Perkembangan Bayi 42 Minggu atau 10 Bulan 2 Minggu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 42 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu?

Menurut tes skrining perkembangan anak Denver II, perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu antara lain:

  • Mulai belajar berdiri dari posisi tengkurap.
  • Bertepuk tangan atau melambaikan tangan.
  • Mengambil benda kecil dengan jempol dan jari lainnya
  • Berjalan memegangi perabotan.
  • Mengerti kata “tidak”, tapi tidak selalu mematuhinya.
  • Hampir bisa mengatakan “dada” dan “mama” dengan jelas.
  • Menggenggam 2 benda dalam 1 tangan.

Kemampuan motorik kasar

Pada perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu, ia sudah bisa duduk dengan percaya diri. Bahkan, si kecil mungkin berjalan berpegangan pada perabotan kemudian mungkin melepaskannya sebentar dan berdiri tanpa penyangga.

Selama masa perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu, si kecil juga mungkin berusaha mengambil mainannya sendiri, sembari sedikit membungkukkan badan saat berdiri.

Jika bayi Anda belum tanda-tanda mulai belajar berjalan, jangan cemas. Kebanyakan bayi melakukan langkah pertama pada saat bayi usia 12 bulan.

Si kecil juga tampak semakin penasaran dan ingin tahu dengan lingkungan di sekitarnya. Itu sebabnya, ia akan lebih sering bergerak ke sana ke mari, kemudian mengambil benda apa pun yang menurutnya menarik.

Bukan sekadar dipegang, pada perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu, mungkin ia akan mengeluarkan seluruh isinya untuk memuaskan rasa ingin tahunya.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Masih sama seperti usia di minggu sebelumnya, si kecil masih terus melatih kemampuannya untuk bisa mengatakan “mama” dan “dada” dengan fasih. Ocehan yang belum jelas mengenai hal apa pun masih akan terus Anda dengar setiap waktu pada masa perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu.

Kemampuan motorik halus

Perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu juga akan tampak semakin baik. Pada saat ini, ia mulai mampu memahami konsep mengenai jarak, kedalaman, dan lain sebagainya.

Beberapa aksi si kecil antara lain menumpuk bulatan dengan ukuran yang berbeda pada sebuah kerucut plastik, menjatuhkannya, dan kembali menumpuknya.

Perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu yang lain, mungkin akan memisahkan potongan makanan dalam piring sarapannya, guna mengidentifikasi bentuk, warna, dan tekstur.

Selain itu, buah hati Anda pada masa perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu, masih terus belajar mengenai sifat benda. Hal itu dilakukan dengan berbagai cara, seperti meremas, merobek, mencicipi, dan melempar apa saja.

Kemampuan sosial dan emosional

Anda juga akan dibuat kagum si kecil pada masa perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu, karena ia mulai mampu menunjukkan perubahan emosi. Mulai dari saat sedang takut, sedih, hingga gembira disertai mata yang berbinar-binar.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu?

Pada masa perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu, hindari memberi makan yang menyebabkan bayi tersedak, seperti wortel mentah atau buah anggur utuh. Sebagai gantinya, berikan sayuran matang yang sudah dipotong kecil-kecil, keju, dan buah-buahan yang sudah dikupas dan dipotong.

Menariknya, pada perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu ini juga mulai menunjukkan sikap yang mengejutkan. Sebagai contoh, ia bisa menggumam “Mmmm” saat sedang mengunyah makanan yang menurutnya lezat.

Si kecil juga dapat menjejakkan kakinya saat mendengar musik, melamun, bahkan menatap ke suatu arah seolah-olah sedang memikirkan sesuatu, pada masa perkembangan bayi 42 minggu.

Oleh karena itu, Anda bisa membantu mengembangkan keterampilan si kecil pada masa perkembangan bayi 42 minggu dengan memperkenalkan kata-kata baru untuk menggambarkan perasaannya. Anda bisa mengatakan, “Kakak lagi bersemangat banget, ya?” atau “Enak ya, kak, makanannya?”

Kesehatan Bayi Usia 42 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter di minggu 42 atau 10 bulan 2 minggu?

Bila bayi memang bayi tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan maupun perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu ini.

Meski begitu, jangan ragu untuk mengkonsultasikannya dengan dokter apabila ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu, yaitu:

1. Gigitan serangga pada bayi

Gigitan dan sengatan serangga pada tahap perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu ini, harus tetap diperhatikan. Jika biasanya tidak bermasalah bagi orang dewasa, tapi bisa saja berbahaya bagi bayi pada usia ini.

Memang kebanyakan gigitan bisa mengganggu tapi tidak berbahaya, asalkan bayi tidak alergi racun serangga. Ikuti langkah di bawah ini untuk mengatasinya:

  • Jika disengat serangga, cabut duri sengatannya dengan cara menggunting, bukan mencabut.
  • Cuci area yang terkena gigitan serangga dengan sabun dan air.
  • Redakan rasa sakit dengan kompresan kantong es selama 15 menit, atau dengan baking soda dan air. Tanyakan dokter anak sebelum memberikan obat pereda rasa sakit.
  • Hubungi dokter jika bayi diare atau demam, muntah, atau jika bertambah bengkak setelah 24 jam. Anda juga harus menghubungi dokter bila area di sekitar gigitan menunjukkan tanda infeksi, seperti semakin memerah, sakit, atau bengkak.

Anda harus mewaspadai kemungkinan bayi alergi terhadap gigitan serangga. Beberapa gejala yang mungkin akan dialami bayi, antara lain:

  • Kesulitan bernapas atau bernapas dengan mengeluarkan suara
  • Pusing, sakit perut, muntah
  • Wajah merah padam
  • Ruam
  • Pembengkakan lidah, tangan, dan wajah
  • Kemungkinan syok jika bayi tampak bingung atau mengantuk

Bila bayi memiliki reaksi alergi, segera periksakan ke dokter. Baringkan bayi, tenangkan, dan hangatkan dengan selimut.

Waspadai syok anafilaktik (anaphylactic shock) terjadi jika tubuh sensitif terhadap faktor alergi. Ini dapat menyebabkan tekanan darah rendah, gatal, bengkak, dan kesulitan bernapas.

Untuk mencegah gigitan nyamuk atau serangga, Anda bisa menggunakan pengusir serangga yang aman bagi bayi dan memakaikan baju berlengan panjang dan celana panjang yang berwarna putih atau terang.

2. Beralih ke cangkir sippy (sippy cup)

Biasanya, dokter akan menyarankan agar Anda mengganti pemberian botol susu dan dot bayi dengan cangkir sippy atau sippy cup) saat usia 1 tahun. Sippy cup adalah cangkir khusus sebagai transisi sebelum beralih ke penggunaan gelas sesungguhnya.

Mengajarkan bayi pada masa perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu menggunakan sippy cup, tidak terlalu mudah. Pasalnya, ada bayi yang mungkin sudah cukup terbiasa dengan penggunaan botol dot sejak kecil, sehingga butuh upaya lebih untuk mengenalkan dengan alat minum lain.

Supaya lebih mudah, mulailah memperkenalkan sippy cup dari perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu. Pilih dan beli sippy cup dengan pegangan yang mudah digenggam di kedua sisinya. Kemudian, perlihatkan pada bayi bagaimana cara mengambil, menggenggam, dan menggunakannya.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu?

Di samping perkembangan yang positif bayi, Anda mungkin juga memiliki masalah dengan perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu ini.

Bisa saja ia tiba-tiba senang menggulung dan menarik-narik rambutnya maupun orang lain. Memegang atau menarik rambut pada bayi biasanya diakibatkan oleh beberapa hal.

Pertama, bayi sedang mencoba menenangkan dirinya sendiri dengan cara melakukan apa yang biasa ia lakukan di awal-awal hidupnya saat sedang menyusui. Menarik rambut pada masa perkembangan bayi 42 minggu, dapat menjadi pengganti kebiasaan mengusap-usap payudara ibu atau menarik rambut ibu.

Kedua, kemungkinan dia melakukannya karena stres, terlalu capek, atau marah. Sebenarnya lumrah ketika Anda melihat bayi menggulung, memegang, atau menarik rambutnya, berlangsung selama tidak membahayakannya. Hentikan jika bayi terus menjambak rambutnya yang dapat menyebabkan kerontokan rambut.

Beberapa tips berikut ini mungkin akan membantu kebiasaan menarik rambut pada masa perkembangan bayi 42 minggu atau 10 bulan 2 minggu:

  • Berikan lebih banyak hiburan dan perhatian pada bayi, terutama saat dia semakin stres.
  • Potong rambut bayi sampai pendek, sehingga dia tidak akan bisa menjambaknya.
  • Berikan sesuatu untuk ditarik agar mengalihkan perhatiannya.

Jika tidak kunjung berhasil, Anda bisa mengkonsultasikannya dokter.

Lalu, bagaimana perkembangan bayi 43 minggu?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Susu formula ternyata bisa membuat bayi sembelit. Lantas, seperti apa susu formula untuk bayi yang tidak bikin sembelit? Lihat beberapa pilihannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 22/04/2020 . 6 menit baca

Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

Berat badan bayi ideal merupakan patokan utama terhadap kualitas perkembangan dari bayi. Berapa seharusnya berat badan bayi di satu tahun pertamanya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak 02/04/2020 . 14 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca