7 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Stroller Bayi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23/04/2019
Bagikan sekarang

Stroller alias kereta bayi bisa sangat membantu ketika Anda ingin mengajak bayi jalan-jalan ke luar rumah. Meski begitu, Anda tak boleh pakai sembarang stroller. Di antara beragam pilihan jenis dan model stroller yang ada di pasaran, faktor keamanan harus tetap diutamakan. Berikut adalah beberapa cara untuk memilih stroller yang aman untuk bayi Anda.

Jenis-jenis stroller bayi sesuai kebutuhan Anda

Tahukah Anda kalau kereta bayi yang banyak dijual di pasaran memilih beragam jenis? Nah, agar dapat berfungsi dengan optimal, penting bagi Anda untuk mengetahui setiap jenis-jenisnya.

Berikut jenis-jenis kereta bayi yang perlu Anda ketahui:

1. Stroller bayi standar

Sumber: Chickadvisor

Stroller standar adalah jenis stroller yang paling banyak ditemukan di pasaran. Stroller jenis ini memiliki model tempat duduk yang empuk dan nyaman. Sandaran stroller bisa diatur sesuai kebutuhan bayi. Stroller bayi ini juga memiliki pengaturan posisi duduk bayi yang berbeda.

Ada yang posisi duduk bayi menghadap depan dan ada juga yang menghadap ke arah orangtua. Biasanya stroller bayi tipe ini memiliki tempat penyimpanan di bagian bawah tempat duduk.

2. Umbrella stroller

Dibanding dengan stroller jenis lainnya, stroller umbrella memiliki berat yang paling ringan. Umumnya stroller ini tidak memiliki aksesoris tambahan, seperti rak atau keranjang penyimpanan. Salah satu keunggulan stroller ini adalah ukurannya yang kecil sehingga mudah untuk disimpan dan lepas-pasang. Selain itu harganya juga lebih murah.

Stroller ini biasanya digunakan untuk bayi yang sudah bisa duduk sendiri, yaitu sekitar usia 6 bulan atau lebih.

3. Travel stroller

travel stroller

Stroller tipe ini merupakan kereta bayi multifungsi yang menggabungkan konsep stroller biasa dengan kursi mobil bayi. Stroller bisa dipasang di mobil sebagai kursi bayi duduk selama perjalanan, dan bisa juga dilepas untuk Anda tenteng ketika ingin membawa bayi jalan-jalan setelahnya. Kursi bayi ini juga bisa Anda pasang pada rangkanya, untuk dioperasikan layaknya stroller pada umumnya.

4. Jogging stroller

Sumber: Amazon

Sesuai dengan namanya, kereta bayi jenis ini diperuntukkan untuk Anda yang ingin mengajak bayi olahraga atau jalan-jalan di luar ruangan. Oleh karena itu, stroller ini dibuat dengan roda yang berbeda, yaitu dengan tiga roda yang lebih besar ketimbang stroller biasa. Roda yang besar ini akan membantu menjaga keseimbangan stroller ketika dibawa olahraga dengan kecepatan tinggi.

5. Double stroller

Sumber: Amazon

Stroller tipe ini modelnya bisa berbentuk berdampingan ataupun depan belakang. Kereta bayi model berdampingan cocok untuk bayi kembar atau dua bayi dengan barat badan yang sama. Dibanding dengan stroller model depan belakang, stroller yang berdampingan terkadang lebih sulit untuk diarahkan atau dikemudikan.

Cara memilih kereta bayi yang aman dan nyaman

Setelah menentukan jenis stroller sesuai kebutuhan Anda dan keluarga, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan sebelum membelinya.

1. Periksa rem pada stroller bayi

Sebagian stroller bayi memiliki rem yang mengunci dua roda sekaligus, tidak hanya satu roda sebagaimana umumnya. Pilih rem stroller yang Anda anggap paling mudah digunakan. Lalu, pastikan juga rem tersebut tidak dapat dijangkau oleh tangan anak.

2. Cek kualitas sabuk pengaman

Kereta bayi pada umumnya memiliki pilihan sabuk pengaman tiga kunci ataupun lima kunci. Sabuk pengaman lima kunci dianggap lebih aman karena sabuk ini akan turut menjaga pinggang, bahu, serta di antara kaki. Hal ini diperlukan terutama untuk anak-anak yang berusia lebih kecil. Perhatikan juga kemudahan cara pasangnya, dan segi keketatan sabuk saat melingkari tubuh si kecil.

3. Perhatikan batas berat badan

Stroller bayi umumnya memiliki batas berat badan. Jika berat badan anak melebihi batas ini, dikhawatirkan stroller menjadi tidak stabil. Jadi, sebelum membeli, tanyakan pada penjual berapa berat maksimal yang mampu ditahan oleh stroller. Setelah itu, sesuaikan dengan berat badan anak.

4. Tinggi atau rendahnya pegangan stroller

Sesuaikan pegangan stroller bayi dengan tinggi badan Anda atau orang dewasa lain yang akan mendorongnya. Pegangan stroller seharusnya berada di sekitar pinggang atau sedikit lebih rendah. Untuk amannya, cari stroller dengan pegangan yang dapat disesuaikan.

5. Cari kursi yang bisa disesuaikan

Jika stroller digunakan untuk bayi di bawah usia 6 bulan, pastikan kursinya dapat disesuaikan hingga berada dalam posisi hampir berbaring. Sebab, anak usia tersebut masih belum mampu menopang kepala dan duduk sempurna. Di atas usia tersebut, posisi kursi berbaring diperlukan untuk memberi kenyamanan saat tidur.

6. Cek tempat menaruh kaki

Hindari memilih stroller yang difasilitasi sadel tempat menaruh kaki yang memisahkan kaki kanan dan kiri. Sebaiknya cari tempat kaki yang tidak terpisah, untuk menghindari kaki anak terperangkap di antaranya.

7. Kanopi (tudung stroller), perlukah?

Ya. Pilih stroller dengan tudung kanopi yang mampu melindungi tubuh bayi dari angin, sinar matahari, dan hujan. Selain itu, sebaiknya pilih kanopi stroller yang gampang dilepas sehingga lebih mudah dibersihkan.

Hal lain yang perlu diperhatikan sebelum membeli kereta bayi

Hal lain yang perlu Anda perhatikan sebelum memutuskan membeli stroller bayi alah memeriksa keseimbangan stroller bayi tersebut. Pastikan kalau stroller yang akan Anda beli seimbang dan kokoh. Jangan sampai Anda membeli kereta dorong bayi yang mudah terguling, yang nantinya akan membahayakan bayi Anda.

Anda juga harus memperhitungkan keseimbangan stroller bayi ketika Anda menambahkan barang bawaan, seperti perlengkapan bayi atau barang yang lainnya, pastikan kereta dorong tetap berjalan stabil.

Yang tak kalah penting, jangan lupa untuk mencoba stroller bayi. Letakkan bayi Anda dalam stroller kemudian coba dorong stroller. Pastikan roda dapat berjalan dengan baik dan Anda juga bisa dengan nyaman mendorong stroller tersebut.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

4 Useful Tips To Choose The Right Stroller For Your Baby http://www.momjunction.com/articles/choose-right-stroller-baby_0077221/#gref diakses 24 Oktober 2017.

Your Stroller Buying Guide http://www.parents.com/baby/gear/strollers/stroller-buying-guide/ diakses 24 Oktober 2017.

Best Strollers of 2017 https://www.babylist.com/hello-baby/best-strollers diakses 24 Oktober 2017.

How to buy a stroller https://www.babycenter.com/0_how-to-buy-a-stroller_1427.bc diakses 24 Oktober 2017.

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/stroller-safety/art-20043967?pg=2 diakses pada 16 Januari 2019

https://www.webmd.com/parenting/baby/video/choosing-baby-strollers diakses pada 16 Januari 2019

Yang juga perlu Anda baca

Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Tidak semua ibu menyusui dengan mudah. Pada beberapa ibu, ada yang bermasalah dengan putingnya dan membuat menyusui terasa sulit.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Parenting, Menyusui 23/02/2020

Bermain Bersama Membuat Otak Bayi dan Orangtua Makin Terhubung

Bermain bersama bayi tidak hanya terasa menyenangkan, tapi juga bisa memperkuat ikatan emosional Anda dan buah hati. Ini penjelasan ilmiahnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

Mengenal Penyebab dan Gejala Trauma PTSD Pada Anak

Trauma anak yang tidak segera diatasi dapat menjadi PTSD. Apa itu trauma PTSD pada anak? Adakah cara mengetahui gejala dan pengobatannya?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hertha Christabelle Hambalie, M.Psi., Psikolog

Idealnya, Berapa Kali Balita Buang Air Besar dalam Seminggu?

Tidak sedikit orangtua yang khawatir saat balitanya sering atau jarang BAB. Adakah patokan angka normal untuk balita buang air besar dalam sehari?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Direkomendasikan untuk Anda

9 Tips Menyeimbangkan Pekerjaan dan Merawat Bayi

9 Tips Menyeimbangkan Pekerjaan dan Merawat Bayi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 28/04/2020
Begini Frekuensi Normal BAB Bayi yang Baru Saja Lahir

Begini Frekuensi Normal BAB Bayi yang Baru Saja Lahir

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 27/04/2020
Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020
Mencegah Anak Shopaholic, Begini Caranya

Mencegah Anak Shopaholic, Begini Caranya

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020