×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Perkembangan Setiap Minggu

Di Usia Berapa Bayi Sudah Boleh Makan Es Krim?

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Es krim adalah makanan favorit banyak orang untuk melepas dahaga di hari yang terik. Pernahkah Anda penasaran, sebenarnya apa boleh bayi makan es krim? Jawaban singkatnya: ya, tentu saja! Tapi, di umur berapa bayi sudah boleh makan es krim? Mari kita simak jawabannya berikut ini.

Di usia berapa sebaiknya bayi makan es krim?

Sah-sah saja bagi orangtua untuk memberikan bayi makan es krim sesekali, asalkan usia si kecil sudah di atas 1 tahun. Pada usia 1 tahun, bayi sudah boleh mulai diperkenalkan dengan makanan olahan dari susu seperti keju, mentega, termasuk juga es krim. Pengenalan berbagai macam rasa dan tekstur makanan akan semakin memperkaya indera pengecapnya.

Yang harus diperhatikan sebelum membolehkan bayi makan es krim

Yang harus diperhatikan, meski es krim yang dijual di pasaran dibuat dari susu dan telah melewati proses pasteurisasi untuk membunuh bakteri, jangan lupa bahwa ada kandungan lain yang tidak baik untuk bayi dan mungkin juga dapat memicu alergi makanan atau bahkan tersedak. Misalnya saja potongan kacang, buah-buahan, atau kepingan cokelat.

Bahkan susu sapi sebagai komposisi utama es krim itu sendiri pun dapat memicu gangguan pencernaan pada anak yang memang sensitif atau intoleran terhadap laktosa. Pasalnya, susu sapi memang lebih sulit untuk dicerna oleh bayi. Hal tersebut dapat menyebabkan penumpukan gas berlebih, memicu nyeri perut atau kolik. Gula, madu, karamel, pengawet, dan pewarna tambahan yang mungkin ikut diolah ke dalam es krim pun harus Anda pertimbangkan baik-baik sebelum membolehkan bayi makan es krim.

Srelain itu, pengenalan rasa manis es krim yang terlalu dini pada anak dapat membuatnya tumbuh ketagihan gula sehingga anak cenderung suka pilih-pilih makanan; hanya mau makanan dengan rasa yang itu-itu saja (manis). Akibatnya, anak yang suka sekali dengan makanan manis akan terus-terusan makan makanan manis, sehingga membuatnya berisiko mengalami gigi berlubang. Selain itu, sering makan makanan manis juga dapat meningkatkan risiko diabetes mellitus tipe 2.

Tips ketika memberikan es krim pada bayi Anda

Coba konsultasikan kepada dokter anak Anda sebelum Anda membolehkan bayi makan es krim untuk yang pertama kalinya. Beberapa tips berikut dapat Anda jadikan panduan ketika akan memberikan es krim pada bayi.

1. Perhatikan kebersihan

Kebanyakan es krim yang dijual di pasaran telah dipasteurisasi untuk membunuh bakteri, akan tetapi Anda harus tetap memperhatikan tempat di mana Anda membeli es krim tersebut. Pastikan kulkas tempat penyimpanan es krim tersebut bersih. Tempat penyimpanan juga sangat berpengaruh karena bakteri dapat hidup di tempat penyimpanan yang kotor. Penggunaan air untuk membuat es juga perlu diperhatikan. Pastikan air yang dipakai juga bersih. Air yang kotor dapat menyebabkan infeksi saluran cerna.

2. Cek komposisinya

Baca komposisi yang terkandung dalam es krim sebelum memberikannya kepada bayi Anda. Mengapa? Karena biasanya makanan kemasan atau makanan instan mengandung gula dan garam “tersembunyi”. Sebaiknya bacalah dulu informasi nilai gizi pada kemasan dan lihat berapa kandungan gula dan garam (natrium) dalam makanan kemasan tersebut sebelum Anda membelinya.

Juga, cermati bahan-bahan pendukung lainnya. Beberapa bahan makanan yang terkandung mungkin bisa mencetuskan alergi pada anak, apalagi jika bayi Anda memang memiliki alergi makanan.

3. Jangan terlalu banyak

Mulailah dengan suapan yang kecil, sedikit demi sedikit. Jangan memberi es krim kepada bayi Anda terlalu banyak. Kandungan gula pada es krim dapat mengakibatkan kerusakan gigi dan berat badan berlebih pada bayi Anda nantinya. Berikan hanya sekitar 1-2 sendok makan dan frekuensinya tidak lebih dari 1-2 kali per minggu.

4. Berikan makanan alternatif lainnya

Jika bayi Anda menyukai es krim, Anda juga dapat memberikan bayi Anda makanan alternatif lainnya seperti buah-buahan segar, yogurt, smoothies, dan agar-agar. Selalu pastikan si kecil mendapat asupaan makanan yang sehat dan seimbang, di samping camilan es krimnya. Coba bekukan jus buah atau puree pepaya favoritnya sehingga ketika bayi Anda memakannya, makanan tersebut jadi mirip dengan es krim.

Baca Juga:

Sumber
×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We’re excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca