9 Cara Meningkatkan Produksi ASI yang Dipompa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak ibu yang mungkin memiliki pengalaman sulit untuk mengeluarkan ASI terutama ketika dipompa. Perlu Anda ketahui, payudara memproduksi dan mengeluarkan ASI ketika ada rangsangan seperti hisapan bayi. Lalu bagaimana saat memerah ASI dengan pompa? Mari kita simak cara untuk meningkatkan produksi ASI yang dipompa.

Tips memerah ASI dengan pompa

1. Pilih pompa ASI yang tepat

Pilihlah pompa dengan kualitas yang baik. Pompa elektrik dinilai lebih baik daripada pompa yang dioperasikan dengan tangan. Sebenarnya boleh saja jika ibu terkadang menggunakan pompa dengan tangan, tetapi hal tersebut tidak cukup baik untuk menjaga kelancaran pengeluaran ASI.

Selain itu, pilihlah ukuran pompa yang sesuai dengan payudara ibu. Jika ukurannya tidak pas, dapat membuat payudara menjadi lecet. Kemudian, untuk mendapatkan hasil yang terbaik, ikuti petunjuk yang diberikan ketika menggunakan pompa.

2. Rajinlah memompa

Ibu harus memerah ASI menyesuaikan dengan jadwal bayi menyusu. Bayi baru lahir biasanya minum susu setiap 2-3 jam (8-12 kali per hari). Berarti ibu juga harus rajin dalam memompa tiap 2-3 jam. Lakukan pompa selama 10-15 menit setiap kalinya.

Saat memompa, dapat ditemukan juga let down reflex yaitu saat air susu keluar dengan sendirinya. Tetapi let down reflex biasanya terjadi beberapa saat setelah dipompa. Lanjutkan memompa sampai tidak ada susu lagi yang keluar dari payudara. Ibu juga dapat menambahkan durasi setiap kali memompa 1-2 menit lebih lama.

3. Metode power pump

Terdapat sebuah metode yang disebut dengan power pump untuk meningkatkan produksi ASI yang dipompa. Perlu diingat bahwa metode ini bukan sebagai pengganti jadwal pompa yang biasanya ibu lakukan. Metode ini digunakan sebagai strategi untuk meningkatkan produksi ASI. Metode ini dilakukan dengan cara membuat payudara kosong sehingga akan memberikan sinyal ke tubuh untuk meningkatkan produksi ASI.

Untuk melakukan power pump, sediakan waktu selama satu jam setiap harinya (misalnya pada tiap jam 7 pagi) dan lakukan pola memompa seperti berikut:

  1. Pompa selama 20 menit; istirahat selama 10 menit
  2. Pompa selama 10 menit lagi; istirahat selama 10 menit
  3. Pompa selama 10 menit lagi; lalu selesai

Dalam metode ini, berarti ibu melakukan pompa selama 40 menit dalam total waktu 60 menit. Setelah itu, lakukan pompa sesuai jadwal rutin yang biasa dilakukan. Sebagian besar ibu merasakan hasil dari metode power pump ini setelah 3 hari tetapi ada juga yang baru merasakan hasilnya setelah 7 hari.

4. Memompa dalam posisi yang nyaman

Posisikan diri Anda dalam posisi yang nyaman. Usahakan ibu tetap dekat dengan bayi. Ketika ibu dekat dengan bayi, hal tersebut dapat meningkatkan ASI dan memicu terjadinya let down reflex ketika memompa.

5. Gunakan handuk hangat

Sebelum memompa, Anda dapat melakukan kompres dengan menaruh  handuk hangat pada payudara. Selain itu juga dapat dilakukan pijatan pada payudara. Hal ini dapat membantu melancarkan pengeluaran ASI.

6. Makan makanan yang bergizi

Ketika ibu sedang menyusui maupun memompa, asupan makanan harus tetap terjaga dengan baik karena produksi ASI memerlukan energi tambahan. Makanlah makanan yang bergizi termasuk di dalamnya yang tinggi kalori dan makanan yang dapat menambah produksi ASI.

7. Banyak minum air

Sama seperti ibu yang menyusui langsung, ibu yang memerah ASI atau menggunakan pompa untuk menyusui harus minum air sebanyak 6-8 gelas tiap harinya. Hindari minuman yang mengandung kafein seperi kopi, teh atau soda.

8. Obat penambah ASI

Jika ibu tetap mengalami kesulitan dalam memproduksi ASI yang dipompa, coba konsultasikan ke dokter. Terdapat obat yang memang fungsinya dapat meningkatkan produksi ASI (galactagogues). Akan tetapi, konsumsi obat saja tidak cukup baik untuk meningkatkan produksi ASI. Ibu juga tetap harus rajin memompa untuk memberikan stimulasi pada payudara.

9. Istirahat yang cukup

Yang terakhir namun tidak kalah pentingnya yaitu istirahat yang cukup. Ibu harus tetap memiliki waktu istirahat meskipun memompa dilakukan dengan sering. Ibu tetap harus memperhatikan kesehatan dan jangan sampai kelelahan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . 4 mins read

4 Kiat Jitu Agar Produksi ASI Tetap Lancar Meski Sedang Berpuasa

Semua ibu menyusui tentu ingin produksi ASI yang cukup untuk bayi, bahkan saat sedang menjalani puasa. Nah, agar lebih optimal, simak tipsnya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 12/05/2020 . 4 mins read

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . 6 mins read

Ini Panduan Manajemen ASI Perah untuk Ibu Bekerja

Ibu bekerja tetap bisa memberikan ASI sesuai kebutuhan si kecil. Yuk, ketahui langkah-langkah manajemen ASI perah untuk ibu bekerja.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Bayi, Parenting, Menyusui 28/04/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 mins read
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 7 mins read
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . 5 mins read
menghadapi amarah anak

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . 4 mins read