home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

4 Penyakit yang Biasa Terjadi pada Anak Sekolah

4 Penyakit yang Biasa Terjadi pada Anak Sekolah

Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak. Akan tetapi, siapa sangka kalau ada banyak sekali sumber penyakit di sekolah yang bisa menyerang putra dan putri Anda. Jangan khawatir, biasanya jenis penyakit yang sering menular di sekolah sifatnya tidak terlalu serius dan bisa ditangani.

Namun, Anda tetap harus waspada supaya anak tidak mudah tertular berbagai jenis penyakit di sekolah berikut ini.

Jenis-jenis penyakit di sekolah yang mudah menyebar

1. Batuk, pilek, dan radang tenggorokan

Batuk, pilek dan radang tenggorokan sangat biasa terjadi pada anak sekolah. Ketiga penyakit tersebut biasanya merupakan gejala dari flu.

Flu mudah sekali tertular melalui udara, misalnya ketika orang yang sedang sakit flu batuk dan bersin sehingga mengeluarkan kuman penyakit. Jika terhirup dan masuk ke tubuh anak saat daya tahan tubuhnya lemah, anak pun akan tertular.

Karena penyakit ini biasa disebabkan oleh virus, maka cara pencegahan yang baik adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap penyakit.

2. Cacar air

Hampir setiap anak pernah mengalami penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella zoster ini. Cacar air cukup sering terjadi di sekolah dan dapat bertahan dari tujuh hingga sepuluh hari. Jika satu orang terkena cacar air, hampir pasti akan menular ke teman-teman di sekitarnya.

Cacar air sangat mudah menular ke orang-orang di sekitar pasien. Jika anak Anda kena cacar air, mintalah anak untuk istirahat dulu di rumah supaya tidak menular ke teman-temannya. Sebaiknya tunggu sampai lentingan cacar benar-benar kering agar risiko penularannya berkurang atau hilang sama sekali.

3. Diare

Diare merupakan gejala umum yang disebabkan oleh banyak hal. Misalnya intoleransi terhadap makanan (misalnya laktosa), alergi makanan, infeksi bakteri dan virus, hingga karena penyakit pada usus.

Diare cukup sering terjadi di sekolah sehingga cenderung tidak dianggap serius. Padahal, jika tidak ditangani, anak yang kena diare bisa mengalami dehidrasi serius.

Supaya anak tidak kena diare, ajari si kecil untuk cuci tangan dengan sabun, menghindari jajan di tempat sembarangan, dan menyimpan makanannya dengan benar.

4. Cacingan

Penyakit di sekolah yang sudah sangat umum adalah cacingan. Cacingan memang biasa terjadi pada anak-anak di bawah usia 10 tahun.

Penyakit ini terjadi karena cacing atau telur cacing masuk ke dalam organ tubuh melalui makanan atau permukaan lain yang terkontaminasi telur cacing. Misalnya saat anak bermain di pekarangan sekolah atau jajan sembarangan.

Ada banyak jenis cacing yang menyerang anak-anak. Namun, salah satu yang paling sering adalah cacing kremi atau Enterobius vermicularis. Gejala yang muncul adalah gatal terus menerus di sekitar anus, bahkan sekitar sampai nyeri dan terjadi iritasi.

Supaya anak tidak kena cacingan, ingatkan anak untuk selalu cuci tangan setelah bermain di tempat terbuka (terutama kalau kena tanah) dan sebelum makan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Medscape. 2016. 15 back to school ilnesses you should know. Tersedia di https://reference.medscape.com/features/slideshow/school. Diakses pada 17 Oktober 2017.

Healthline. Tanpa tahun. What causes diarrhea? Tersedia di http://www.healthline.com/symptom/diarrhea. Diakses pada 17 Oktober 2017.

Raising Children. 2015. Causes of worms in kids. Tersedia di http://raisingchildren.net.au/articles/worms.html. Diakses pada 17 Oktober 2017.

Mayo Clinic. Tanpa tahun. Dengue fever. Tersedia di http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dengue-fever/symptoms-causes/syc-20353078. Diakses pada 17 Oktober 2017.

WebMD. 2017. Thypoid fever. Tersedia di https://www.webmd.com/a-to-z-guides/typhoid-fever#1. Diakses pada 17 Oktober 2017.

WebMD. 2017. Children and colds. Tersedia di https://www.webmd.com/cold-and-flu/cold-guide/children_colds#1. Diakses pada 17 Oktober 2017.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Fauzan Budi Prasetya
Tanggal diperbarui 21/10/2017
x