Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bisakah Kanker Payudara Menyerang Anak-anak?

Bisakah Kanker Payudara Menyerang Anak-anak?

Menurut Kementerian Kesehatan RI, penyakit kanker payudara menempati angka tertinggi pada penyakit kanker yang menyerang perempuan. Tepatnya, dengan angka kejadian sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dan rata-rata kematian sebesar 17 per 100.00 penduduk. Penyakit ini umumnya terjadi pada wanita dewasa. Namun, bisakah kanker payudara terjadi pada anak?

Mungkinkah kanker payudara menyerang anak?

Kanker payudara ditandai dengan adanya sel abnormal pada jaringan payudara. Meski penyakit ini bisa terjadi pada pria dan wanita, jumlah wanita yang mengidap penyakit ini lebih banyak.

Kanker ini paling umum menyerang wanita pada usia 15 hingga 39 tahun. Bila terjadi pada anak, kemungkinan besar itu adalah tumor payudara (fibroadenoma) dan biasanya bukan kanker.

Fibroadenoma merupakan tumor jinak. Tumor ini berbentuk benjolan seperti kelereng di bawah kulit sekitar payudara yang mudah digerakkan. Pada kebanyakan kasus, kondisi ini tidak menimbulkan gejala dan bisa menyusut dengan sendirinya seiring dengan pertambahan usia.

Meski begitu, fibroadenoma tetap memiliki risiko berubah menjadi kanker sewaktu-waktu. Terutama, jika tumor mengubah jaringan pada payudara dan ukurannya terus membesar.

Pada beberapa kasus, tumor ini bisa membesar menjadi phyllodes besar dan mulai tumbuh dengan cepat. Phyllodes adalah tumor yang berbentuk benjolan keras pada jaringan penghubung di payudara. Ini mungkin terjadi bila anak memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kanker.

Mengenal ciri dan tanda kanker payudara pada anak

sindrom tourette adalah

Untuk mengetahui tumor tersebut kanker atau fibroadenoma, anak perlu menjalani beberapa pemeriksaan. Tes kesehatan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis, meliputi mammogram, ultrasonografi, atau biopsi.

Bila tumor mengarah pada fibroadenoma, tidak menimbulkan gejala dan tidak meningkatkan risiko kanker payudara, tumor tidak perlu diangkat. Namun, bila tidak ingin menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut, dokter biasanya akan menyarankan tumor tersebut untuk diangkat.

Sementara, bila tumor pada anak didiagnosis sebagai kanker payudara, perawatan lebih lanjut sangat diperlukan. Pasalnya, sel kanker bisa menyebar pada jaringan sekitarnya, bermetastasis, dan menyebabkan kematian.

Biasanya, tumor yang berubah menjadi kanker payudara akan memiliki tanda dan gejala seperti berikut:

  • Ukuran benjolan berubah dan mengubah bentuk payudara
  • Adanya kerutan seperti tekstur kulit jeruk di kulit payudara
  • Puting yang seharusnya keluar malah masuk ke dalam
  • Terjadi pembengkakan pada payudara, puting, maupun areola (area gelap di sekitar puting susu)

Lantas, bisakah kanker payudara pada anak disembuhkan?

kanker darah pada anak

Kanker payudara dapat diobati dengan berbagai cara. Pengobatan kanker payudara akan disesuaikan jenisnya dan seberapa jauh sel kanker telah menyebar.

Perawatan kanker payudara pada anak tidak berbeda jauh dengan orang dewasa, yang meliputi berbagai jenis perawatan, seperti:

  • Operasi. Tindakan ini dilakukan dengan melakukan pembedahan dan mengangkat jaringan kanker dari tubuh.
  • Kemoterapi. Perawatan ini dilakukan dengan minum obat minum yang bertujuan untuk mengecilkan dan membunuh sel kanker. Tak hanya berbentuk pil, obat juga diberikan dalam bentuk suntikan (infus) ke pembuluh darah.
  • Terapi hormonal. Perawatan kanker payudara pada anak ini dilakukan dengan menghalangi pertumbuhan sel kanker dari hormon yang dibutuhkan.
  • Terapi radiasi. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan sinar berenergi tinggi seperti sinar-X untuk membunuh sel kanker.
  • Terapi biologis. Terapi ini dilakukan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar lebih kuat melawan sel kanker. Bisa juga diterapkan untuk mengurangi efek samping dari pengobatan kanker lainnya.

Memilih pengobatan kanker payudara pada anak mungkin tidak mudah. Lakukan konsultasi pada dokter onkologi (spesialis kanker) tentang pilihan perawatan yang tepat untuk anak dan kondisinya.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Kids Health. Breast Cancer (For Kids). Accessed on August 16th, 2019.

CDC. How Is Breast Cancer Treated?. Accessed on August 16th, 2019.

Emedicine Health. Breast Cancer in Children. Accessed on August 16th, 2019.

Kemenkes RI. Hari Kanker Sedunia 2019. Accessed on August 16th, 2019.

Kids Health. Mass/Fibroadenoma. Accessed on August 16th, 2019.

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x