Usia Berapa Bayi Bisa Berdiri Sendiri? Orangtua Perlu Tahu Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/02/2020 . 7 menit baca
Bagikan sekarang

Sebagai orangtua, tentu Anda sangat memperhatikan tumbuh kembang bayi, termasuk kapan bayi bisa berdiri. Perkembangan bayi dimulai dari belajar mengangkat kepala, duduk, berguling, hingga kemudian berdiri sendiri dan berjalan. Kemampuan berdiri sangat penting untuk mendukung keseimbangan saat berjalan nanti.

Tak mau momen tersebut terlewatkan, mari lihat perkembangan bayi hingga bayi bisa berdiri sendiri dengan kedua kakinya.

Kapan bayi bisa berdiri sendiri?

Menuntun anak berjalan pada tahap tumbuh kembang bayi

Sebelum bayi bisa berdiri sendiri, ia akan ‘berlatih’ keseimbangan dan menguatkan otot dengan belajar berguling serta duduk sendiri. Menurut grafik perkembangan anak Denver II, si kecil tampak lancar berguling sendiri yakni di usia bayi 18 minggu atau 4 bulan 2 minggu

Kemudian di usia bayi 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu, buah hati Anda telah mampu duduk sendiri tanpa memerlukan sandaran. Nah, pada waktu yang sama Anda bisa membantunya belajar berdiri agar bayi bisa berdiri sendiri, misalnya menopang badannya ketika ia mencoba berdiri.  

Seiring perkembangan usianya, bayi mulai belajar berdiri sendiri tapi dengan berpegangan. Tepat di usia bayi 31 minggu atau 7 bulan 3 minggu, si kecil sudah terlihat mampu menjaga keseimbangannya saat berdiri. Meski begitu, ia tetap masih perlu mengandalkan tumpuan dari benda di sekitarnya, seperti tembok atau tiang, maupun berpegangan pada tangan Anda.

Pada tahap ini Anda harus selalu menjaga dan memperhatikan si kecil. Pasalnya, saat proses bayi bisa berdiri sendiri, si kecil akan sering jatuh. Anda perlu memastikan area main si kecil cukup aman. Anda bisa menambahkan busa atau karpet di lantai sehingga bisa jadi bantalan yang empuk ketika si kecil terjatuh.

Bayi baru akan benar-benar mampu berdiri sendiri di usia bayi 43 minggu atau 10 bulan 3 minggu. Biasanya bayi baru bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan seperti ini hanya bertahan sekitar 2 detik. Setelahnya, ia harus buru-buru mencari pegangan untuk membantu menjaga keseimbangan tubuhnya.

Seiring bertambah usia dan perkembangan motorik kasarnya, si kecil bisa berdiri sendiri setelah lebih dari usia bayi 12 bulan, atau tepatnya di usia bayi 13 bulan alias 1 tahun 1 bulan. Kepercayaan diri dan kemampuan keseimbangan si kecil mulai terlihat. Saat ini, bayi bisa berdiri tanpa bantuan Anda atau bertopang pada barang-barang sekitarnya. 

Cara membantu bayi belajar berdiri sendiri

perkembangan bayi usia 37 minggu perkembangan bayi usia 9 bulan 1 minggu

Sebelum bayi bisa berdiri sendiri tanpa bantuan, ada berbagai cara yang dapat Anda lakukan untuk membantunya sesuai usia dan perkembangannya. 

Usia 3-6 bulan

Mendukung proses bayi bisa berdiri sendiri dapat dimulai sejak usia bayi 12 minggu atau 3 bulan. Pertama-tama, Anda bisa melatih si kecil sesering mungkin di pangkuan Anda. Selain itu, menjauhkan mainannya agar bayi Anda berusaha untuk mengambilnya juga mendukung latihan ini.

Anda juga bisa mulai bisa melatih bayi untuk menumpu berat tubuhnya pada kaki. Memang, di usia ini bayi belum memiliki kekuatan yang cukup untuk berdiri.

Jadi ketika Anda menggendongnya sembari duduk, dan memposisikan tubuh bayi berdiri di atas paha Anda, ia akan terus menekuk lututnya tanda belum mampu berdiri.

Usia 6-9 bulan

Beberapa bulan setelahnya, buah hati Anda tampak memiliki kekuatan untuk menahan berat tubuhnya.

Hal ini terlihat ketika Anda memangkunya sembari ia berdiri, kedua kaki si kecil sudah lebih mantap berpijak pada paha Anda. Bahkan, bayi terlihat sangat bersemangat saat Anda memposisikan tubuhnya untuk bisa berdiri.

Dari sinilah, kemudian si kecil menjaga keseimbangan tubuhnya saat berdiri dengan tetap berpegangan pada benda di sekitarnya maupun tangan Anda. Seiring dengan berkembangnya kemampuan motorik yang satu ini, bayi juga dapat menarik tubuhnya sendiri dari posisi duduk hingga kemudian bayi bisa berdiri sendiri.

Dalam waktu ini, bayi masih dalam proses belajar berdiri sendiri tanpa perlu berpegangan pada apa pun. Anda bisa membantunya dengan meletakkan bayi di atas sofa, dan biarkan ia bergerak ke sana kemari sendiri dengan berpegangan pada sandaran sofa. Pastikan ia tetap berada di bawah pengawasan Anda.

Usia 9-12 bulan

Di awal proses belajar bayi bisa berdiri sendiri, si kecil masih akan berpegangan pada benda di dekatnya. Ketika Anda membiarkan bayi berdiri sendiri, kedua kakinya akan terbuka lebar diiringi dengan tubuh yang membungkuk ke depan.

Biarkan ia berusaha dengan caranya sendiri, meski terlihat terhuyung-huyung saat berpegangan pada sandaran sofa. Hal ini merupakan upaya bayi untuk melawan gravitasi yang seolah menarik tubuhnya untuk duduk kembali.

Selama masa ini, Anda juga bisa mengajak si kecil belajar berdiri sendiri di lantai dengan berpegangan pada tembok atau tiang. Jangan lupa, pastikan Anda menyingkirkan benda-benda tajam dan berbahaya dari sekitar si kecil agar ia bisa belajar dengan aman dan nyaman.

Sekitar usia bayi 44 minggu atau 11 bulan, nantinya si kecil perlahan bayi bisa berdiri sendiri tanpa berpegangan meski hanya sebentar. Tugas Anda di sini tetap harus mendampingi si kecil, dan pastikan ia bisa segera berpegangan kembali saat hendak terjatuh.

Usia 12 bulan ke atas

Tepat setelah usia bayi 48 minggu atau 12 bulan, seharusnya bayi bisa berdiri sendiri dengan lancar dan seimbang tanpa perlu berpegangan pada apa pun. Untuk membantu bayi berdiri sendiri saat ini, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan:

  1. Berlutut atau duduk di lantai, di depan sebuah meja atau sofa yang rendah.
  2. Dudukan bayi di lutut Anda dengan kaki mereka yang menyentuh lantai.
  3. Ajak dan minta dia untuk mencapai kursi atau barang-barang di depannya.
  4. Letakkan tangan Anda di sekitar pinggulnya dan bantu dia berdiri dengan menggerakkan pinggulnya ke depan saat dia sedang meluruskan kaki.

Jangan khawatir ketika bayi jatuh saat ia belajar berdiri sendiri. Bagaimana pun juga, jatuh sebenarnya merupakan bagian penting dalam proses bayi bisa berdiri sendiri.

Perhatikan hal ini saat bayi belajar berdiri sendiri

bayi asi eksklusif

Anda sudah mengetahui kapan dan bagaimana cara yang tepat untuk mendukung bayi  bisa berdiri sendiri. Sekarang mari lihat, apa saja sebenarnya yang perlu diketahui tentang salah satu tahap perkembangan si buah hati.

  1. Bayi yang lebih muda kebanyakan dapat berdiri dan mampu menahan berat badan mereka pada kakinya dengan bantuan ketika berusia antara 2 sampai 4.5 bulan.
  2. Sebagian besar bayi dapat berjalan mundur ketika umur 13-17 bulan
  3. Kebanyakan bayi dapat berlari dan menaiki tangga pada saat 14 bulan
  4. Bayi dengan displasia pinggul yang tidak terdiagnosis kemungkinan dapat berdiri, tetapi dengan cara yang agak tertatih atau lemas.

Setiap bayi memiliki proses tumbuh kembang yang berbeda, ada bayi bisa berdiri sendiri lebih cepat dari yang lain atau lebih lambat. Oleh karena itu, tidak perlu khawatir, mereka memiliki waktu dan kemampuan masing-masing bagaimana berkembang menjadi bayi yang sehat. 

Hanya saja, jika usia bayi seharusnya sudah lancar berjalan bahkan berlari, tetapi bayi belum bisa berdiri sendiri dengan baik, segera periksakan ke dokter. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . 5 menit baca

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . 6 menit baca

Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

Susu formula ternyata bisa membuat bayi sembelit. Lantas, seperti apa susu formula untuk bayi yang tidak bikin sembelit? Lihat beberapa pilihannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Nutrisi Anak 22/04/2020 . 6 menit baca

Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

Berat badan bayi ideal merupakan patokan utama terhadap kualitas perkembangan dari bayi. Berapa seharusnya berat badan bayi di satu tahun pertamanya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak 02/04/2020 . 14 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 menit baca

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 menit baca