Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

5 Resep MPASI Kentang yang Mudah dan Manfaatnya

5 Resep MPASI Kentang yang Mudah dan Manfaatnya

Apakah si kecil sudah mulai makan MPASI? Tidak usah khawatir kehabisan ide karena ibu bisa memberikannya MPASI dari bahan makanan kentang, lho! Apalagi, kentang juga menjadi salah satu sumber karbohidrat. Memangnya, apa saja manfaat serta resep MPASI kentang yang mudah dan enak untuk si kecil? Simak dalam artikel ini, ya!

Manfaat MPASI berbahan dasar kentang

mpasi kentang

Mengutip dari National Health Service, pada masa perkenalan MPASI, sangat dianjurkan untuk memberikan tekstur makanan yang lunak dan lembut (puree).

Setelah itu, secara bertahap ibu bisa memperkenalkan tekstur makanan lainnya.

Tak hanya bubur nasi, orangtua juga bisa memperkenalkan kentang sebagai MPASI karena teksturnya bisa menyesuaikan dengan kebutuhan bayi.

Berikut adalah manfaat dari menu MPASI kentang sesuai dengan kebutuhan nutrisi dan gizi bayi.

1. Menambah energi

Layaknya orang dewasa, bayi juga membutuhkan makanan seperti MPASI yang mempunyai kandungan karbohidrat seperti kentang.

Hal ini karena karbohidrat adalah sumber energi utama tubuh. Pada perkembangan bayi, sumber energi dari makanan bermanfaat untuk pertumbuhan.

Ada pula kandungan vitamin B6 yang berperan penting sebagai metabolisme dengan memecah karbohidrat serta protein menjadi glukosa dan asam amino.

Senyawa yang lebih kecil ini lebih bermanfaat sebagai sumber energi dalam tubuh. Lalu, kentang juga bisa Anda jadikan sebagai alternatif pengganti nasi saat si kecil mempunyai alergi gluten.

2. Melancarkan pencernaan

MPASI yang berbahan dasar kentang juga mempunyai manfaat lainnya untuk si kecil seperti melancarkan pencernaan.

Kentang mempunyai kandungan berupa pati sehingga berfungsi membantu melancarkan sistem pencernaan karena sumber nutrisi bagi bakteri usus.

Tak hanya itu saja, kandungan serat dalam kentang juga membantu mencegah terjadinya sembelit pada bayi.

3. Menjaga keseimbangan kadar gula

Masih berada dalam fase adaptasi, perhatikan pula jenis makanan bayi yang Anda berikan agar kadar gula darahnya juga tidak meningkat.

Walaupun kentang termasuk dalam jenis karbohidrat, kandungan pati resisten di dalamnya juga bermanfaat untuk mengurangi resistensi insulin sehingga membantu mencegah diabetes sejak dini.

4. Meningkatkan perkembangan otak

Agar perkembangan otak bayi bekerja secara optimal, berikan sumber makanan pendukung seperi menu MPASI yang berasal dari kentang.

Terdapat kandungan zat besi, seng, serta vitamin B kompleks yang membantu mengantarkan oksigen ke otak agar perkembangan kognitif bayi meningkat sesuai dengan tahapan usianya.

Resep MPASI dengan menggunakan kentang

mpasi kentang

Seperti yang Anda ketahui bahwa dalam kondisi mentah, kentang mempunyai tekstur yang cukup keras. Namun, setelah dimasak teksturnya pun bisa menjadi lebih lembut.

Oleh karena itu, kentang adalah pilihan tepat karena teksturnya bisa orangtua sesuaikan dengan usia si kecil.

Berikut adalah beberapa resep MPASI dengan menggunakan bahan utama kentang, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Bubur kentang, wortel, ayam

Pada usia 6 bulan, sangat dianjurkan untuk memberikan MPASI dengan tekstur lunak dan juga lembut. Tak hanya kentang, Anda bisa mencampurkan karbohidrat dengan protein serta sayuran.

Salah satunya adalah wortel yang mengandung vitamin A sehingga bermanfaat sebagai antioksidan sekaligus menjaga kesehatan mata.

Berikut adalah resep MPASI bubur kentang yang dicampur dengan ayam serta wortel.

Bahan-bahan

  • 1 buah kentang
  • 50 gram dada ayam
  • 2 buah wortel
  • 1 batang daun seledri
  • 1 sdt mentega
  • 200 ml air

Cara membuat:

  1. Tumis kentang yang sudah dipotong dadu serta ayam menggunakan mentega atau butter khusus hingga matang. Setelah itu, tambahkan air.
  2. Setelah air mendidih, masukkan wortel dan masak kembali hingga matang.
  3. Jika air sudah hampir meresap, matikan api lalu masukkan daun seledri. Aduk hingga merata.
  4. Ketika uap panas hilang, haluskan sampai teksturnya sesuai untuk bayi usia 6 bulan (puree).

2. Bubur kentang, bayam dengan oregano

Berbeda dengan usia sebelumnya, pada bayi usia 7 bulan Anda bisa meningkatkan tekstur makanan si kecil menjadi lebih kental.

Selain MPASI dengan bahan kentang, orangtua bisa menambahkan sayuran seperti bayam yang kaya zat besi serta bumbu lainnya untuk memperkenalkan rasa seperti oregano.

Bahan-bahan:

  • 1 buah kentang
  • ½ ikat bayam
  • 25 gram daging cincang
  • 1 siung bawang putih
  • 1 buah unsalted butter
  • 1 – 2 gelas air mineral
  • Bubuk oregano secukupnya

Cara membuat:

  1. Setelah membersihkan bahan-bahan, tumis bawang putih, daging cincang, serta kentang dengan unsalted butter.
  2. Masukkan air mineral secukupnya, lalu tambahkan bayam serta oregano hingga semuanya benar-benar matang dan sudah terasa lembut.
  3. Haluskan dengan blender hingga konsistensinya sesuai. Apabila bahan halus tersebut masih ada sisa, segera masukkan ke dalam kulkas.

3. Perkedel kentang keju

Seiring perkembangan, pada sebagian bayi usia 8–9 bulan, ia seharusnya sudah bisa mengonsumsi MPASI berbahan dasar kentang dengan tekstur yang lebih kasar bahkan finger food.

Sebagai contoh, memperkenalkan perkedel kentang kepada bayi bisa Anda tambahkan dengan bahan makanan lainnya seperti keju karena bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang.

Bahan-bahan:

  • 2–3 buah kentang
  • Keju sesuai selera
  • 1 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1 batang daun bawang
  • 1 tangkai seledri
  • 2 butir telur ayam
  • Bumbu secukupnya (merica, garam, kaldu jamur)

Cara membuat:

  1. Goreng kentang yang sudah dibersihkan dan dipotong hingga setengah matang. Setelah itu haluskan.
  2. Lalu, goreng irisan bawang putih dan bawang merah sebentar saja.
  3. Campurkan semua bahan, aduk sampai merata. Tes rasa terlebih dahulu.
  4. Bentuk perkedel sesuai selera, celupkan ke dalam kocokan telur, lalu goreng.
  5. Sajikan dengan nasi hangat atau langsung makan sebagai camilan.

4. Schotel kentang udang wortel kukus

Setelah melewati usia 9 bulan ke atas, Anda sudah bisa memberikan MPASI berbahan dasar kentang yang lebih bervariasi seperti jenis makanan schotel (terbuat dari pasta, keju, mentega, dan lainnya).

Apalagi, anak sudah mulai terbiasa dengan makanan bertekstur karena gigi yang sudah mulai tumbuh.

Bahan-bahan:

  • 1–2 buah kentang
  • 3 ekor udang, iris sesuai selera
  • 2 buah wortel
  • 2 buah tahu
  • 1 telur
  • 1 siung bawang putih
  • Unsalted butter
  • Keju dan kaldu jamur secukupnya

Cara membuat:

  1. Rebus kentang yang sudah bersih dan telah dipotong hingga empuk. Setelah itu, tumbuk kasar.
  2. Tumis bawang putih, udang, wortel, serta tahu hingga matang dengan unsalted butter hingga harum.
  3. Campurkan semua bahan dalam satu wadah. Tambahkan keju, kaldu jamur, serta satu butir telur, aduk hingga merata.
  4. Pindahkan ke dalam cetakan, lalu kukus selama 15–20 menit.

5. Omelette kentang

Orangtua juga bisa memberikan variasi menu MPASI lainnya seperti membuat omelette dengan campuran kentang.

Apalagi, pada usia di atas 10 bulan ia sudah mampu mengonsumsi beragam makanan mulai dari makanan cincang halus, cincang kasar, juga finger food.

Bahan-bahan:

  • 2 butir telur ayam
  • 1 batang daun bawang, iris tipis
  • 1 buah kentang kukus
  • ½ wortel kukus
  • Keju parut secukupnya
  • 2 – 3 sdm susu UHT
  • ½ sdt merica bubuk
  • ½ sdt kaldu jamur
  • Unsalted butter atau minyak goreng

Cara membuat:

  1. Potong wortel serta kentang sesuai selera atau kemampuan anak mengunyah.
  2. Kocok telur, campurkan dengan susu UHT, merica, dan kaldu jamur.
  3. Campur semua bahan, lalu aduk hingga merata.
  4. Lelehkan unsalted butter, lalu goreng seperti Anda membuat omelette.

Selamat mencoba membuat MPASI kentang untuk si kecil di rumah, Bu!

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Are Potatoes Healthy?. (2021). Retrieved 15 June 2021, from https://health.clevelandclinic.org/are-potatoes-healthy/

Lin, C., Chang, D., Wu, D., Peng, H., & Chuang, L. (2015). Assessment of Blood Glucose Regulation and Safety of Resistant Starch Formula-Based Diet in Healthy Normal and Subjects With Type 2 Diabetes. Medicine, 94(33), e1332. doi: 10.1097/md.0000000000001332

Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda . (2021). Retrieved 15 June 2021, from https://www.panganku.org/id-ID/view

Healthy food for babies and toddlers: the five food groups. (2021). Retrieved 15 June 2021, from https://raisingchildren.net.au/toddlers/nutrition-fitness/daily-food-guides/babies-toddlers-food-groups

Find out which food groups you should include in your baby’s diet. (2021). Retrieved 15 June 2021, from https://www.nhs.uk/start4life/weaning/what-to-feed-your-baby/around-6-months/

Reasons Why Carrots (of All Colors) Are Healthy For You. (2021). Retrieved 15 June 2021, from https://health.clevelandclinic.org/reasons-why-carrots-of-all-colors-are-healthy-for-you/

Protein for children. (2021). Retrieved 15 June 2021, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/protein-for-children

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 3 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita