10 Tipe Anak yang Butuh Menjalani Play Therapy (Apa Fungsinya?)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Anak-anak sangat suka bermain. Selain memuaskan rasa ingin tahu, anak juga bisa belajar berbagai hal lewat permainan. Selain itu, bermain juga menawarkan berbagai manfaat lainnya untuk tumbuh kembang anak Itulah kenapa bermain juga dapat dijadikan sebagai perawatan untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Metode ini dikenal dengan terapi bermain (play therapy). Namun, anak-anak dengan kondisi apa saja yang disarankan mengikuti terapi ini?

Manfaat terapi bermain untuk anak

Anak berkebutuhan khusus umumnya mengalami kesulitan untuk melakukan aktivitas yangbisa  dilakukan anak lain dengan mudah. Namun, kondisi ini tidak jadi penghalang bagi anak untuk bisa beraktivtas dan berinteraksi dengan teman-teman seusianya.

Untuk mengatasinya, biasanya dokter anak, dokter spesialis kejiwaan anak, atau psikolog akan merekomendasikan terapi bermain atau play therapy. Ada banyak manfaat play therapy untuk anak, antara lain:

  • Mengembangkan rasa percaya diri anak pada kemampuannya
  • Menumbuhkan empati, rasa hormat, dan menghargai orang lain
  • Meningkatkan kemampuan untuk mengendalikan diri dan keterampilan sosial
  • Belajar untuk mengekspresikan emosi dengan cara yang sehat
  • Mengasah kemampuan untuk memecahkan masalah lebih baik
  • Melatih anak untuk bertanggung jawab atas perilakunya

Seperti namanya, terapi dilakukan dengan berbagai permainan anak, mulai dari bermain boneka, menyusun balok, menggambar, mewarnai, bermain alat musik, dan permainan lainnya.

anak hiperaktif adalah

Anak-anak yang direkomendasikan untuk ikut terapi ini

Play therapy sering digunakan sebagai perawatan anak-anak yang merasa tertekan, hidupnya penuh stres, atau memiliki kondisi medis tertentu. Anak-anak yang membutuhkan terapi ini, meliputi:

  • Anak-anak yang ditelantarkan orangtua
  • Anak yang orangtuanya bercerai dan hidup terpisah.
  • Memiliki penyakit kronis, gangguan kecemasan, penyakit ADHD, stres, atau depresi
  • Anak yang cacat akibat luka bakar, penyintas kecelakaan, dan/atau memiliki cacat bawaan lahir, seperti tuli, buta, atau bisu.
  • Mengalami gangguan belajar seperti disleksia
  • Anak yang prestasi akademisnya buruk karena satu dan lain hal
  • Anak yang mengalami trauma akibat kecelakaan, kekerasan dalam rumah tangga, korban bencana alam, atau korban kekerasan seksual.
  • Mengalami kesedihan atau kecenderungan depresi setelah ditinggal orang yang disayanginya.
  • Anak yang memiliki fobia dan menarik diri dari dunia luar.
  • Anak yang cenderung bersikap agresif, susah diatur, dan sulit mengendalikan emosi.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Perbedaan Laktosa dan Sukrosa, Mana yang Terbaik untuk Anak?

Penting bagi Ibu mengetahui perbedaan sukrosa dan laktosa, serta pemberiannya yang terbaik untuk susu si Kecil. Ini perbedaannya!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
perbedaan laktosa dan sukrosa
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 28 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Disleksia, Gangguan Belajar yang Membuat Anak Kesulitan untuk Membaca

Penyakit disleksia adalah gangguan pada kemampuan baca, tulis, dan mengeja pada anak. Kenali lebih dalam tentang disleksia pada anak.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 24 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Tourette Syndrome, Gangguan Saraf yang Membuat Anak Tidak Bisa Mengendalikan Gerakan

Tourette syndrome adalah kelainan bawaan sejak bayi lahir. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gangguan Saraf pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 22 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Daftar Obat Mual untuk Anak, Mulai dari Resep Dokter Sampai Perawatan di Rumah

Anak bisa mual ketika sakit atau selama perjalanan jauh dengan mobil. Lalu, obat mual apa yang aman untuk anak? Bagaimana cara mengatasi mual anak di rumah?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Anak, Parenting 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
demam pada anak

Demam Anak Tidak Sembuh-Sembuh Meski Sudah Minum Obat, Harus Bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat radang tenggorokan pada anak

Obat Radang Tenggorokan pada Anak: Mulai dari Alami Sampai Medis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
ciri cacingan pada anak

Ciri-Ciri Anak Cacingan Berdasarkan Jenis Cacingnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit