Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Operasi Bibir Sumbing

Apa tujuan operasi bibir sumbing?|Kapan sebaiknya anak menjalani operasi bibir sumbing?|Tahapan operasi bibir sumbing|Apa saja risiko dari operasi bibir sumbing?|Berapa perkiraan biaya operasi bibir sumbing?
Operasi Bibir Sumbing

Bibir sumbing termasuk satu dari beberapa jenis cacat lahir bawaan pada bayi. Kondisi ini umumnya dialami oleh bayi yang baru lahir hingga anak-anak. Penanganan bibir sumbing bisa dilakukan dengan cara operasi. Lantas, bagaimana operasi bibir sumbing pada bayi baru lahir maupun anak? Simak informasinya berikut ini.

Apa tujuan operasi bibir sumbing?

Bayi dan anak dengan bibir sumbing umumnya mengalami gejala yang sama.

Yaitu, adanya celah pada bibir dan langit-langit mulut bagian atas.

Penyebab bibir sumbing bisa karena faktor genetik atau keturunan, baik dibawa oleh ibu maupun ayah.

Selain itu, bibir dan langit-langit mulut sumbing juga bisa disebabkan oleh faktor gaya hidup orangtua.

Bayi yang lahir dengan kondisi adanya celah pada bibir sebaiknya harus segera menjalani operasi bibir sumbing.

Tujuan dilakukannya operasi

Operasi bibir sumbing adalah pengobatan paling utama untuk menyatukan kembali celah bibir yang terbentuk pada mulut bayi.

Operasi ini bertujuan untuk memperbaiki celah pada bibir dan langit-langit yang terbentuk.

Hal ini dilakukan agar fungsi otot pada bagian wajah ini bisa bekerja dengan seharusnya dan penampilan wajah juga menjadi normal.

Melansir dari Mayo Clinic, bukan hanya untuk mengembalikan kondisi fisik wajahnya.

Akan tetapi, operasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan makan, berbicara, dan mendengar secara normal.

Maka, diharapkan perkembangan bahasa bayi bisa berjalan dengan seharusnya serta makan dengan mudah.

Operasi celah bibir pada bayi baru lahir dan anak juga bisa membantu mencegah gangguan pertumbuhan gigi.

Perlu Anda ketahui, anak dengan langit-langit sumbing berisiko mengalami penumpukan cairan pada telinga bagian tengah.

Hal ini bisa menyebabkan infeksi telinga dan bahkan gangguan pendengaran bayi.

Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memeriksakan telinganya sekali atau dua kali per tahun.

Kapan sebaiknya anak menjalani operasi bibir sumbing?

Waktu untuk menjalani operasi

Perlu diperhatikan bahwa kondisi kesehatan setiap bayi berbeda. Namun, lebih baik operasi bibir sumbing dilakukan sebelum berusia satu tahun.

Maka dari itu, sebaiknya operasi ini bisa dilakukan saat bayi berusia 3 bulan hingga usia 6 bulan.

Jika bayi juga mengalami langit-langit sumbing, operasi perbaikan bisa dilakukan kemudian pada usia 10 hingga usia 12 bulan.

Perbaikan langit-langit ini dilakukan dengan menghubungkan otot lunak pada langit-langit dan mengatur jaringan untuk menutup celah.

Hal ini bertujuan agar langit-langit mulut bisa bekerja dengan baik, terutama untuk berbicara.

Lalu, apabila dibutuhkan anak akan melakukan operasi lanjutan di usia 2 tahun hingga ia mencapai masa perkembangan remaja.

Tahapan operasi bibir sumbing

Penanganan untuk kasus bibir sumbing pada bayi dan anak tidak selalu sama.

Biasanya, dokter akan menyesuaikan operasi bibir sumbing sesuai dengan usia dan tingkat keparahan dialami si kecil.

Secara umum, berikut ini tahapan operasi celah pada bibir maupun mulut dilihat dari usia bayi dan anak:

  1. Penjelasan mengenai operasi bibir sumbing pada bayi baru lahir kepada orangtua.
  2. Umur 3 bulan (rule over ten): Operasi bibir dan analasi dan evaluasi telinga.
  3. Umur 10-12 bulan: Operasi palato atau celah langit-langit mulut dan evaluasi pendengaran dan telinga.
  4. Umur 1-4 tahun: Evaluasi bicara dan terapi bicara setelah tiga bulan pasca operasi.
  5. Umur 4 tahun: Dipertimbangkan repalatoraphy atau pharyngoplasty.
  6. Umur 6 tahun: Evaluasi gigi dan rahang serta evaluasi pendengaran.
  7. Umur 9-10 tahun: Cangkok tulang alveolar, pembedahan untuk memperbaiki rahang.
  8. Umur 12-13 tahun: Perbaikan lainnya bila diperlukan.
  9. Umur 17 tahun: Evaluasi tulang-tulang muka.

Dilihat dari jadwal perawatan tersebut, pasien bibir sumbing membutuhkan setidaknya satu hingga dua kali pembedahan.

Supaya lebih jelas, berikut jenis operasi bibir sumbing yang dapat dilakukan:

1. Operasi perbaikan celah bibir

Operasi perbaikan celah bibir merupakan jenis operasi bibir sumbing tahap pertama.

Pembedahan ini umumnya dilakukan minimal pada anak usia tiga bulan yang mengalami bibir sumbing.

Mula-mula bayi akan dibius terlebih dahulu sehingga celah pada bibir bisa diperbaiki.

Selama 1-2 jam, dokter akan melakukan operasi dengan menyatukan celah bibir dan menutupnya dengan jahitan.

Begitu operasi selesai, si kecil dianjurkan untuk rawat inap dulu selama 1 sampai 2 hari setidaknya sampai jahitannya pulih.

Ya, bayi dan anak memang akan memiliki sedikit bekas luka pada bibirnya.

Namun tenang dulu, ada ahli bedah yang akan membantu menyamarkan bekas luka sehingga bibir anak akan tampak senormal mungkin.

2. Operasi perbaikan celah langit-langit mulut

Setelah operasi perbaikan celah bibir selesai, dokter akan melakukan operasi tahap dua berupa perbaikan celah langit-langit mulut.

Jenis operasi ini biasanya dilakukan pada anak usia 6-12 bulan.

Pada operasi ini, dokter akan menutup celah sekaligus mengatur otot pada lapisan langit-langit mulut anak.

Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 2 jam sampai benar-benar selesai.

Sama seperti operasi tahap pertama, si kecil dianjurkan untuk rawat inap 1-3 hari sampai kondisi kesehatannya benar-benar pulih.

Bedanya, bekas jahitan operasi ini tidak terlalu tampak dari luar karena dilakukan pada bagian dalam mulut.

3. Operasi bibir sumbing tambahan

Pada beberapa kasus, anak yang mengalami bibir sumbing membutuhkan pembedahan tambahan.

Hal ini tergantung dari kebutuhan masing-masing pasien dan seberapa parah efek bibir sumbing yang dialami pasien.

Sejumlah operasi untuk menangani celah pada bibir tambahan tersebut meliputi:

a. Operasi cangkok tulang

Operasi cangkok tulang dilakukan untuk memperbaiki celah pada gusi, menstabilkan rahang atas, dan memudahkan pertumbuhan gigi permanen.

Perawatan ini biasanya dilakukan pada anak usia 8-12 tahun.

b. Pharyngoplasty

Pharyngoplasty adalah operasi tambahan bibir sumbing untuk membantu memperbaiki kemampuan anak dalam berbicara.

c. Rhinoplasty

Rhinoplasty adalah operasi untuk memperbaiki bentuk hidung anak menjadi lebih sempurna.

Hal ini dilakukan karena celah pada bibir sumbing juga akan memengaruhi bentuk hidung si kecil.

d. Operasi perbaikan rahang

Beberapa anak dengan bibir sumbing cenderung memiliki rahang bawah yang lebih kecil daripada anak normal lainnya.

Operasi perbaikan rahang ini bisa membantu membuat tampilan rahang jadi lebih baik sehingga dapat melancarkan fungsi rahang.

Prosedur yang biasa disebut sebagai alveolar cleft grafting ini juga bisa memperbaiki lengkung gigi.

Hal ini dapat memungkinkan gigi permanen tumbuh pada ruang yang tepat.

e. Operasi saluran telinga

Operasi saluran telinga dilakukan dengan memasang tabung berbentuk kumparan kecil pada gendang telinga.

Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan cairan telinga yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran pada anak.

f. Operasi untuk memperbaiki penampilan dan fungsi

Operasi tambahan ini mungkin diperlukan jika operasi bibir sumbing yang sebelumnya belum juga membuahkan hasil yang signifikan.

Apa saja risiko dari operasi bibir sumbing?

Risiko yang mungkin terjadi

Sama seperti pembedahan lainnya, operasi bibir sumbing juga memiliki efek samping.

Efek samping tersebut bisa berupa pendarahan, infeksi, dan bekas luka.

Bahkan, bayi atau anak juga bisa mengalami gangguan sementara atau permanen pada saraf, pembuluh darah, maupun struktur tubuh lainnya.

Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter untuk mendapatkan saran jenis operasi celah pada bibir yang tepat untuk bayi atau anak.

Selain operasi, anak juga akan diberikan perawatan lanjutan lainnya berupa terapi bicara dan perawatan kesehatan gigi dan mulut.

Tujuannya supaya anak dapat kembali berbicara dengan lancar dan mampu beradaptasi dengan baik setelah menjalani operasi.

Berapa perkiraan biaya operasi bibir sumbing?

Perkiraan biaya operasi bibir sumbing pada bayi baru lahir dan anak bisa berbeda-beda.

Perbedaan biaya operasi ini biasanya ditentukan oleh tindakan yang dilakukan dokter, konsultasi dokter, dan tambahan lainnya.

Jadi, silahkan konsultasikan lebih lanjut untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai pembedahan bibir sumbing.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Surgery. (2020). Retrieved 8 October 2020, from https://stanfordhealthcare.org/medical-conditions/mouth-and-jaw/cleft-lip-cleft-palate/treatments/surgery.html

Cleft lip and cleft palate – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2020). Retrieved 8 October 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cleft-palate/diagnosis-treatment/drc-20370990

Cleft Lip and Palate Management and Treatment | Cleveland Clinic. (2020). Retrieved 8 October 2020, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10947-cleft-lip-and-palate/management-and-treatment

Cleft Lip and Palate: Treatment . (2020). Retrieved 8 October 2020, from https://www.asha.org/PRPSpecificTopic.aspx?folderid=8589942918&section=Treatment

Cleft Palate With Cleft Lip (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 8 October 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/cleft-palate-cleft-lip.html

Cleft lip and cleft palate. (2020). Retrieved 8 October 2020, from https://www.marchofdimes.org/complications/cleft-lip-and-cleft-palate.aspx

Cleft Lip and Palate Surgery – Johns Hopkins All Children’s Hospital . (2020). Retrieved 8 October 2020, from https://www.hopkinsallchildrens.org/cleftlippalate

Cleft Lip and Cleft Palate Treatment Options. (2020). Retrieved 8 October 2020, from https://www.kidsplastsurg.com/cleft-lip-palate/treatment-options/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 18/10/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita