7 Manfaat Menakjubkan Yoga untuk Membantu Tumbuh Kembang Anak Autisme

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Orangtua dari anak dengan autisme tentu selalu mencari cara agar dapat mengembangkan kemampuan otak anak. Selain mengikuti berbagai terapi, rupanya ada teknik baru yang bisa Anda ajarkan bagi buah hati untuk membantu perkembangannya, yaitu yoga. Saat ini sudah banyak bermunculan terapi khusus autisme yang mengajarkan yoga untuk anak. Yuk, kenali lebih jauh apa saja manfaat yoga untuk anak dengan autisme berikut ini.

Manfaat yoga untuk anak dengan autisme

Beberapa penelitian membuktikan bahwa yoga bermanfaat bagi anak dengan autisme, antara lain untuk:

1. Meningkatkan kemampuan integrasi sensoris

Yoga dapat meningkatkan kemampuan integrasi sensoris sehingga bermanfaat untuk melatih stimulus atau rangsangan pada anak dengan autisme. Integrasi sensoris itu sendiri adalah kemampuan otak untuk membaca dan menerjemahkan berbagai rangsangan dari kelima indra yaitu penglihatan, penciuman, perabaan, pendengaran, dan pengecapan.

Pada anak dengan autisme, gangguan integrasi sensoris menyebabkan anak kesulitan mengartikan rangsangan sensoris yang diterimanya. Lewat pose-pose yoga, anak akan belajar mengenali dan mengartikan berbagai jenis rangsangan sensoris.

2. Meningkatkan kemampuan berbahasa dan komunikasi sosial

Beragam pose yoga untuk anak dengan autisme sebenarnya merupakan gerakan-gerakan yang terstruktur dan mengalir sebagai suatu kesatuan. Hal ini bisa membantu peningkatan kemampuan integrasi otak sehingga anak bisa belajar berbicara dengan lebih terstruktur dan alami.

3. Memberikan dampak positif pada kesehatan mental

Anak dengan autisme lebih rentan mengalami kecemasan dan depresi. Nah, pelatihan pernapasan atau pranayama dan meditasi dalam yoga membantu masalah psikologis. Ini karena teknik pernapasan bisa membuat anak merasa lebih tenang dan fokus

Selain itu, yoga untuk anak dengan autisme juga baik untuk meningkatkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar sekaligus menguatkan daya ingat anak.

4. Meningkatkan kemampuan gerakan motorik

Banyak anak dengan autisme mengalami gangguan motorik halus dan kasar secara bersamaan. Bagian otak yang mengalami gangguan paling parah adalah serebelum dan bagian yang berkaitan dengan itu. Bagian serebelum adalah bagian otak yang mengatur postur tubuh, keseimbangan, dan koordinasi gerakan.

Nah, yoga untuk anak dengan autisme bisa meringankan masalah-masalah ini. Pasalnya, berbagai pose yoga akan membuat anak lebih peka dan awas terhadap tubuhnya sendiri serta fungsi dari masing-masing anggota tubuh seperti otot dan tulang.

Di samping itu, yoga adalah salah satu jenis olahraga yang menitikberatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh. Maka, anak akan semakin dilatih untuk menjaga keseimbangan dan postur tubuh yang baik sekaligus mengendalikan setiap gerakan tubuhnya dengan penuh kesadaran.

5. Mengurangi gejala gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan yang paling sering terjadi pada anak dengan autisme adalah sembelit kronis, diare, sakit perut, BAB berdarah, muntah dan perut kembung atau begah. Gangguan pencernaan ini disebabkan oleh peradangan saluran pencernaan, irritable bowel syndrome (IBS), dan gangguan pencernaan lainnya.

Nah, dalam yoga untuk anak dengan autisme ada latihan pavana mukthasana set atau untuk pelepasan gas pencernaan. Gerakan ini sangat membantu untuk pelepasan gas yang terjebak sehingga meningkatkan kemampuan pencernaan.

6. Menurunkan hiperaktivitas

Dengan melakukan gerakan yang dinamis dan menggunakan energi yang cukup besar saat berlatih yoga, anak bisa mengendalikan gerakan dan aktivitasnya lebih baik.

7. Mengatasi gangguan tidur

Anak dengan autisme sangat sulit untuk menjaga pola tidur yang sehat. Padahal bila tidurnya terganggu, dampaknya pada tingkah laku dan aktivitas sepanjang hari sangat terasa. Anak bisa jadi sangat agresif sehingga mempersulit orangtua membimbing anak.

Anak yang melakukan yoga secara rutin akan dapat mengatasi stres sehingga dapat tidur lebih nyenyak. Selain itu, tubuh anak juga akan terasa lebih rileks sehingga mudah terlelap di malam hari.

Jadi benarkah yoga untuk anak dengan autisme bermanfaat?

Penyebab utama gejala-gejala yang timbul pada anak dengan autisme adalah terjadinya ketidaknormalan otak baik secara struktur atau jumlah sel yang ada. Berlatih yoga secara rutin dapat meningkatkan kemampuan otak dan tubuh sehingga anak menjadi lebih tenang dan dapat mengendalikan tingkah lakunya sendiri. Hal ini akan mempermudah orang tua dan pengasuh dalam membimbing anak dengan autisme.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Bayi yang keseringan pakai popok, memang rentan terkena ruam popok. Jangan khawatir, ikuti cara berikut ini untuk mengobati dan mengatasi ruam popok.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Para ibu mungkin sudah tidak asing lagi dengan kemunculan ruam susu atau ruam di pipi bayi. Namun, apakah ruam susu itu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Baru-baru ini ilmuwan jepang menemukan rahasia cara sempurna memeiuk bayi. Bagaimana caranya agar bayi nyaman dan tenang?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Parenting, Tips Parenting 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab stunting

Benarkah Cacingan Bisa Menyebabkan Stunting pada Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit