Bisakah Kanker Payudara Menyerang Anak-anak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menurut Kementerian Kesehatan RI, penyakit kanker payudara menempati angka tertinggi pada penyakit kanker yang menyerang perempuan. Tepatnya, dengan angka kejadian sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dan rata-rata kematian sebesar 17 per 100.00 penduduk. Penyakit ini umumnya terjadi pada wanita dewasa. Namun, bisakah kanker payudara terjadi pada anak?

Mungkinkah kanker payudara menyerang anak?

Kanker payudara ditandai dengan adanya sel abnormal pada jaringan payudara. Meski penyakit ini bisa terjadi pada pria dan wanita, jumlah wanita yang mengidap penyakit ini lebih banyak.

Kanker ini paling umum menyerang wanita pada usia 15 hingga 39 tahun. Bila terjadi pada anak, kemungkinan besar itu adalah tumor payudara (fibroadenoma) dan biasanya bukan kanker.

Fibroadenoma merupakan tumor jinak. Tumor ini berbentuk benjolan seperti kelereng di bawah kulit sekitar payudara yang mudah digerakkan. Pada kebanyakan kasus, kondisi ini tidak menimbulkan gejala dan bisa menyusut dengan sendirinya seiring dengan pertambahan usia.

Meski begitu, fibroadenoma tetap memiliki risiko berubah menjadi kanker sewaktu-waktu. Terutama, jika tumor mengubah jaringan pada payudara dan ukurannya terus membesar.

Pada beberapa kasus, tumor ini bisa membesar menjadi phyllodes besar dan mulai tumbuh dengan cepat. Phyllodes adalah tumor yang berbentuk benjolan keras pada jaringan penghubung di payudara. Ini mungkin terjadi bila anak memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kanker.

Mengenal ciri dan tanda kanker payudara pada anak

sindrom tourette adalah

Untuk mengetahui tumor tersebut kanker atau fibroadenoma, anak perlu menjalani beberapa pemeriksaan. Tes kesehatan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis, meliputi mammogram, ultrasonografi, atau biopsi.

Bila tumor mengarah pada fibroadenoma, tidak menimbulkan gejala dan tidak meningkatkan risiko kanker payudara, tumor tidak perlu diangkat. Namun, bila tidak ingin menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut, dokter biasanya akan menyarankan tumor tersebut untuk diangkat.

Sementara, bila tumor pada anak didiagnosis sebagai kanker payudara, perawatan lebih lanjut sangat diperlukan. Pasalnya, sel kanker bisa menyebar pada jaringan sekitarnya, bermetastasis, dan menyebabkan kematian.

Biasanya, tumor yang berubah menjadi kanker payudara akan memiliki tanda dan gejala seperti berikut:

  • Ukuran benjolan berubah dan mengubah bentuk payudara
  • Adanya kerutan seperti tekstur kulit jeruk di kulit payudara
  • Puting yang seharusnya keluar malah masuk ke dalam
  • Terjadi pembengkakan pada payudara, puting, maupun areola (area gelap di sekitar puting susu)

Lantas, bisakah kanker payudara pada anak disembuhkan?

kanker darah pada anak

Kanker payudara dapat diobati dengan berbagai cara. Pengobatan kanker payudara akan disesuaikan jenisnya dan seberapa jauh sel kanker telah menyebar.

Perawatan kanker payudara pada anak tidak berbeda jauh dengan orang dewasa, yang meliputi berbagai jenis perawatan, seperti:

  • Operasi. Tindakan ini dilakukan dengan melakukan pembedahan dan mengangkat jaringan kanker dari tubuh.
  • Kemoterapi. Perawatan ini dilakukan dengan minum obat minum yang bertujuan untuk mengecilkan dan membunuh sel kanker. Tak hanya berbentuk pil, obat juga diberikan dalam bentuk suntikan (infus) ke pembuluh darah.
  • Terapi hormonal. Perawatan kanker payudara pada anak ini dilakukan dengan menghalangi pertumbuhan sel kanker dari hormon yang dibutuhkan.
  • Terapi radiasi. Terapi ini dilakukan dengan menggunakan sinar berenergi tinggi seperti sinar-X untuk membunuh sel kanker.
  • Terapi biologis. Terapi ini dilakukan dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar lebih kuat melawan sel kanker. Bisa juga diterapkan untuk mengurangi efek samping dari pengobatan kanker lainnya. 

Memilih pengobatan kanker payudara pada anak mungkin tidak mudah. Lakukan konsultasi pada dokter onkologi (spesialis kanker) tentang pilihan perawatan yang tepat untuk anak dan kondisinya.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kanker Tiroid

Kanker tiroid dapat terjadi baik dengan atau tanpa gejala. Supaya lebih mengenal gejala, penyebab, dan pengobatannya, simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 1 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Perdebatan para ahli soal bahaya radiasi wi-fi tentu meresahkan, apalagi jika Anda dan anak setiap hari mengakses wi-fi. Jadi, amankah wi-fi bagi keluarga?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Anda tidak bisa berhenti makan junk food? Tenang, ada siasat khusus untuk menghindari godaan makan makanan tak sehat. Intip caranya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Tips Makan Sehat, Nutrisi 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Penyakit Degeneratif

Penyakit degeneratif adalah penyakit kronis yang memengaruhi pembuluh darah hingga tulang lansia. Yuk, kenali penyakit ini lebih lanjut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Lansia, Masalah Kesehatan pada Lansia 18 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kanker penyebab BAB berdarah

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara meningkatkan leukosit lewat makanan penambah sel darah putih

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
kanker serviks

Mengapa Kasus Kanker Serviks Masih Tinggi di Indonesia?

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
limfoma (kanker getah bening)

Limfoma (Kanker Getah Bening)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 1 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit