home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Anak atau Bayi yang Lahir Caesar Rentan Sakit? Baca Ini, Yuk, Bu!

Benarkah Anak atau Bayi yang Lahir Caesar Rentan Sakit? Baca Ini, Yuk, Bu!

Persalinan dengan metode caesar (sesar) sudah semakin umum dan banyak dilakukan para Ibu. Banyak alasan atau penyebab persalinan caesar, mulai dari kondisi medis maupun pilihan Ibu sendiri. Di sisi lain, bayi yang lahir melalui persalinan caesar juga mungkin mengalami gangguan kesehatan. Jadi, apa saja dampak persalinan caesar dari sisi si Kecil? Simak ulasannya berikut.

Pengaruh persalinan caesar pada sistem imun anak

Berdasarkan beberapa pengalaman Ibu yang telah menjalani persalinan caesar, terdapat dampak yang dirasakan oleh si kecil, yaitu cenderung lebih gampang sakit dan memiliki alergi.

Sebuah penelitian tahun 2012 membahas tentang perbandingan persalinan normal dan caesar serta dampaknya pada anak. Penelitian ini menyatakan bahwa selama proses caesar, anak tidak terpapar bakteri baik pada jalur lahir ibu sehingga menyebabkan kurangnya pemberian bakteri penting dari sang Ibu.

Bakteri yang dimaksud ternyata berperan penting bagi sistem imun anak. Oleh karena itu, anak yang lahir caesar dikatakan memiliki kemungkinan besar lebih rentan sakit. Bahkan si kecil bisa mengalami alergi karena sistem imunnya tidak sebaik anak lahir normal.

Anak lahir caesar tetap bisa memiliki sistem imun normal

Masih dari penelitian yang sama (Neu & Rushing, 2012), disebutkan juga bahwa bakteri baik dalam usus anak bisa dipengaruhi oleh pemberian ASI. Dengan kata lain, ASI perlu segera diberikan setelah proses persalinan caesar untuk membantu menambah bakteri baik dalam usus si kecil.

Selain itu, dilansir dari laman La Leche League International, menyusui setelah operasi caesar merupakan salah satu cara agar Ibu lebih dekat dengan si kecil.

Ibu mungkin mengalami kesulitan dalam pemberian ASI setelah proses caesar, tetapi usahakan agar si kecil mendapat asupan ASI dengan meminta bantuan dari petugas kesehatan.

Kandungan ASI yang bantu tingkatkan bakteri baik dalam usus anak lahir caesar

Dikutip dari salah satu jurnal dari The Journal of American Osteopathic Association, ASI merupakan sumber nutrisi terbaik bagi anak yang sekaligus menyediakan perlindungan terhadap berbagai jenis infeksi.

Oleh karena itu, sistem imun dari anak yang diberi ASI segera setelah dilahirkan bisa bekerja lebih baik dalam memberikan perlindungan. Dampaknya adalah anak jadi tidak gampang sakit.

Selain itu, pemberian ASI juga berhubungan dengan alergi dan penyakit autoimun. Dalam jurnal dari JAOA tersebut juga dinyatakan bahwa pemberian ASI eksklusif selama setidaknya 6 bulan pertama kehidupan dapat mengurangi risiko alergi atopik.

Berdasarkan penelitian tahun 2018, ASI memiliki sifat sebagai prebiotik dan probiotik yang berfungsi mengatur dan menjaga jumlah bakteri baik dalam usus. Manfaat dari ASI berkat kandungan prebiotik dan probiotik yang dimilikinya tidak hanya berpengaruh pada ekosistem mikroba usus saja. Namun juga pada ekosistem mikroba di saluran napas dan rongga nasofaring yang berhubungan dengan asma.

Prebiotik sendiri merupakan serat yang banyak ditemukan dalam buah dan sayur, terutama yang mengandung karbohidrat kompleks seperti asparagus, pisang, hingga bawang putih.

Prosedur kahir caesar untuk bayi

Dengan tambahan asupan prebiotik yang memadai, jumlah bakteri baik dalam usus bayi lahir caesar bisa meningkat. Hal ini dikarenakan prebiotik bisa dianalogikan sebagai makanan bagi bakteri baik tersebut. Selain bersumber dari makanan, prebiotik juga bisa diperoleh dalam bentuk FOS dan GOS.

Sementara itu, probiotik merupakan sebutan bagi organisme yang secara langsung menambah populasi bakteri baik dalam usus. Contohnya bifidobacterium.

Berkat kombinasi antara kandungan prebiotik dan probiotik, ASI berperan juga sebagai sinbiotik bagi anak. Hal ini dibuktikan oleh studi tahun 2017 yang menyatakan bahwa peran ASI sebagai sinbiotik berguna untuk mencegah patogen (parasit penyebab penyakit) berkembang. Selain itu juga menyebabkan infeksi.

Anak lahir caesar mungkin tidak mendapat bakteri baik yang cukup dan berguna untuk sistem imun. Maka dari itu, bayi yang lahir Caesar membutuhkan lebih banyak tambahan asupan probiotik. Ini berasal dari ASI, makanan, dan juga susu pertumbuhan.

Namun Ibu tidak perlu khawatir sampai takut melakukan persalinan caesar. Pemberian ASI bisa membantu meningkatkan sistem imun berkat kandungan sinbiotiknya. Ini dapat menambah jumlah bakteri baik dalam usus si Kecil seperti pada anak yang dilahirkan secara normal.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai persalinan caesar, Ibu bisa mengikuti kelas khusus atau rangkaian Webinar dengan Expert untuk mempersiapkan Ibu pada masa kehamilan dan pasca melahirkan. Tambah juga pengetahuan dengan terus membaca artikel seputar persalinan caesar dari Hello Sehat, ya, Bu!

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Neu, J., & Rushing, J. (2011). Cesarean Versus Vaginal Delivery: Long-term Infant Outcomes and the Hygiene Hypothesis. Clinics in Perinatology38(2), 321–331. https://doi.org/10.1016/j.clp.2011.03.008

University of Luxembourg. (2018). Altered microbiome after caesarean section impacts baby’s immune system. Retrieved December 2, 2020, from ScienceDaily website: https://www.sciencedaily.com/releases/2018/11/181130094328.htm

La Leche League International. (n.d.). Breastfeeding After Cesarean Birth. Retrieved December 2, 2020, from https://www.llli.org/breastfeeding-info/breastfeeding-cesarean-birth/#:~:text=Breastfeeding%20after%20cesarean%20birth%20is

Jackson, K. M., & Nazar, A. M. (2006). Breastfeeding, the Immune Response, and Long-term Health. The Journal of the American Osteopathic Association106(4), 203–207. Retrieved from https://jaoa.org/article.aspx?articleid=2093315#:~:text=Breastfeeding%20provides%20unsurpassed%20natural%20nutrition

Moossavi, S., Miliku, K., Sepehri, S., Khafipour, E., & Azad, M. B. (2018). The Prebiotic and Probiotic Properties of Human Milk: Implications for Infant Immune Development and Pediatric Asthma. Frontiers in Pediatrics6. https://doi.org/10.3389/fped.2018.00197

S, M., N, M., P, H., T, H., R, S., V, R., … V, B. (2017, April 26). Assessment of the synbiotic properites of human milk oligosaccharides and Bifidobacterium longum subsp. infantis in vitro and in humanised mice. Retrieved December 2, 2020, from Beneficial microbes website: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/28116928/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Roby Rizki Diperbarui 02/03/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
x