Panduan Membuat Menu MPASI Bayi 10 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16/03/2020
Bagikan sekarang

Selagi Anda memberikannya ASI di waktu tertentu, bayi usia 10 bulan juga harus mendapat asupan makanan utama serta selingan setiap harinya. Bukan tanpa alasan, hal ini agar asupan nutrisi harian si kecil dapat memenuhi kebutuhan gizinya di usia 10 bulan. Nah, tak perlu khawatir kehabisan ide dalam merancang menu makanan bayi 10 bulan. Silakan simak panduan mudah membuat menu untuk si kecil berikut ini.

Makanan seperti apa yang baik untuk bayi 10 bulan?

MPASI instan pakai pengawet

Sebelum merancang menu makanan untuk diberikan kepada bayi, Anda perlu memahami bagaimana tekstur makanan bayi 10 bulan.

Kemampuan bayi 10 bulan saat makan bisa dikatakan sudah cukup baik. Sekarang, buah hati Anda tidak perlu lagi diberikan makanan dengan tekstur saring seperti yang diberikan saat baru belajar makan.

Menurut WHO sebagai badan kesehatan dunia, tekstur makanan bayi usia 10 bulan meliputi olahan yang sudah dicincang halus dan dicincang kasar.

Meski begitu, bayi di usia 10 bulan ini juga masih bisa diberikan menu makanan yang bertekstur lumat. Hanya saja, makanan dengan tekstur lebih kental tidak masalah untuk diberikan di usia ini.

Bahkan, potongan makanan yang seukuran jari (finger food) juga bisa menjadi pilihan bentuk dan tekstur makanan lain sekarang.

Jadi, selain memberikan olahan makanan lumat, dicincang halus, dicincang kasar, hingga agak kental, Anda juga boleh memberikannya finger food.

Finger food bisa Anda berikan dalam jumlah yang lebih banyak ketimbang sebelumnya. Sementara untuk sumber makanan bayi, usahakan ia mendapatkan asupan protein, lemak, serta serat.

Sebaiknya berikan sumber makanan tersebut dalam jumlah yang sama rata, misalnya tidak terlalu banyak asupan protein atau lemak sedangkan serat terlalu sedikit.

Begitu pula sebaliknya, hindari memperbanyak makanan sumber serat seperti sayur-sayuran tetapi jarang menyajikan asupan protein dan lemak.

Makanan sumber protein dan lemak meliputi daging sapi, daging ayam, hati sapi, hati ayam, telur, dan lain sebagainya.

Rancangan sajian menu makanan bayi 10 bulan

makanan penyebab sembelit pada bayi

Sebenarnya ada beragam menu makanan yang dapat disajikan untuk bayi usia 10 bulan. Apalagi masa ini merupakan waktu yang tepat untuk memperkenalkan buah hati Anda dengan berbagai jenis, rasa, dan tekstur makanan.

Pemberian menu makan untuk bayi 10 bulan sebenarnya bisa Anda sesuaikan kembali dengan kemampuannya.

Ada bayi yang sudah tertarik untuk mengunyah sehingga bisa diberikan makanan dengan tekstur agak kental dan kasar di usia ini.

Di sisi lain, ada juga bayi yang masih menyukai tekstur lembut dan lunak seperti yang diberikan di usia sebelumnya.

Supaya sajian harian lebih beragam, berikut menu makanan yang bisa Anda sontek untuk meningkatkan nafsu makan si kecil yang berusia 10 bulan:

Menu makanan sarapan bayi 10 bulan

Jadwal makan bayi 10 bulan pada pagi hari dimulai dengan pemberian ASI. Selang kurang lebih dua jam setelahnya Anda bisa memberikan si kecil sarapan pagi.

Contoh menu makanan sarapan bagi bayi 10 bulan yakni nasi tim telur dan wortel. Coba buat nasi seperti biasa tetapi dengan menambahkan takaran air yang lebih banyak agar mendapat tekstur yang agak lembek.

Bayi usia 10 bulan sudah boleh makan makanan dengan tekstur agak kental. Jadi, tidak masalah untuk menyajikan bubur kental yang terdapat sedikit butiran-butiran nasi berukuran kecil.

Sementara untuk telur dan wortel bisa Anda buat dengan merebusnya atau mengukusnya terlebih dahulu. Setelah nasi matang, campurkan telur dan wortel ke dalamnya agar bisa dimasak bersama.

Jika ingin lebih mudah, Anda juga bisa menggunakan alat slow cooker yang akan lebih memudahkan dalam membuat makanan bayi.

Tambahkan gula, garam, micin, maupuk minyak bila diperlukan dalam jumlah yang cukup.

Menu makanan siang bayi 10 bulan

Pada dasarnya, menu makanan bayi 10 bulan baik pagi, siang, dan malam tidak jauh berbeda dari segi tekstur. Namun, Anda bisa berkreasi dengan isi makanannya agar si kecil tidak bosan dan lebih tertarik untuk makan.

Contoh menu makan siang untuk bayi 10 bulan yang bisa Anda berikan yaitu nasi tim dengan hati ayam dan brokoli.

Cara mengolahnya pun sama, Anda hanya perlu memasak nasi hingga membentuk tekstur yang lembek tetapi tidak terlalu lumat.

Masak juga hati ayam dan brokoli, entah dengan cara direbus, dikukus, maupun ditumis dengan sedikit minyak. Jangan lupa, tambahan sedikit perasa seperti garam dan gula agar makanan si kecil terasa lebih lezat.

Bahkan, jika perlu sah-sah saja untuk menambahkan micin pada makanan bayi guna menguatkan cita rasanya. Setelah itu, Anda bisa memberikan ASI sekitar dua jam setelah makan siang.

Menu makanan malam bayi 10 bulan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, menu makanan bayi 10 bulan di malam hari tidak jauh berbeda dengan pagi dan siang.

Ambil contohnya, Anda dapat membuat nasi tim dengan tahu dan bayam. Cara membuatnya sama seperti olahan makanan pagi dan siang.

Pilihan menu makan bayi 10 bulan lainnya yakni dengan membuat pasta spageti dan daging cincang. Caranya dengan merebus spageti seperti biasa lalu gunting atau potong sampai berukuran kecil agar memudahkan bayi saat memakannya.

Terakhir, jangan lupa tambahkan daging cincang yang telah dimasak dan dibumbui ke atas spageti tersebut. Jika setelah makan malam bayi masih merasa lapar, Anda bisa menenangkannya dengan memberikan ASI.

Menu makanan selingan bayi 10 bulan

Makanan selingan atau camilan adalah sajian pengganjal perut yang diberikan di sela-sela waktu makan utama bayi.

Bagi si kecil di usia 10 bulan ini, menu makanan selingan yang bisa diberikan yakni potongan finger food buah-buahan dengan tekstur halus.

Ambil contohnya buah pisang atau buah pepaya yang telah dipotong kecil-kecil.

Frekuensi dan porsi makanan untuk bayi 10 bulan

makanan hangat pada bayi

Selain memerhatikan menu makanan untuk bayi di usia 10 bulan, penting juga bagi orangtua untuk memahami frekuensi dan porsi makan bayi yang ideal.

Jadwal makan bayi 10 bulan terbagi menjadi dua yaitu makanan utama dan selingan. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjabarkan bahwa frekuensi makan bayi 10 bulan sekitar 3-4 kali untuk makanan utama.

Sementara waktu pemberian makanan selingan untuk bayi 10 bulan bisa sekitar 1-2 kali sehari tergantung nafsu makannya, yakni di pagi menjelang siang dan sore hari.

Porsi makan bayi juga tidak kalah penting untuk diperhatikan. Jangan sampai porsi makan yang Anda sajikan untuk si kecil terlalu sedikit atau bahkan terlalu banyak.

Anda bisa memberikan porsi makanan kurang lebih ½-¾ mangkuk ukuran 250 mililiter (ml) untuk bayi dalam sekali makan. 

Tak lupa, waktu makan bayi juga harus dibatasi dan usahakan jangan lebih dari 30 menit. Jika selama masa pengenalan dengan berbagai makanan bayi kerap kali menolaknya, jangan keburu putus asa.

Begitu pula saat bayi pilih-pilih makanan, sebaiknya Anda bersabar dan terus berusaha mengenalkannya dengan beragam makanan.

Anda tetap bisa berusaha mencoba memberikan makanan tersebut, entah disajikan dengan cara berbeda atau sama, sampai sekitar 10-15 kali.

Jika setelah berbagai upaya yang Anda lakukan si kecil tetap menolak makanan tersebut, artinya ia memang tidak menyukainya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Menerapkan Jadwal MPASI Usia 6-24 Bulan Beserta Aturannya

Sejak dini bayi sebaiknya punya jadwal MPASI yang teratur. Agar lebih optimal, ortu perlu tahu seperti apa jadwal makan yang tepat untuk bayi.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Aneka Macam Resep Makanan Bayi yang Sehat dan Menggugah Selera

Menyajikan menu makanan bayi dalam masa MPASI sebenarnya tidak sulit. Berbekal resep ini, mari buat aneka makanan yang sehat dan lezat untuk bayi yuk, Bu!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Bayi Kurang dari 6 Bulan Diberikan Makanan, Boleh atau Tidak, Ya?

Bayi yang belum genap 6 bulan seharusnya masih menyusu ASI. Namun, bolehkah memberikan makanan untuk bayi di bawah 6 bulan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Panduan Menyiapkan dan Memberikan Makanan Bayi Sampai Usia 2 Tahun

Pemberian makanan untuk bayi penting guna memenuhi kebutuhan gizi hariannya. Namun, jangan asal, pahami dulu berbagai hal penting seputar makanan si kecil.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

kebutuhan lemak untuk bayi

Tidak Selalu Buruk, Ini Jumlah Kebutuhan Lemak untuk Bayi yang Harus Dipenuhi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/04/2020
kebutuhan protein bayi

Memahami Kebutuhan Protein Bayi dan Pilihan Sumbernya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 09/04/2020
menu makanan bayi 7 bulan

Agar Lebih Bervariasi, Begini Cara Membuat Menu Makanan Bayi 7 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020
jadwal makan bayi di bawah 6 bulan

Ketika Sudah Mulai MPASI, Ini Jadwal Makan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 04/04/2020