Tanda Lahir Berwarna Gelap Pada Pantat atau Punggung Bayi, Apa Artinya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sekitar 80 persen bayi dilahirkan memiliki tanda lahir yang muncul dalam berbagai bentuk, warna, dan ukuran. Jika Anda melihat tanda lahir pada bayi Anda berupa bercak datar berwarna biru keabuan cukup gelap dengan bentuk tidak teratur, ini artinya si bayi memiliki Mongolian spot. Apakah berbahaya?

Mongolian spot adalah tanda lahir pada bayi yang berwarna biru tua

mongolian spot
Sumber: Medical News Today

Mongolian spot adalah tanda lahir jenis pigmen. Artinya, tanda lahir tersebut terbentuk dari penumpukan pigmen melanosit (zat pewarna alami kulit) di satu area kulit tertentu selama embrio bayi masih dalam masa perkembangan di kandungan.

Kumpulan melanosit yang terperangkap di bawah kulit kemudian akan memunculkan bercak datar berwarna abu-abu, kehijauan, biru tua, atau hitam. Meski warnanya mirip dengan lebam atau memar yang biasanya muncul sehabis terbentur sesuatu, tanda lahir pada bayi ini tidak menyebabkan nyeri.

Mongolian spot biasanya berukuran 2-8 cm dengan bentuk acak tidak beraturan, dan sering terdapat di bagian tubuh yang tertutup seperti pantat dan punggung bawah, tapi bisa juga di kaki atau lengan. Dalam istilah medis, tanda lahir mongolian disebut juga dengan melanositosis kulit bawaan. Orang Indonesia mungkin lebih akrab dengan sebutan “tompel”.

Penyebab tanda lahir Mongolian spot pada bayi

Sampai saat ini tidak ada pakar kesehatan yang tahu pasti apa penyebab penumpukan pigmen di bawah kulit.

Namun, mongolian spot sering ditemukan pada bayi yang berkulit gelap seperti ras Mongoloid (orang Asia) dan ras Negroid (orang-orang Afrika).

Apakah Mongolian spot pada bayi berbahaya?

bayi tersenyum saat tidur

Dikutip dari Healthline, tanda lahir pada bayi ini tidak berbahaya dan tidak terkait dengan kondisi kesehatan atau penyakit kulit tertentu. Mongolian spot tidak dapat dicegah, tapi umumnya akan memudar sendiri sebelum anak memasuki masa remaja.

Dalam kasus yang sangat jarang, Mongolian spot berukuran cukup besar dan meluas, berada di luar area punggung atau pantat, bisa timbul sebagai gejala penyerta dari penyakit metabolik langka seperti:

  • Penyakit Hurler
  • Hunter’s syndrome
  • Penyakit Niemann-Pick
  • Mukolipidosis
  • Mannosidosis

Anda juga harus segera cek ke dokter jika tanda lahir tersebut mengalami perubahan bentuk, warna, atau ukuran. Bisa jadi itu adalah tahi lalat tanda kanker kulit.

Adakah cara untuk mengobati Mongolian spot?

dokter anak

Mongolian spot tidak berbahaya, maka sebenarnya tidak perlu diobati. Jika Anda ragu, dokter dapat memeriksa bercak tanda lahir pada bayi secara berkala untuk melihat apakah terjadi perubahan abnormal yang mengacu pada gejala kanker kulit.

Tanda lahir bisa dihilangkan lewat operasi atau lewat prosedur laser jika memang mengganggu penampilan. Penelitian terbitan jurnal Dermatologic Surgery melaporkan, tanda lahir pada bayi paling efektif dihilangkan pakai prosedur terapi laser alexandrite sebelum menginjak usia 20 tahun.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Hanya Kelahiran Prematur, Ini Kondisi Bayi Lainnya yang Perlu Dirawat di Inkubator

Inkubator bayi umumnya dipakai saat baru lahir. Namun, tak semua bayi baru lahir perlu inkubator, lho! Sudah tahukah fungsi dan alasan bayi dirawat di inkubator?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 5 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

8 Cara Ampuh Mengatasi Biang Keringat pada Bayi

Biang keringat membuat si kecil tidak nyaman. Jangan cemas, Anda bisa mengikuti cara mengatasi biang keringat pada bayi berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Ruam Popok, Masalah Kulit Bayi yang Paling Sering Terjadi

Bayi yang keseringan pakai popok, memang rentan terkena ruam popok. Jangan khawatir, ikuti cara ini untuk mengobati dan mengatasi ruam popok.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Kulit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Kulit Bayi Mengelupas di Minggu Pertamanya, Apakah Berbahaya?

Ketika bayi mengalami gejala tertentu, pasti orangtua akan cemas. Apalagi jika bayi baru lahir. Bagaimana jika kulit bayi mengelupas di minggu pertamanya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kasur tempat tidur bayi

4 Tips Mudah Memilih Kasur Bayi yang Aman dan Nyaman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
umur bayi keluar rumah

Usia Berapa Bayi yang Baru Lahir Diperbolehkan Keluar Rumah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
bercak putih pada kulit bayi

4 Kondisi yang Menjadi Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
resusitasi bayi

Mengenal Resusitasi, Pertolongan Pertama pada Bayi Baru Lahir yang Sulit Bernapas

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 9 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit