Bahayakah Jika Ada Benjolan Pada Kelenjar Getah Bening Bayi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Umumnya, penyakit pembengkakan kelenjar getah bening banyak diderita oleh orang dewasa. Namun, bagaimana kalau gejala penyakit ini malah terlihat pada buah hati Anda? Apakah mungkin kelenjar getah bening pada bayi bisa membengkak? Simak dalam ulasan berikut ini.

Kelenjar getah bening pada bayi bengkak, bisa jadi tanda infeksi

Kelenjar getah bening adalah bagian penting dari sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi dan penyakit. Kelenjar ini mengandung sel limfosit, yang bertindak sebagai penghambat infeksi. Limfosit bertugas menghasilkan zat yang disebut antibodi, yang akan melumpuhkan parasit atau kuman yang menyebabkan infeksi.

Saat terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening, biasanya jumlah limfosit mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan oleh adanya infeksi atau peradangan sehingga menyebabkan limfosit menghasilkan lebih banyak antibodi. Nah, jika si kecil terlihat bengkak pada leher, ketiak, bawah rahang, atau belakang telinga, kemungkinan hal ini menandakan bahwa gangguan pada kelenjar getah beningnya.

Cara mudah untuk mengetahuinya adalah dengan memerhatikan daerah sekitar kelenjar yang bengkak, biasanya akan terlihat terdapat infeksi atau luka yang mengakibatkan terjadinya pembengkakan.

Misalnya, sakit tenggorokan sering kali menyebabkan kelenjar di leher membengkak; atau adanya infeksi pada lengan yang menyebabkan kelenjar di bawah lengan membengkak. Secara umum, bayi memiliki kemungkinan untuk terserang pembengkakan kelenjar getah bening.

Pasalnya, infeksi virus lebih banyak menyerang pada usia bayi hingga anak-anak dibandingkan orang dewasa sehingga, kelenjar getah bening – terutama yang berada di leher – cenderung lebih besar.

Apa yang menyebabkan kelenjar getah bening pada bayi membengkak?

Menurut American Academy of Pediatrics, dilansir dari Livestrong, pada sebagian besar kasus pembengkakan kelenjar getah bening pada bayi bisa disebabkan oleh infeksi, seperti:

Bahkan pada beberapa kasus, si kecil juga bisa mengalami peradangan karena sedang tumbuh gigi sehingga menyebabkan kelenjar getah bening mengalami pembengkakan.

Pada intinya, kelenjar getah bening pada bayi yang membengkak bukanlah hal yang membahayakanl. Kondisi ini justru dapat dijadikan tanda dari suatu infeksi, yang biasanya merupakan infeksi ringan. Tenang saja, kelenjar getah bening pada bayi akan kembali normal ketika infeksi atau peradangan telah hilang.

Namun untuk mengetahui apakah benar kondisi ini akibat infeksi ringan, sebaiknya bawa si kecil ke dokter setelah Anda melihat tanda dan gejala yang terjadi.

Bagaimana penanganan yang tepat jika hal ini terjadi?

Penanganan untuk penyakit ini tergantung dari penyebabnya. Jika terdapat infeksi di sekitar daerah yang membengkak, maka konsumsi obat dari dokter bisa mengobatinya sehingga mengembalikan kelenjar ke ukuran normal. Namun jika infeksi langsung menyerang kelenjar getah bening, konsumsi obat dari dokter juga harus disertai dengan pemberian kompres hangat di daerah infeksi.

Lalu, apakah si kecil perlu untuk di bawa ke dokter?

Pada dasarnya, pembengkakan kelenjar getah bening pada bayi bisa Anda tangani sendiri. Namun bila pembengkakan kelenjar pada bayi semakin menunjukkan tanda-tanda yang tidak biasa, seperti:

  • Kelenjar getah bening membengkak selama lebih dari lima hari
  • Demam tinggi hingga melebihi 38,3 derajat Celcius
  • Kelenjar tampak membengkak di seluruh tubuh
  • Kelenjar terlihat membesar dengan sangat cepat, bahkan kulit disekitarnya terlihat memerah hingga keunguan

Sebaiknya Anda segera konsultasikan lebih lanjut dengan dokter anak Anda, agar secepatnya diketahui penyebab dan dilakukan penanganan yang tepat.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Limfangitis

Limfangitis adalah penyakit akibat infeksi bakteri yang menyerang sistem limfatik, yaitu sistem yang berperan dalam imunitas Anda. Bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi, Infeksi Bakteri 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Ada Benjolan di Ketiak Anda? Ini Beberapa Penyebabnya

Pernah meraba ketiak Anda? Apakah menemukan benjolan di sana? Benjolan di ketiak dapat disebabkan oleh berbagai macam penyakit yang mungkin serius.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 24 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit

Apakah Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Bisa Dicegah?

Kelenjar getah bening terkadang juga bisa terserang infeksi dan mengalami bengkak. Apa saja cara untuk mencegah agar kelenjar getah bening tidak bengkak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 4 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

7 Penyebab Leher Bengkak yang Tak Boleh Diremehkan

Leher bengkak seringkali membuat Anda merasa terganggu. Lalu, apa saja penyebab bengkak di leher? Temukan 6 penyebabnya di artikel Hello Sehat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 23 Mei 2019 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

benjolan di leher benjolan di leher kanan, benjolan di leher belakang, benjolan di leher kiri, benjolan di leher anak, kelenjar getah bening

5 Penyebab Munculnya Benjolan di Leher Selain Gondongan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 13 menit
limfoma (kanker getah bening)

Limfoma (Kanker Getah Bening)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 1 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
hairy cell leukemia atau leukemia sel berambut

Leukemia Myeloid Akut

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
scarlet fever

Scarlet Fever, Demam Sekaligus Kemerahan pada Kulit Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit