8 Cara Ampuh Mengatasi Biang Keringat pada Bayi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Kemunculan ruam dengan bintik-bintik merah pada kulit bayi bisa menandakan biang keringat. Selain membuat kulit bayi tampak kemerahan, biang keringat juga terasa gatal dan perih seperti ditusuk-tusuk jarum. Lantas, bagaimana cara mengobati biang keringat pada bayi? Yuk, simak berbagai cara aman dan ampuh mengatasi biang keringat pada bayi berikut ini.

Cara mengatasi biang keringat pada bayi

Anak kecil segala usia bisa mengalami biang keringat. Akan tetapi, biang keringat lebih umum terjadi pada bayi. Biang keringat bisa terjadi saat kulit bayi seharusnya mengeluarkan keringat, tapi pori-porinya tersumbat. Keringat yang gagal keluar akhirnya membuat pori-pori kulit menjadi bengkak.

Anak kecil lebih rentan mengalami biang keringat karena ukuran pori-pori mereka lebih kecil daripada orang dewasa. Perbedaan ukuran pori inilah yang membuat penyumbatan sangat mudah terjadi, sehingga Anda butuh cara untuk mengatasi biang keringat di kulit bayi.

Biang keringat memang bukan masalah yang serius untuk bayi. Namun, bintik merah pada kulit bayi ini bisa menjadi tanda bahwa bayi Anda sedang kepanasan.

Tidak hanya itu, biang keringat juga menyebabkan bayi merasa gatal dan ini tentu membuat bayi sangat tidak nyaman dan spontan ingin menggaruk.

Untuk itu, Anda harus cari cara yang tepat untuk mengatasi biang keringat pada bayi. 

1. Jangan biarkan bayi kepanasan

perkembangan bayi 24 minggu

Jika Anda menduga keringat berlebihan adalah penyebab biang keringat pada bayi, cara tepat untuk mengobati kondisi ini adalah adalah menghindarinya dari kepanasan. Pastikan kulit bayi selalu kering dan ganti pakaian bayi jika berkeringat.

Tempatkan bayi pada tempat yang sejuk dan tempat yang teduh. Jika bayi mulai berkeringat, sebaiknya kipasi bayi. Biarkan udara menghilangkan keringat bayi Anda daripada Anda mengelapnya dengan handuk.

2. Pilih pakaian yang tepat

mencuci baju bayi

Saat udaranya panas, pilih pakaian yang tidak membuatnya panas. Sebaiknya, pilih pakaian berlengan pendek, dan melepaskan kaus kaki, sarung tangan, atau penutup kepala.

Anda bisa memilih bahan baju bayi yang nyaman dan lebih tipis sebagai cara mengatasi biang keringat pada bayi. Tempatkan handuk katun pada punggung dan leher bayi yang ruam dan kemerahan, sehingga dapat membantu menyerap keringatnya. 

Hindari pakaian dari kain sintetis, seperti polyester dan nilon, karena akan memerangkap panas. Sebaiknya pilihkan bayi pakaian dari katun yang dapat menyerap keringat.

Pilih juga pakaian yang tipis dan ringan untuk bayi. Bayi mungkin juga perlu untuk menggunakan alas tidur yang terbuat dari katun agar iritasi kulit bayi bisa terhindarkan saat tidur.

Memilih pakaian yang sesuai dengan kondisi tubuhnya ini bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi biang keringat pada bayi.

Selain itu, pastikan bayi tidak menggunakan pakaian yang berbahan kasar atau sempit. Ukuran sempit dan bahan yang kasar bisa menciptakan gesekan yang dapat memecahkan lenting biang keringat. Jadi, pilih pakaian yang berbahan lembut dan longgar. 

3. Potong kuku bayi secara rutin

Kulit bayi yang dipenuhi lepuhan kecil berair ini sebaiknya harus dihindari dari gesekan. Pasalnya, tekanan dan gesekan dapat memecah lepuh dan membuat kulit lecet. Biang keringat akan jadi semakin parah dan berisiko menimbulkan infeksi.

Sebagai cara untuk mengatasi biang keringat pada bayi, pastikan si kecil tidak berkuku panjang. Jika Anda melihat kukunya sudah memanjang, segera potong kukunya. Setelahnya, pakaikan kaus tangan agar jarinya tidak menyentuh maupun menggesek kulit gatal dipenuhi biang keringat.

Selain mencegah iritasi bertambah buruk, menggunting kuku bayi adalah salah satu cara untuk mengatasi dan mengobati  biang keringat pada bayi karena membiarkan kulit bekerja maksimal untuk menyembuhkan diri.

4. Jangan biarkan bayi kehausan

obat maag untuk ibu menyusui

Keluarnya keringat bisa mengurangi kadar air dalam tubuh. Jika bayi sedang mengalami biang keringat dan mudah berkeringat, jangan biarkan ia kehausan.

Pastikan bayi mendapat cukup minum untuk menggantikan cairan yang keluar dari tubuhnya melalui keringat. Hal ini juga untuk menghindari dehidrasi pada bayi atau kekurangan cairan. Cairan ini bisa ia dapatkan dari ASI, susu formula, maupun air putih dan makanan jika bayi sudah boleh makan makanan padat

5. Hati-hati memilih produk bayi dan memakainya

mengobati dan mengatasi biang keringat bayi

Bayi juga boleh menggunakan losion untuk mengobati dan mengatasi biang keringat pada bayi, salah satunya calamine lotion. Losion ini dapat meredakan kulit bayi terasa gatal dan perih. Baca lebih dahulu cara penggunaan sebelum Anda mengoleskannya pada kulit bayi.

Selain itu, cara menghilangkan biang keringat pada bayi ini juga bisa Anda lakukan dengan memilih produk yang aman untuk kulitnya. apalagi jika ia memiliki kulit yang sensitif. Produk sabun dapat mengandung bahan yang mengiritasi, seperti pewangi dan alkohol.

Kemudian, beberapa pelembap juga bisa menimbulkan penyumbatan di pori-pori kulit yang bisa memicu tumbuhnya biang keringat baru. Jadi, saat Anda membeli produk untuk merawat kulit bayi, cermati kandungan yang biasanya tercantum di kemasan.

6. Hindari memakai bedak bayi

Bedak bayi menjadi produk perawatan yang sudah digunakan turun temurun sebagai cara untuk mengatasi masalah kulit bayi, salah satunya biang keringat.  Namun, sebaiknya hindari pemakaian bedak bayi yang berbahaya untuk bayi. Serbuk halus dari bedak bisa menimbulkan masalah pernapasan, seperti bayi sesak napas.

Tidak hanya itu, bedak bayi juga bisa menutup pori-pori kulit bayi dan membuatnya semakin hangat, sehingga bisa membuat bintik merah dan ruam pada kulit bayi lebih parah.

7. Buat ruangan lebih sejuk

Sebagai cara untuk mengatasi biang keringat pada bayi, buat ruangan atau kamar si kecil lebih sejuk dengan memakai pendingin ruangan atau kipas angin.

Namun hal yang harus diperhatikan, hindari mengarahkan tiupan angin langsung ke tubuh bayi agar si kecil tidak masuk angin dan tidak kedinginan. Ruangan yang sejuk membuat bayi lebih nyaman, nyenyak saat tidur, dan bayi lebih cepat tidur saat malam hari.

Bila si kecil terlihat kepanasan, cari tempat yang lebih dingin dan berangin, seperti teras rumah. Biarkan anak bermain di luar sambil menikmati semilir angin dan pastikan si kecil tetap terhidrasi dengan baik. Berikan ASI atau susu formula secara berkala.

8. Periksa ke dokter

dokter mengobati biang keringat bayi

Biang keringat ringan bisa sembuh dengan tanpa pengobatan khusus. Anda hanya perlu merawat kulitnya agar tetap bersih, bebas keringat, dan tidak terpapar produk yang mengiritasi. Namun, pada beberapa kasus, biang keringat butuh perawatan dokter.

Mayo Clinic menyebutkan tanda dan gejala biang keringat yang perlu pengobatan dokter, seperti:

  • Bayi terus rewel karena kondisinya tersebut
  • Ruam muncul disertai dengan demam
  • Ruam menimbulkan pembengkakan, kemerahan, dan bila disentuh terasa hangat
  • Kelenjar getah bening bayi, yakni di sekitar ketiak, leher, dan pangkal mengalami pembengkakan
  • Biang keringat tidak juga sembuh walaupun sudah diobati dengan obat tanpa resep

Berobat ke dokter adalah cara jitu untuk mengatasi dan mengobati biang keringat pada bayi. Jangan ragu untuk memeriksakan si kecil jika memang gejalanya membuat Anda khawatir.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Obat Memar Paling Efektif Tanpa Harus ke Dokter

Mencegah terjadinya memar mungkin tidak selalu dapat dilakukan, tapi Anda dapat mempercepat penyembuhan luka memar di rumah dengan berbagai obat memar ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Trombosit 16 November 2020 . Waktu baca 7 menit

Panu

Panu (tinea versicolor) adalah penyakit kulit yang ditandai dengan bercak putih atau gelap. Kondisi ini kerap bikin gatal. Bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 8 menit

Kenali Penyebab Kutu Air yang Bisa Merusak Kuku dan Kulit

Kutu air adalah masalah kulit yang cukup menjengkelkan karena membuat kaki atau tangan jadi tidak sedap dipandang. Sebenarnya apa, sih, penyebab kutu air?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Obat Kurap, Dari Pengobatan Medis Hingga Bahan Alami

Kadas atau kurap adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Anda bisa mengatasi gejalanya dengan berbagai obat kurap berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Kulit, Penyakit Infeksi Kulit 10 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ciri kulit bayi sensitif

3 Ciri Kulit Bayi Anda Sensitif dan Perlu Perawatan Khusus

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
5 Penyebab Bayi Kurus

5 Hal Utama yang Jadi Penyebab Bayi Kurus

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
kulit gatal

Terganggu Kulit Gatal di Malam Hari? Simak Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
folikulitis

Folikulitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 24 November 2020 . Waktu baca 9 menit