home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Selain Menyegarkan, Ini 5 Manfaat Semangka untuk Bayi

Selain Menyegarkan, Ini 5 Manfaat Semangka untuk Bayi

Untuk mencukupi kebutuhan gizi dan nutrisi bayi pada usia 6 bulan, orangtua sebaiknya sudah memikirkan pemberian MPASI. Tak hanya karbohidrat dan protein, Anda juga bisa memperkenalkan sayuran serta buah untuk bayi. Salah satu jenis buah yang bisa Anda berikan adalah semangka. Bolehkah bayi makan semangka? Apa saja manfaat semangka untuk bayi? Simak penjelasannya.

Bolehkan bayi makan semangka?

semangka untuk bayi

Pada usia 6 bulan, ASI saja tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi bayi sehari-hari. Maka dari itu, ia sudah bisa mendapatkan makanan pendamping asi (MPASI).

Mengutip dari WHO, orangtua perlu memberikan makanan yang lembut agar ia mudah menelan makanan. Apalagi, fasel awal MPASI adalah perkenalan tekstur.

Sebagai contoh, pada usia 6 – 9 bulan Anda bisa memberikannya makanan pendamping dengan menyaring serta melumatkan protein, karbohidrat, sayur, hingga buah.

Buah mempunyai kandungan vitamin, mineral, serta serta yang bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan serta saluran pencernaan si kecil.

Begitu juga dengan buah semangka yang dapat menyegarkan si kecil. Sebenarnya, bolehkah bayi makan semangka?

Mengingat apabila saat dihaluskan teksturnya cair dan tidak cukup kental, Anda baru bisa memberikan si kecil makan buah semangka pada usia 9 – 12 bulan.

Hal ini karena pada usia tersebut, si kecil sudah bisa mencoba makan makanan yang diproses cincang halus, kasar, hingga finger food.

Jadi, Anda bisa memberikan buah semangka untuk bayi dengan memotongnya dalam ukuran kecil atau sedang agar ia tidak tersedak.

Semangka yang Anda berikan pada bayi hanya sebagai pengenalan terhadap tekstur dan rasa buah. Jangan memberikannya dalam jumlah yang terlalu banyak.

Kandungan gizi buah semangka

Semangka bisa menjadi salah satu pilihan buah untuk bayi sebagai camilan atau makanan utama dalam menu MPASI.

Ternyata, dalam buah semangka terdapat berbagai macam kandungan gizi yang bermanfaat untuk si kecil, yaitu sebagai berikut.

  • Kalori: 28
  • Air: 92,1 gram
  • Karbohidrat: 6,9 gram
  • Kalsium: 10 miligram
  • Fosfor: 12 miligram
  • Kalium: 93.8 miligram
  • Potasium: 173 miligram
  • Beta karoten: 315 mikrogram
  • Vitamin A: 876 IU
  • Vitamin C: 12,5 miligram

Manfaat semangka untuk bayi

manfaat semangka untuk bayi

Melihat dari kandungan gizinya, ada berbagai macam manfaat semangka untuk bayi. Apalagi, ini termasuk buah rendah kalori yang bermanfaat memberikan hidrasi, mineral, anti oksidan, hingga vitamin untuk bayi.

Berikut adalah berbagai manfaat semangka atau Citrullis lanatus untuk bayi Anda.

1. Menambah asupan cairan

Buah semangka mempunyai kandungan air sekitar 92%. Maka dari itu, saat memberikan semangka untuk bayi, Anda juga sekaigus menambah asupan cairan hariannya.

Tak hanya itu saja, dalam Mayo Clinic juga dijelaskan ini dapat membantu agar anak merasa cepat kenyang serta tetap terhidrasi sepanjang hari. Termasuk ketika ia sedang sulit minum air putih.

Namun, bukan berarti ibu dapat mengganti asupan cairan dengan air putih atau buah saja. Bayi tetap perlu mendapatkan ASI atau susu formula agar perkembangannya tidak terhambat.

2. Melancarkan pencernaan

Selain menambah asupan cairan, kandungan air yang tinggi dalam semangka juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya gangguan pencernaan pada bayi seperti sembelit.

Perlu Anda ketahui bahwa sembelit lebih sering terjadi pada anak yang sudah mengonsumsi makanan padat.

Semangka mempunyai kandungan air serta serat yang cukup tinggi sehingga membantu melancarkan saluran pencernaan sehingga si kecil lebih mudah buang air besar.

3. Menjaga fungsi otak dan tubuh

Kolin merupakan salah satu antioksidan yang terdapat dalam semangka yang bermanfaat untuk membantu perkembangan dan aktivitas otak pada bayi secara keseluruhan.

Berikut adalah manfaat lainnya dari kolin selain untuk membantu perkembangan otak bayi, seperti:

  • meningkatkan gerakan otot,
  • menjaga struktur membran sel,
  • membantu pembelajaran, serta
  • meningkatkan memori.

4. Memperkuat sistem imun

Tahukah Anda bahwa ada banyak senyawa antioksidan yang ada pada semangka? Sebagai contoh adalah flavonoid, karotenoid, triternoid, dan juga likopen.

Maka dari itu, manfaat semangka untuk bayi diperkaya karena adanya antioksidan serta vitamin C adalah untuk membantu meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh anak.

Lalu, antioksidan serta vitamin C bagi si kecil juga bermanfaat untuk mengurangi kerusakan sel akibat paparan radikal bebas.

Vitamin C juga dapat membantu tubuh menyerap zat besi dengan baik. Apalagi, tubuh tidak dapat memproduksi vitamin C sehingga ibu perlu memastikan asupannya tetap terjaga.

5. Menjaga kesehatan kulit dan mata

Adanya kandungan vitamin A serta vitamin C dalam buah semangka juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan mata bayi.

Manfaat vitamin C pada semangka membantu memperbaiki sel kulit, membuat kulit tetap kenyal, sekaligus menjaga rambut si kecil tetap kuat.

Sementara itu, kandungan vitamin A di dalamnya tak hanya untuk menjaga kesehatan kulit, tetapi juga membantu mempertajam penglihatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

IDAI | Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI). (2021). Retrieved 15 April 2021, from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-makanan-pendamping-air-susu-ibu-mpasi

Feeding your baby: 6–12 months. (2021). Retrieved 15 April 2021, from https://www.unicef.org/parenting/food-nutrition/feeding-your-baby-6-12-months

Data Komposisi Pangan Indonesia – Beranda . (2021). Retrieved 15 April 2021, from https://www.panganku.org/id-ID/view

Constipation in babies. (2021). Retrieved 15 April 2021, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/constipation-in-babies

When can babies drink water?. (2021). Retrieved 15 April 2021, from https://www.pregnancybirthbaby.org.au/when-can-babies-drink-water

The Benefits of Vitamin C: Why Your Child Needs It. (2020). Retrieved 15 April 2021, from https://health.clevelandclinic.org/the-benefits-of-vitamin-c-why-your-child-needs-it/

Vitamins for children. (2020). Retrieved 15 April 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/baby/weaning-and-feeding/vitamins-for-children/

The wonders of watermelon. Mayo Clinic Health System. (2021). Retrieved 15 April 2021, from https://www.mayoclinichealthsystem.org/hometown-health/speaking-of-health/the-wonders-of-watermelon

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 18/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x