Hormon Pertumbuhan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Definisi

Apa itu hormon pertumbuhan?

Tes hormon pertumbuhan (growth hormone/GH) mengukur jumlah GH dalam darah. GH diproduksi oleh kelenjar pituitary dan dibutuhkan untuk pertumbuhan. GH memiliki peranan penting dalam bagaimana tubuh menggunakan makanan untuk energi (metabolisme). Jumlah GH pada darah berubah dalam keseharian dan terpengaruh oleh olahraga, tidur, stres, dan pola makan. Terlalu banyak GH di masa kecil dapat menyebabkan anak tumbuh lebih tinggi dari normal (gigantisme). Terlalu sedikit GH di masa kecil dapat menyebabkan anak tumbuh kurang dari normal (dwarfism). Kedua kondisi dapat diobati apabila diketahui sejak dini.

Pada orang dewasa, terlalu banyak GH disebabkan oleh tumor nonkanker di kelenjar pituitaru (adenoma). Terlalu banyak GH dapat menyebabkan tulang wajah, rahang, tangan, dan kaki untuk tumbuh lebih besar dari normal (acromegaly). Hormon pertumbuhan dapat menyebabkan pengeluaran substansi-substansi lain (faktor) yang mempengaruhi pertumbuhan dan metabolisme. Salah satunya adalah insulin-like growth factor 1 (IGF-1). Saat tingkat GH sangat tinggi, tingkat IGF-1 juga sangat tinggi. Tes untuk IGF-1 juga dapat dilakukan untuk mengkonfirmasi tingginya level GH.

Kapan saya harus menjalani hormon pertumbuhan?

Tes hormon pertumbuhan dilakukan pada anak saat ada tanda-tanda dan gejala defisiensi hormon pertumbuhan (GHD), seperti:

  • tingkat pertumbuhan yang melambat pada awal masa kanak-kanak
  • tubuh yang lebih pendek dari anak-anak lain yang seusia
  • masa puber yang terlambat
  • perkembangan tulang yang terlambat (dapat dilihat pada rontgen)

Tes stimulasi dapat dilakukan pada orang dewasa saat terdapat tanda-tanda dan gejala GHD dan/atau hypopituitarisme, seperti:

  • kurangnya kepadatan tulang
  • kelelahan
  • perubahan balik lipid, seperti kolesterol tinggi
  • kurangnya toleransi terhadap olahraga

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani hormon pertumbuhan?

Karena GH dikeluarkan oleh kelenjar pituitary dalam jumlah banyak di satu waktu (bursts), mengukur tingkat GH pada sampel yang dikumpulkan pada waktu yang tidak ditentukan tidak terlalu berguna. Terdapat terlalu banyak tumpang tindih antara hasil abnormal dan variasi normal harian. Tingkat GH biasanya akan menjadi tinggi di pagi hari dan bertambah dengan olahraga dan stress.

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pemeriksaan GH termasuk:

  • obat-obatan yang dapat meningkatkan GH (contoh: amphetamine, arginine, dopamine, estrogen, glukagon, histamine, insulin, levodopa, methyldopa, dan asam nikotinat)
  • obat-obatan yang dapat menurunkan kadar GH (contoh: kortikosteroid dan phenothiazine)

Perlu diketahui bahwa kebanyakan kasus dari pendeknya tubuh bukan disebabkan oleh kurangnya GH. Kondisi tersebut dapat terkait dengan ciri keluarga, beragam kondisi dan penyakit, dan gangguan genetik lain. Penting bagi Anda untuk mengetahui peringatan dan pencegahan sebelum melakukan tes ini. Bila Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan kepada dokter untuk informasi dan instruksi lebih lanjut.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani hormon pertumbuhan?

Tes hormon pertumbuhan tipe apapun yang dirujuk, penting untuk mengikuti instruksi persiapannya. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk:

  • puasa beberapa jam sebelum tes dilakukan
  • menggunakan obat-obatan yang diresepkan beberapa hari sebelum tes
  • berolahraga sebelum tes
  • menghentikan pengobatan yang dapat mempengaruhi hasil tes.

Bagaimana proses hormon pertumbuhan?

Tingkat hormon pertumbuhan dalam darah (GH) dapat berubah dengan cepat, jadi lebih dari satu sampel darah dapat diambil pada hari yang berbeda. Tingkat IGF-1 berubah lebih lambat, dan mungkin akan menjadi tes pertama yang dilakukan.

Penyedia layanan kesehatan yang mengambil sampel darah akan:

  • melilitkan sabuk elastis di sekitar lengan bagian atas Anda untuk menghentikan aliran darah. Hal ini membuat pembuluh darah di bawah ikatan membesar sehingga memudahkan untuk menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh
  • membersihkan bagian yang akan disuntikkan dengan alkohol
  • menyuntikkan jarum ke dalam pembuluh darah. Mungkin diperlukan lebih dari satu jarum.
  • memasangkan tabung ke jarum suntik untuk diisi dengan darah
  • melepaskan ikatan dari lengan Anda ketika pengambilan darah dirasa sudah cukup
  • menempelkan kain kasa atau kapas pada bagian yang disuntik, setelah selesai disuntik
  • memberi tekanan pada bagian tersebut dan kemudian memasang perban

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani hormon pertumbuhan?

Sabuk elastis yang diikatkan pada lengan bagian atas Anda dapat terasa ketat. Anda mungkin tidak merasakan apa-apa saat pengambilan darah dengan jarum, atau Anda mungkin akan merasa tersengat sedikit, atau seperti tercubit. Anda dapat melepas perban dan kapas dalam 20 hingga 30 menit. Anda akan diberi tahu tanggal keluarnya hasil tes. Dokter akan menjelaskan apa arti hasil tes tersebut. Ikuti instruksi dokter Anda.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Normal:

Skor normal yang ada pada daftar ini (disebut referensi kisaran hanya berfungsi sebagai panduan. Kisaran ini bervariasi dari satu laboratorium dengan laboratorium lainnya, dan laboratorium Anda mungkin memiliki skor normal yang berbeda. Laporan laboratorium Anda biasanya akan memuat berapa kisaran yang mereka gunakan. Dokter Anda juga akan memeriksa hasil tes Anda berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan faktor lainnya. Hal ini berarti jika hasil tes Anda masuk kisaran abnormal dalam panduan ini, bisa saja di laboratorium Anda atau untuk kondisi Anda skor tersebut termasuk ke kisaran normal.

Hormon pertumbuhan (GH)
PriaKurang dari 5 nanogram per mililiter (ng/Ml) (kurang dari 226 picomoles per liter [pmol/L])
WanitaKurang dari 10 ng/mL (kurang dari 452 pmol/L)
Anak-anakKurang dari 20 ng/mL (kurang dari 904 pmol/L)

Skor Tinggi

Tingkat GH tinggi mungkin mengindikasikan adanya gigantisme atau acromegaly (gangguan kelebihan hormon yang mengakibatkan tulang bertambah besar). Kondisi ini disebabkan oleh tumor nonkanker pada kelenjar pituitary (adenoma). Tingkat IGF-1 seharusnya juga tinggi.

Tingginya tingkat GH juga dapat disebabkan oleh diabetes, penyakit ginjal, atau kelaparan. Kondisi-kondisi ini tidak menyebabkan tingginya tingkat IGF-1.

Skor Rendah

Tingkat GH rendah mengindikasikan:

  • defisiensi GH
  • hipopituitarisme (fungsi rendah dari kelenjar pituitary)

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa yang Harus Dilakukan Saat Terkena Gigitan Serangga?

    Ada banyak cara mudah untuk mengobati gigitan dan sengatan serangga di rumah tanpa harus berobat ke dokter. Simak selengkapnya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 27 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    4 Macam Komponen Darah Manusia dan Fungsinya

    Darah terdiri dari beberapa jenis komponen penyusun. Anda mungkin sudah tahu soal sel darah merah dan putih, lalu ada apa lagi? Cek komponen darah di sini!

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Penyakit Kelainan Darah, Penyakit Kelainan Darah Lainnya 27 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

    Telinga Tersumbat Bikin Tidak Nyaman Beraktivitas? Sontek 5 Cara Ini

    Telinga yang tersumbat bikin Anda sulit mendengar baik. Jangan khawatir, Anda bisa mengatasi telinga tersumbat dengan beberapa trik berikut.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kesehatan THT, Gangguan Telinga 27 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

    10 Gerakan Olahraga Untuk Meraih Kelenturan Tubuh

    Jika Anda termasuk yang bertubuh kaku dan tidak fleksibel, gerakan olaharga ini bisa dilakukan di rumah untuk melatih kelenturan tubuh.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Latihan Kelenturan, Kebugaran 27 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara kerja obat kuat

    Ragam Obat Kuat Pria di Apotek, Apakah Bisa Bikin Tahan Lama di Ranjang?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
    obat kuat alami

    11 Pilihan Obat Kuat Alami yang Bikin Pria Lebih Tahan Lama di Ranjang

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
    menelan sperma

    Apakah Bisa Hamil Jika Kita Menelan Sperma?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
    apakah penderita diabetes boleh minum susu

    Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Susu?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit