depresi dan super aktif (mania) sehingga dapat menguji kesabaran Anda dalam menghadapinya.

Kuncinya, jangan pernah menyerah dan selalu pastikan ia merasa nyaman dan aman bersama Anda.

3. Perkuat hubungan batin Anda dan anak

Komunikasi adalah kunci untuk mempererat hubungan Anda dengan anak remaja di rumah yang mengidap gangguan bipolar. Anda perlu mendengarkan bagaimana perasaan mereka dengan penuh perhatian.

Ini membantu Anda mengetahui bagaimana kondisinya saat ia merasa sehat, depresi, atau mengalami episode mania. Hasil pengamatan Anda ini bisa membantu terapis atau dokter untuk menentukan perawatan yang tepat.

4. Bantu mereka untuk menjalani aktivitas sehari-hari

Remaja dengan gangguan bipolar cenderung sulit melakukan rutinitas harian dengan normal dan kerap kali melakukan tindakan yang berbahaya.

Untuk itu, mereka perlu bantuan Anda dalam beberapa hal, antara lain:

  • Mengatur jadwal berobat rutin, minum obat, atau menemani mereka terapi.
  • Membuat jadwal harian, seperti makan, tidur, mandi, olahraga dan aktivitas lainnya.
  • Bantu mempersiapkan kebutuhan mereka.
  • Bantu mereka bersosialisasi dengan teman dan keluarga.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tidak Bisa Diam Habis Minum Obat, Mungkinkah Akathisia?

Akathisia adalah efek samping dari obat-obatan tertentu yang menimbulkan rasa gelisah. Bagaimana bisa terjadi? Selengkapnya baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 3 Maret 2018 . Waktu baca 5 menit

Apa Bedanya Bipolar Disorder dan Borderline Personality Disorder?

Orang sering sulit membedakan apa perbedaan gangguan bipolar dan borderline personality disorder. Apakah keduanya memiliki gejala yang berbeda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Mental, Gangguan Mood 15 Desember 2017 . Waktu baca 5 menit

Tips Menghadapi Lika-liku Hubungan Asmara Dengan Pasangan Bipolar

Tidak mudah untuk tinggal dan hidup dengan pasangan bipolar. Anda butuh tenaga ekstra dan kesabaran maksimal. Bagaimana tipsnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 9 November 2017 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Orang Dengan Gangguan Jiwa Perlu Minum Obat?

Gangguan jiwa bisa disembuhkan dengan obat yang diresepkan dokter. Apa saja obat gangguan jiwa yang umum diresepkan dokter dan kenapa harus diminum rutin?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 2 November 2017 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gejala bipolar

Mengenal Tanda dan Gejala Hipomania Pada Orang Dengan Gangguan Bipolar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 20 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit
masalah mental pada pekerja kantor

Waspadai 4 Masalah Mental yang Rentan Terjadi Pada Pekerja Kantor

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 23 Januari 2019 . Waktu baca 6 menit
gangguan bipolar

Mengenal 2 Tipe Umum Bipolar dan Beberapa Jenis Lainnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Oktober 2018 . Waktu baca 5 menit
gejala serangan panik

Bagaimana Membedakan Gejala Serangan Panik, Manik, dan Psikotik?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 April 2018 . Waktu baca 3 menit