Sebelum Memakainya, Pahami Dulu Seputar Pompa ASI Elektrik untuk Menyusui

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Bagi ibu yang sudah akan kembali bekerja atau takut disibukkan oleh kegiatan harian, mungkin Anda mulai membutuhkan pompa ASI. Tujuannya agar bayi bisa tetap menjalani ASI eksklusif meski tidak langsung menyusu dari payudara ibu. Ada berbagai jenis pompa ASI, salah satu yang paling sering digunakan yakni pompa ASI elektrik. 

Pemilihan pompa ASI sebenarnya tergantung dari selera dan kebutuhan Anda. Nah, untuk lebih jelasnya, mari gali lebih dalam mengenai pompa ASI elektrik.

Apa itu pompa ASI elektrik?

tips memerah asi

Pompa ASI elektrik adalah alat yang memudahkan Anda untuk memompa ASI dari payudara secara otomatis. Sesuai dengan namanya, electric breast pump atau pompa ASI elektrik ini melibatkan penggunaan listrik maupun baterai.

Jadi, Anda tidak perlu bersusah payah memompa dengan tangan. Dibandingkan dengan pompa ASI manual alias menggunakan tangan, pompa ASI elektrik bisa dibilang jauh lebih praktis.

Pasalnya, saat memakai pompa ASI jenis ini, Anda masih bisa tetap melakukan aktivitas lainnya sembari menunggu ASI selesai dipompa. Jenis pompa ASI yang satu ini tersedia dalam dua bentuk. Ada yang memiliki satu pompa saja (single electric pumps), dan ada juga yang memiliki dua pompa (double electric pumps).

Pompa ASI jenis ini ada yang terdiri dari dua pompa yang bisa memompa dua payudara sekaligus waktu yang bersamaan. Sementara jika hanya menggunakan pompa ASI elektrik dengan satu pompa, Anda harus bergantian menunggu satu payudara selesai dipompa, baru kemudian dilanjutkan ke payudara yang lain.

Bagaimana cara pakai pompa ASI elektrik?

Sumber: Rattle and Mum

Cara menggunakan pompa ASI elektrik tidaklah sulit. Sebelum menggunakannya, ada baiknya Anda telah membaca buku petunjuk yang biasanya ada di dalam kotak kemasan bersama dengan alat pompa ASI ini.

Hal ini bertujuan agar Anda tidak lebih terbiasa dan tidak merasa kesulitan dalam menggunakannya. Jangan lupa juga, pastikan semua bagian pompa sudah dalam keadaan bersih dan steril, sehingga siap untuk digunakan. Ketika Anda hendak memompa ASI, usahakan cari tempat yang sepi dan nyaman.

Tahapan penggunaan pompa ASI elektrik

Jika semua hal tersebut sudah dilakukan dan Anda siap untuk memompa ASI, kemudian ikuti langkah-langkah pakai pompa ASI elektrik berikut ini:

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir untuk memastikannya sudah bersih.
  2. Pasang pelindung payudara, wadah untuk menampung cairan ASI, tabung, dan pompa payudara. Pastikan semua alat-alat tersebut sudah berada di posisi yang tepat.
  3. Posisikan pelindung payudara dengan pas, dan usahakan tidak terasa sakit. Biasanya, pelindung yang berbentuk lingkaran tersebut harus berukuran sekitar 3-4 milimeter (mm) lebih besar dari puting payudara. Tekan pelindung payudara tersebut secara perlahan, agar membuatnya berada di posisi yang sesuai dan tidak mudah lepas.
  4. Colokkan pompa ASI listrik ke colokan listrik terdekat, atau baterai masih tersedia. Kemudian nyalakan pompa dengan pengaturan intensitas yang rendah. Jika dirasa perlu dan tidak terasa mengganggu, Anda bisa meningkatkan intensitas pompa ASI elektrik secara perlahan sesuai kebutuhan. Sesuaikan intensitas kekuatan electric breast pump selama proses pengeluaran ASI.
  5. Pegang pelindung payudara untuk memastikannya tidak lepas, atau pasang pelindung payudara tersebut di dalam bra menyusui.
  6. Jika Anda menggunakan pompa ASI elektrik yang hanya terdiri atas satu pompa, segera beralih ke bagian payudara yang lain setelah sisi sebelumnya selesai.
  7. Ulangi hal yang sama untuk memompa bagian payudara yang lainnya.
  8. Setiap kali selesai digunakan, sebaiknya langsung cuci dan bersihkan semua bagian pompa yang terkena cairan ASI. Kemudian biarkan alat-alat tersebut kering sepenuhnya sebelum disimpan.
  9. Masing-masing electric breast pump mungkin memiliki instruksi atau aturan pembersihan yang berbeda sebagaimana tertera di dalam buku petunjuk manual. Sebaiknya ikuti petunjuk tersebut dengan seksama.

Apa saja kelebihan dan kekurangan pakai pompa ASI elektrik?

Sumber: Nuvita Baby

Pompa ASI elektrik hadir dalam berbagai kelebihan yang akan lebih memudahkan Anda saat menggunakannya. Meski di satu sisi sebenarnya terbilang sangat membantu, tapi jenis pompa ASI yang satu ini juga memiliki kekurangan.

Berikut perbandingan kelebihan dan kekurangan dari pemakaian pompa ASI elektrik, yang bisa Anda jadikan bahan pertimbangan:

Kelebihan pompa ASI elektrik

Penggunaan pompa ASI elektrik biasanya dirasa sangat menguntungkan bagi ibu yang memiliki banyak kegiatan, atau harus bekerja hampir setiap hari. Ini karena menyusui bayi melalui payudara langsung akan sulit untuk dilakukan.

Sedangkan dengan adanya pompa ASI elektrik ini dapat lebih membantu, karena bayi bisa tetap mendapatkan ASI meski ibu sedang tidak ada bersamanya. Bukan itu saja, electric breast pump juga lebih disarankan karena memiliki waktu memompa yang jauh lebih cepat ketimbang pompa ASI manual.

Itu sebabnya, Anda tidak perlu menghabiskan waktu terlalu lama untuk memompa ASI saat sedang berada di luar rumah, seperti di kantor. Kecepatan pompa ASI elektrik juga bisa diatur sesuai dengan keinginan dan kenyamanan Anda.

Jadi, ketika ingin proses memompa berjalan dengan lebih cepat, Anda hanya perlu meningkatkan intensitas kekuatannya. Ketika dirasa sudah cukup kuat dan ingin lebih santai, Anda bisa menurunkan kembali intensitas pompa ASI elektrik ini.

Alhasil, jumlah ASI yang diperoleh pun bisa jauh lebih banyak ketimbang menggunakan pompa ASI manual. Karena menggunakan tenaga listrik, pompa ASI elektrik ini bekerja secara otomatis sehingga bisa membantu menyimpan tenaga Anda. Ya, Anda tidak perlu kelelahan selama proses memompa ASI berlangsung.

Pelengkap pada pompa ASI elektrik

Pompa ASI jenis ini juga biasanya tersedia dalam berbagai fitur atau kelengkapan masing-masing, yang bisa Anda sesuaikan kembali dengan kebutuhan dan kondisi. Aneka fitur yang dapat tersedia pada pompa ASI elektrik, yakni:

  • Fungsi pompa ganda. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ada electric breast pump yang terdiri atas dua pompa dan ada yang hanya memiliki satu pompa. Dengan begitu, Anda bisa memompa ASI pada kedua payudara sekaligus dalam satu waktu.
  • Isapan pompa. Penggunaan isapan pompa bisa disesuaikan kembali, sehingga seolah dapat menyerupai isapan bayi pada payudara.
  • Jumlah isapan. Tingkat jumlah isapan setiap menitnya bisa disesuaikan kembali dengan keinginan Anda. Jadi, Anda tidak akan merasa sakit atau tidak nyaman karena isapan yang terlalu kuat.

Dari semua penjelasan tersebut, berikut rangkuman kelebihan pompa ASI elektrik:

  • Waktu yang digunakan untuk memompa ASI lebih cepat.
  • Dilengkapi dengan fitur pengaturan tertentu yang membuatnya lebih nyaman saat digunakan.
  • Memiliki banyak model yang bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Meliputi model yang mempunyai dua pompa untuk memompa kedua payudara Anda dalam satu waktu, atau satu pompa saja. 
  • Membutuhkan usaha yang lebih kecil dalam menggunakannya, sehingga tidak membuat Anda kelelahan berapa lama pun Anda memakai pompa ASI ini.

Kekurangan pompa ASI elektrik

Di balik beragam kelebihannya, ternyata pompa ASI listrik juga memiliki kekurangan yang bisa jadi bahan pertimbangan Anda lebih lanjut. Pertama, jenis pompa ASI ini dilengkapi oleh berbagai alat, sehingga cenderung lebih berat untuk dibawa bepergian.

Jika Anda berencana untuk membawa pompa ASI ini berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, biasanya terasa berat dan lebih sulit. Selain itu, pemakaian pompa ASI ini juga tergantung dari daya.

Maka itu, pompa ASI jenis ini hanya dapat berfungsi bila persediaan daya dari baterai mencukupi, atau ada listrik di sekitar Anda. Terkadang, pompa ASI ini juga bisa menimbulkan suara yang cukup berisik saat digunakan, karena terdapat komponen penggerak di dalamnya.

Terakhir, harga pompa ASI elektrik biasanya relatif lebih mahal ketimbang pompa ASI manual. Terang saja, ini karena pompa ASI elektrik dilengkapi oleh berbagai fitur dan kelebihan yang bisa memudahkan Anda selama memompa ASI.

Dari semua penjelasan tersebut, berikut rangkuman kelebihan pompa ASI elektrik:

  • Harganya lebih mahal dibandingkan dengan pompa manual
  • Lebih sulit untuk dibersihkan
  • Menimbulkan suatu berisik saat digunakan
  • Lebih sulit untuk dibawa ke mana-mana

Memang, berbagai manfaat lebih yang ditawarkan oleh pompa ASI elektrik pasti memiliki konsekuensi harga yang juga lebih mahal dibandingkan dengan pompa ASI manual.

Namun, jika Anda ingin lebih cepat dan lebih banyak menghasilkan ASI dalam sekali pompa, pompa ASI elektrik bisa dipertimbangkan untuk menjadi pilihan yang tepat.

Bagaimana cara yang tepat dalam memilih pompa ASI elektrik?

Sumber: Milkbar Breastpumps

Pompa ASI elektrik tersedia atas 2 jenis. Perbedaannya biasanya terletak pada satu atau dua pompa yang dimiliki oleh pompa ASI ini.

Begitu pula dengan kelebihan yang ditawarkan kedua, tentu masing-masing punya keuntungan dan kekurangan tersendiri. Sebelum memutuskan membeli atau menggunakan jenis pompa ASI listrik yang tepat, sebaiknya pertimbangkan beberapa hal berikut sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

1. Waktu pemakaian pompa ASI

Seberapa sering Anda memompa ASI? Jika Anda sangat sering memompa ASI, tidak ada salahnya untuk memilih menggunakan pompa ASI elektrik yang memiliki dua pompa (double electric pumps).

Ini karena dua pompa ASI akan lebih memudahkan dan mempercepat waktu penggunaannya. Sebaliknya, bila digunakan hanya sewaktu-waktu atau sesekali, pompa ASI elektrik dengan satu pompa mungkin lebih tepat untuk Anda.

2. Tempat pemakaian pompa ASI

Di mana Anda akan menggunakan pompa ASI elektrik ini? Jika Anda menggunakannya di kantor dan hanya memiliki waktu sedikit untuk memompa, sebaiknya gunakan pompa ASI elektrik dengan dua pompa.

Pasalnya, bisa memakan waktu yang lebih singkat saat digunakan, sehingga Anda tidak perlu berlama-lama berkutat dengan pompa ASI. Sementara jika kegiatan yang Anda lakukan tidak menuntut untuk memompa ASI dalam waktu singkat, Anda bisa memilih yang memiliki satu pompa.

Akan tetapi, jangan lupa pastikan pompa ASI Anda memiliki daya yang penuh, atau setidaknya tersedia colokan listrik di sekitar Anda. Jadi, Anda tidak perlu bingung untuk mengisi daya ketika hendak digunakan.

3. Ukuran lingkaran pompa ASI dengan payudara

Setiap pompa ASI biasanya memiliki ukuran corong atau lingkaran yang bervariasi. Pastikan ukuran lingkaran tersebut sesuai dengan ukuran payudara Anda.

Dalam arti, tidak terlalu besar atau bahkan terlalu kecil. Pilihlah lingkaran atau corong pompa dengan ukuran yang pas dengan ukuran payudara Anda. Dengan begitu, Anda bisa merasa lebih nyaman saat memompa ASI.

4. Model pompa ASI

Ada berbagai model pompa ASI elektrik yang tersedia. Supaya lebih memudahkan Anda saat digunakan, Anda bisa memilih jenis pompa elektrik yang dengan bentuk yang mudah dibawa dan dibersihkan.

5. Anggaran belanja

Pertimbangan terakhir, jangan lupa sesuaikan pilihan jenis pompa ASI elektrik dengan anggaran belanja Anda. Tidak perlu terlalu memaksa membeli pompa elektrik dengan harga yang terlalu mahal meski memiliki beragam fitur menarik.

Namun yang terpenting, pompa ASI tersebut nyaman dan tidak menyulitkan Anda saat digunakan.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca