Begini Caranya Memompa ASI dengan BenarIni adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh

Bagi banyak ibu, cara memberikan ASI adalah dengan menyusui bayi langsung di payudara ibu. Namun, ada kalanya ibu harus memompa ASI, misalnya jika bayi prematur, atau untuk persediaan saat ibu bekerja, atau agar ASI-nya tidak menumpuk banyak dalam payudara sehingga mencegah payudara agar tidak bengkak. Ibu dapat memeras ASI melalui pijatan langsung dengan tangan atau menggunakan alat pompa ASI, baik manual maupun yang elektrik.

Kenapa harus memompa ASI keluar?

Dengan memompa ASI keluar, Anda tetap dapat memberikan manfaat dari ASI kepada bayi ketika Anda tidak bisa langsung menyusuinya. Jika bayi Anda prematur, ia mungkin tidak bisa langsung menyusu di payudara Anda, atau bayi Anda mempunyai masalah atau penyakit lain yang membuatnya sulit untuk langsung menyusu di payudara Anda. Selain itu, Anda dapat mengeluarkan ASI untuk alasan ini:

  • Untuk merangsang produksi ASI dan meningkatkan cadangan ASI
  • Untuk mengurangi nyeri dan tekanan pada payudara yang bengkak
  • Untuk tetap membuat cadangan ASI tetap meningkat ketika Anda sedang dirawat untuk beberapa waktu atau Anda bekerja sehingga tidak dapat memberikan ASI langsung dari payudara Anda sepanjang waktu.

Bagaimana cara memompa ASI?

Anda dapat memompa atau mengeluarkan ASI dengan cara memijat payudara dengan tangan atau menggunakan pompa.

Dengan pijatan tangan

Mengeluarkan ASI melalui pijatan tangan mungkin bukan cara yang mudah ketika Anda mencobanya pertama kali. Anda mungkin akan putus asa ketika sudah mencoba berkali-kali dalam waktu yang lama dan hanya menghasilkan sedikit ASI yang keluar bahkan hanya untuk beberapa tetes. Namun, lama-kelamaan Anda akan terbiasa dengan ini, dan Anda akan mengetahui bagaimana cara mengeluarkan ASI dengan mudah. Ketika bayi menyusu di payudara Anda, Anda akan merasakan aliran ASI yang lancar untuk memenuhi kebutuhan bayi Anda.

Mengeluarkan ASI dengan pijatan tangan caranya adalah dengan menekan kelenjar susu di belakang puting, bukan meremas puting Anda. Saat mengeluarkan ASI melalui pijatan tangan, sebaiknya Anda ikuti saran ini:

  • Sebelum mulai, sebaiknya cuci tangan Anda dengan sabun dan air hangat, dan pijat payudara Anda dengan lembut.
  • Pegang payudara Anda tepat di belakang areola, yaitu daerah berwarna hitam pada payudara Anda.
  • Pijat dengan lembut menggunakan jari-jari Anda, jempol di bagian atas payudara dan keempat jari Anda yang lain berada di bagian bawah payudara membentuk huruf C. Ini tidak akan menimbulkan rasa sakit. Hindari meremas puting Anda langsung karena akan membuat Anda kesakitan dan ASI tidak dapat keluar.
  • Lepaskan tekanan, kemudian ulangi. Cobalah untuk tidak menggeser posisi jari Anda. Mungkin awalnya hanya setetes dua tetes ASI yang keluar, tetapi jika terus dilakukan dapat membantu Anda mengeluarkan susu lebih banyak dan membuat produksi ASI dalam payudara juga lebih banyak. Dengan sedikit latihan dan waktu, ASI dapat keluar dengan lancar.
  • Jika tidak ada tetes ASI yang keluar, gerakkan jari-jari Anda memutar sekitar payudara dan coba bagian yang berbeda dari payudara Anda, serta terus ulangi.

Untuk mengeluarkan seluruh ASI yang ada di kedua payudara Anda mungkin akan membutuhkan waktu sekitar 15-45 menit atau mungkin bisa saja lebih, tergantung dari banyaknya ASI yang ada di payudara Anda. Sebaiknya kosongkan dulu satu payudara Anda sebelum beralih ke payudara lainnya.

Menggunakan pompa ASI (breast pump)

Jika Anda memilih menggunakan pompa ASI yang lebih mudah, Anda cukup meletakkan alat isapnya di payudara Anda. Tekan pegangannya jika Anda menggunakan pompa ASI manual, atau Anda hanya cukup menghidupkan mesin untuk pompa ASI elektrik. Pompa ASI akan menekan payudara Anda dan menyimpan ASI dalam botol yang terpasang.

Jika Anda memakai pompa untuk mengeluarkan ASI, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihannya. Sebaiknya cuci dengan air panas dan sabun sebelum dan setelah pompa digunakan agar pompa tetap steril.

Bagaimana agar ASI lebih banyak keluar?

Terdapat beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk mendorong let-down reflex (ASI keluar dengan lancar), sehingga ASI lebih banyak keluar ketika Anda memompa. Berikut ini merupakan caranya:

  • Cobalah untuk tenang. Anda bisa mengeluarkan ASI di tempat yang tenang, nyaman, dan hangat untuk Anda. Anda dapat mengeluarkan ASI di tempat biasa Anda menyusui bayi Anda. Ketika sedang mengeluarkan ASI, tariklah napas dalam-dalam secara perlahan. Untuk mendapatkan suasana tenang, Anda bisa menggunakan metode yang sesuai dengan Anda, mendengarkan musik misalnya. Anda juga bisa memberi kehangatan pada payudara Anda sebelum mengeluarkan ASI untuk membantu kelancaran ASI keluar. Contohnya, Anda bisa mandi air hangat atau mengompres payudara Anda dengan air hangat sebelum Anda memulai untuk mengeluarkan ASI.
  • Pijat payudara Anda dengan lembut. Dengan menyentuh dan memijat payudara, Anda dapat memicu let-down reflex, sehingga nantinya ASI dapat keluar dengan lancar.
  • Pikirkan bayi Anda dan jumlah ASI yang dapat Anda produksi. Kedua hal ini dapat membantu ASI keluar dengan lancar. Jika bayi prematur atau sakit, Anda dapat lebih mudah mengeluarkan ASI jika berada di samping bayi. Namun, ketika Anda jauh dari bayi, melihat foto bayi mungkin dapat membantu ASI Anda keluar dengan lancar.
  • Anda butuh seseorang yang mendukung Anda. Banyak ibu yang merasa sangat terbantu ketika orang di sekelilingnya mendukungnya untuk memberikan ASI kepada bayi. Bisa dari suami, orangtua, mertua, atau teman sekalipun. Dukungan ini membuat ibu semangat dan percaya diri untuk dapat memberikan ASI kepada buah hati.

Berapa banyak ASI yang harus dipompa?

Seberapa banyak ASI yang akan Anda keluarkan tergantung dari alasan mengapa Anda mengeluarkan ASI. Jika Anda mengeluarkan ASI untuk meringankan pembengkakan pada payudara Anda, mungkin Anda hanya butuh mengeluarkan ASI sampai Anda merasa payudara Anda lebih baik dan Anda merasa lebih nyaman. Jika Anda mengeluarkan ASI untuk bayi prematur Anda, Anda mungkin harus lebih banyak dan lebih sering mengeluarkannya untuk makanan bayi Anda.

Seberapa banyak ASI yang dapat Anda keluarkan tergantung dari individu masing-masing. Ada ibu yang mampu mengeluarkan ASI dalam volume yang besar setiap beberapa jam, dan ada juga ibu yang hanya bisa mengeluarkan ASI dengan volume kecil tetapi dalam waktu yang lebih sering. Namun, sebaiknya Anda tidak menilai kemampuan produksi ASI Anda dari seberapa banyak Anda bisa mengeluarkan ASI. Bayi Anda lebih mampu untuk mendapatkan lebih banyak ASI ketika ia menyusu langsung di payudara Anda ketimbang Anda mengeluarkan ASI dengan tangan Anda. Mengeluarkan ASI dengan tangan Anda sendiri merupakan cara kedua ketika Anda tidak bisa menyusui langsung atau ketika Anda butuh.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca