ASI Encer, Apakah Normal? Apa Penyebabnya?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Tekstur ASI encer kadang menjadi masalah yang dikhawatirkan para ibu menyusui. Padahal tiap ASI yang keluar mengandung semua nutrisi yang diperlukan bayi untuk kekebalan tubuh dan perkembangannya nanti. Apa yang menyebabkan air susu ibu ini encer? Apakah normal atau tidak?

ASI encer biasanya diproduksi di awal masa menyusui

Awalnya, produksi susu dimulai sekitar minggu ke 16 pada masa kehamilan, namun hanya dalam jumlah sangat kecil. Setelah melahirkan, ada tiga tahap utama proses produksi ASI, yaitu yang pertama ASI kolostrum, lalu ASI transisi dan terakhir ASI matang. Selanjutnya, susunan ASI yang keluar disesuaikan dengan kebutuhan bayi Anda dari waktu ke waktu

ASI yang teksturnya encer biasanya terdapat di tahapan kolostrum. ASI kolostrum sebenarnya bekerja sebagai vaksin alami dan 100% aman untuk bayi. Ini juga mengandung sejumlah besar antibodi secretory immunoglobulin A (IgA), yang baik bagi bayi yang baru lahir. ASI kolostrum ini berwarna kekuningan, mengandung kadar laktosanya tinggi, dan lemaknya rendah sehingga mudah dicerna.

Apa penyebab ASI encer?

Sebenarnya, penyebab ASI encer adalah kandungan lemak yang rendah. Karena pada dasarnya ada 2 jenis tekstur ASI.  Pertama, ASI yang encer, dan kedua adalah ASI yang teksturnya kental. Keduanya wajar, dan bisa terjadi kapan saja pada semua ibu menyusui.

Tahukah Anda kalau ASI yang lebih kental dipengaruhi oleh banyaknya lemak? Ya, Encer atau tidaknya ASI ini, biasanya dipengaruhi oleh kandungan gizi atau lemak dalam ASI. Saat awal ibu menyusui, ASI di payudara masih banyak. Lalu, ASI di masa ini biasanya mengandung lemak yang lebih rendah, teksturnya lebih encer, namun gizinya banyak. Sedangkan semakin sedikit ASI, semakin tinggi lemaknya, mengandung banyak kalori, namun semakin kental pula teksturnya.

Apakah jumlah produksi ASI memengaruhi encer atau kentalnya ASI?

Tidak, produksi dan tekstur ASI tidak ada hubungannya sama sekali. Semakin sering menyusui, semakin lancar produksi ASI Anda. Isapan bayi pada payudara Anda merupakan rangsangan bagi tubuh Anda untuk terus memproduksi ASI.

Encer atau kentalnya biasanya bisa terjadi kapan saja. Dan seiring bertambahnya usia bayi, asupan yang dibutuhkan pun berbeda. Perhatikan juga makanan yang ibu makan. Pasalnya, apa yang Anda makan juga dapat memengaruhi rasa dan komposisi ASI, terutama jenis lemak yang terkandung dalam ASI. Jadi, sangat penting bagi Anda untuk tetap menerapkan diet gizi seimbang untuk menghasilkan ASI yang sehat dan juga untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

Jika asupan makan Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan zat gizi tertentu, mungkin Anda membutuhkan asupan vitamin dan mineral tambahan dari suplemen.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca